Prospek dan Peluang Kerja Jurusan Sosiologi

Prospek dan Peluang Kerja Jurusan Sosiologi

Setelah lulus SMA akan mengambil jurusan apa? Ini banyak menjadi kendala pada setiap siswa tahun terakhir SMA yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Berbagai jenis jurusan yang terkonsentrasi pada satu cabang ilmu membuat banyak siswa bingung dimanakah jati diri mereka yang sebenarnya?

Tentunya hal ini bisa diketahui dari kesukaan dan potensi yang ada pada diri sendiri. Pengenalan diri dengan lebih baik dengan konsultasi dapat menjadi salah satu cara yang pas dalam menentukan pilihan. Pada dasarnya, semua jurusan memiliki peluang kerjanya masing-masing yang akan membawa seseorang menuju kesuksesan. Banyak pula hal-hal yang memengaruhi kesuksesan seseorang dalam bidang yang digeluti.

Salah satu jurusan yang cukup terkenal di kalangan siswa, terutama jurusan IPS adalah Jurusan Sosiologi. Sebagaimana ilmunya, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat, baik interaksi, perubahan, maupun fenomena di dalamnya. Sosiologi merupakan cabang ilmu sosial yang menarik untuk dikaji. Sosiologi menjelaskan mengapa manusia sebagai unit dalam masyarakat bersikap dan mengakibatkan fenomena sosial dari sikap tersebut.

Pic Source: pixabay.com

Ilmu Sosiologi juga berguna dalam melakukan kajian mengenai masalah sosial yang terjadi di masyarakat sehingga dapat ditemukan benang merah suatu permasalah. Benang merah tersebut akan membantu sosiolog dan pemerintah dalam menentukan kebijakan yang sesuai dengan keadaan masyarakat.

Prospek Kerja Jurusan Sosiologi

Sebenarnya Jurusan Sosiologi memiliki pekerjaan khusus yaitu Sosiolog. Namun banyak karir yang memungkinkan lulusan Sosiologi untuk mendudukinya. Peluang kerja lulusan ini cukup bagus. Bagi Anda yang kerap bertanya “lulusan jurusan Sosiologi kerja jadi apa?”, berikut ini adalah beberapa jenis pekerjaan untuk lulusan jurusan Sosiologi, yaitu :

1) Biasanya para lulusan Sosiologi sangat cocok bekerja dalam bidang yang membutuhkan interaksi dengan orang lain seperti :

  • Marketing, atau biasa dikenal dengan pemasaran. Bidang ini dapat dikuasai oleh sosiolog yang mengambil konsentrasi Sosiologi Ekonomi. Dengan kemampuan berinteraksi yang baik dan dasar-dasar Ilmu Ekonomi yang memadai, peluang karir ini cukup bagus dicapai.
  • Relasi publik, atau humas yang banyak berinteraksi dengan masyarakat luar. Kemampuan sosial yang mumpuni juga menjadi modal untuk karir satu ini.
  • Human Resources Development atau personalia yang mengurusi kepegawaian seperti rekruitmen, kualitas kerja karyawan, pembayaran gaji karyawan, dan lain-lain. Sosiologi yang mempelajari manusia sebagai makhluk individu sehingga bagian personalia adalah karir yang cocok untuk Sosiolog.
  • Advice worker, memberikan saran dan informasi mengenai suatu permasalahan. Ia bertindak sebagai pihak yang memberikan nasihat. Pekerjaan ini dibutuhkan oleh komunitas-komunitas sosial, pengadilan, penjara, dan pusat informasi khusus lainnya.
  • Konselor, adalah pekerjaan yang tidak jauh berbeda dengan Psikologi. Bidang ini sama-sama membantu orang mengenal dirinya sendiri dan mendengarkan keluh kesah klien agar timbulnya suatu pemahaman baru dari klien.

2) Selain itu lulusan Sosiologi adalah pekerja sosial yang handal. Sesuai dengan ilmu yang mereka pelajari, seorang Sosiolog dituntut untuk peka terhadap permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Melalui penelitian lebih jauh, akan ditemukan solusi masalah tersebut.

3) Mereka juga dapat menduduki jabatan sebagai PNS yang banyak dibutuhkan oleh berbagai instansi pemerintah di bidang sosial dan masyarakat seperti Bappenas/ Bappeda, Departemen Sosial, Departemen Pendidikan Nasional, dan sebagainya yang sering membuka lowongan untuk lulusan jurusan sosiologi.

4) Guru/dosen juga dapat menjadi alternatif pilihan bagi lulusan ini. Ada pula peneliti sosial yang merencanakan dan mengelola proyek-poyek dalam masyarakat. Mereka mengatur, mengumpulkan, dan menganalisa data yang diinginkan oleh klien. Ilmu yang membahas mengenai manusia membuat mereka akan selalu bekerja untuk melakukan interaksi mendalam dengan orang lain.

Cukup banyak bukan peluang kerja jurusan Sosiologi yang bisa diambil. Ini karena manusia sebagai makhluk sosial selalu berinteraksi dengan orang lain. Jenis hubungannya pun ada yang merugikan dan menguntungkan. Hal ini akan menimbulkan masalah sosial yang bila tidak di atasi akan menimbulkan kerusakan tatanan yang ada pada masyarakat.

Baca juga: Fakultas dan Jurusan di UI 2017 Lengkap

Ada beberapa sikap mental yang harus dimiliki untuk menunjang keberhasilan karir pada lulusan Sosiologi, yaitu kemampuan dalam mengatur diri sendiri dan orang lain. Kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan berbaur dengan masyarakat. Ini adalah modal dasar dalam pengembangan diri agar terjalinnya kelancaran hubungan antara Sosiolog dengan objeknya.

Jurusan Sosiologi sangat cocok bagi Kamu yang senang mempelajari fenomena-fenomena sosial yang ada di masyarakat. Ketertarikan dalam mempelajari manusia sebagai makhluk individu dan sosial juga membuktikan bahwa jurusan ini adalah jurusan yang tepat. Ilmu-ilmu dalam Sosiologi di bangku perkuliahan akan membawa Kamu menemukan berbagai alasan mengapa sesuatu bisa terjadi dalam masyarakat.

Sebagaimana Psikologi yang mempelajari manusia, Sosiologi memiliki objek masyarakat yang terhimpun dari berbagai manusia. Meski pun objeknya masyarakat, Sosiologi juga mempelajari perilaku manusia. Analisis yang kuat merupakan modal yang bagus dalam proses perkuliahan Sosiologi.

Fakultas dan Jurusan di UI 2017 Lengkap

Fakultas dan Jurusan di UI 2017 Lengkap

Jurusan di UI menjadi incaran para siswa Sekolah Menengah Atas yang telah menempuh Ujian Nasional. Di musim penerimaan mahasiswa baru seperti pada saat ini, banyak siswa yang mencari tahu informasi tentang pendaftaran Simak UI. Kita semua tahu bahwa Universitas Indonesia (UI) merupakan Universitas terbaik di Indonesia.

Lulusan UI telah tersebar di berbagai penjuru nusantara bahkan dunia. Mereka lulus dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya. Di sisi lain, penyedia lapangan kerja pun tak akan ragu untuk menerima mahasiswa lulusan Universitas Indonesia karena akreditasi UI telah teruji. Tak heran jika Universitas Indonesia menjadi tujuan para siswa SMA yang ingin melanjutkan study nya di tahun 2017.

Namun sebelum berbicara mengenai pendaftaran Simak UI 2017, ada baiknya setiap murid mengetahui jurusan di UI agar mereka dapat memilih fakultas yang tepat dan jurusan yang sesuai dengan bidangnya. Selain jurusan di UI, akreditasinya juga perlu dipikirkan karena hal tersebut akan mempengaruhi value mahasiswa saat mencari pekerjaan. Rata-rata akreditasi jurusan di Universitas Indonesia adalah A dan B, jarang yang C.

Kami telah melakukan riset tentang prodi UI dan passing grade agar pembaca memiliki informasi yang diperlukan. Sayangnya, untuk informasi tentang prodi UI dan passing grade UI 2017, kami tidak bisa menjabarkan karena tingkat passing grade UI berubah setiap tahun.

Jurusan di UI yang Peminatnya Sedikit

Meski UI merupakan universitas terbaik di Indonesia 2017, namun ternyata, masih banyak jurusan di UI yang peminatnya sedikit. Bahkan ada beberapa fakultas di UI yang jarang diminati oleh siswa SMA. Namun perlu diketahui bahwa sedikitnya peminat pada jurusan dan fakultas di UI bukan karena kualitas yang kurang memadai. Faktor ketidaktahuan siswa tentang jurusan dan fakultas di UI menjadikan beberapa prodi dan fakultas ini sepi peminat.

Berikut beberapa jurusan di Universitas Indonesia yang peminatnya paling sedikit:

Kesehatan Lingkungan

Ilmu Kesehatan Lingkungan merupakan salah satu jurusan yang jarang diminati di UI tapi dibutuhkan. Kesehatan Lingkungan mempelajari tentang kondisi lingkungan dan hubungannya dengan kesehatan. Siswa akan belajar tentang pentingnya pencegahan tentang bahaya lingkungan dan bagaimana cara mengendalikan serta menganalisa potensi bahaya akibat lingkungan. Perusahaan produksi dan pabrik membutuhkan sarjana Kesehatan Lingkungan untuk menganalisa dampak limbah.

Sains dan Teknologi

Satu lagi jurusan yang jarang diminati di UI tapi memiliki prospek bagus di masa depan. Sains dan Teknologi merupakan jurusan yang sepi peminat tapi memiliki prospek di masa depan. Indonesia merupakan negara berkembang yang membutuhkan ilmuwan untuk mengembangkan Sains dan Teknologi yang selama ini sering diimport dari luar. Jurusan ini cocok bagi mereka lulusan IPA dan ingin melanjutkan study di luar negeri. Ada banyak beasiswa menanti Anda di Fakultas dan jurusan ini.

Sastra Jawa

Bagi siswa masa kini, Sastra Jawa merupakan jurusan yang sepi peminat karena hal ini sejalur dengan pergeseran budaya. Sastra Jawa diperuntukkan untuk siswa IPA dan IPS yang ingin kuliah di UI. Jika anda mendaftar di sini, kemungkinan untuk diterima sangat besar. Hanya saja, lapangan pekerjaan untuk mahasiswa lulusan jurusan Sastra Jawa sangat sedikit. Demikian jurusan IPA dan IPS UI yang jarang diminati dan menawarkan peluang yang besar untuk diterima.

Daftar lengkap jurusan di UI untuk IPA dan IPS lengkap beserta fakultas:

Fakultas Teknik

Ini merupakan salah satu Fakultas yang paling banyak diminati di Universitas Indonesia. Banyak siswa SMA dari jurusan IPA yang memilih fakultas ini. Dari sekian banyak jurusan di Fakultas Teknik, Teknik Sipil dan Arsitektur merupakan jurusan yang paling banyak diminati di fakultas ini.

 

Teknik Kimia

 Arsitektur Interior
 Teknik Sipil
 Teknik Elektro
 Teknologi Bioproses
 Teknik Lingkungan
 Teknik Komputer
 Teknik Industri
 Teknik Metalurgi dan Material
 Teknik Mesin
 Teknik Perkapalan
 Arsitektur

 

Mahasiswa lulusan jurusan Teknik UI umumnya memiliki nilai tawar yang tinggi karena banyak penyedia lapangan kerja yang membutuhkan sarjana Teknik.

Fakultas Ilmu Komputer

Fakultas ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin mendalami tentang ilmu komputer dan ilmu sistem informasi. Siswa yang ingin memilih jurusan ini umumnya berasal dari jurusan IPA, namun tidak sedikit dari mereka yang berasal dari IPS.

Sistem Informasi
Ilmu Komputer

Fakultas UI favorit ini memiliki lulusan terbaik yang dipersiapkan untuk menghadapi iklim pekerjaan yang tinggi.

Fakultas Ekonomi

Bagi mereka yang berasal dari jurusan IPS sewaktu SMA, Fakultas Ekonomi menjadi salah satu fakultas favorit yang paling banyak diminati.

Ilmu Ekonomi Islam
Ilmu Ekonomi
Manajemen
Bisnis Islam
Akuntansi

Dari sekian banyak jurusan di Fakultas Ekonomi UI, Akuntansi dan Manajemen menjadi salah satu prodi yang paling banyak diminati. Sedangkan Ilmu Ekonomi Islam memiliki peminat yang paling sedikit diantara yang lainnya.

Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya

Bagi mereka yang ingin mempelajari budaya asing, FIB merupakan pilihan fakultas yang tepat karena terdapat beberapa prodi yang menjanjikan kompetensi yang baik untuk mencetak lulusan yang dibutuhkan di lapangan kerja.

 

Sastra Jepang

Sastra Indonesia
Ilmu Filsafat
Sastra China
Ilmu Perpustakaan
Sastra Inggris
Sastra Perancis
Ilmu Sejarah
Sastra Belanda
Arkeologi
Sastra Rusia
Bahasa dan Kebudayaan Korea
Sastra Jerman
Sastra Arab

Selain mengenal budaya melalui mata kuliah, siswa juga memiliki kegiatan penunjang untuk mengasah dan menambah ilmu dengan melakukan study langsung di negara asal. Bahkan, ada beberapa beasiswa yang menjanjikan agar siswa dapat melanjutkan study di luar negeri. Banyak lulusan Sastra UI yang bekerja di kantor Duta Besar.

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Bagi siswa yang berasa dari IPA, Fakultas Kesehatan Masyarakat atau yang disingkat Kesmas menawarkan jurusan favorit dan memiliki banyak peminat.

Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Masyarakat
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Gizi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Satu lagi fakultas yang memiliki jurusan terbaik untuk siswa yang berasal dari IPS adalah FISIP. Fakultas ini menawarkan beberapa jurusan di UI yang paling banyak diminati untuk siswa IPS.

Kriminologi
Ilmu Kesejahteraan Sosial
Ilmu Komunikasi
Sosiologi
Antropologi Sosial
Hubungan Internasional
Ilmu Politik

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Nah, bagi mereka yang berasal dari IPA, Fakultas IPA dan Matematika menawarkan jurusan yang bisa Anda pilih.

Geografi
Kimia
Geologi
Biologi
Statistika
Matematika
Fisika
Geofisika

Fakultas Farmasi

Jurusan Farmasi

Fakultas Psikologi

Jurusan Psikologi

Fakultas Kedokteran

Jurusan Pendidikan Kedokteran

Fakultas Hukum

Jurusan Hukum

Fakultas Kedokteran Gigi

Jurusan Pendidikan Dokter Gigi

Fakultas Ilmu Keperawatan

Jurusan Ilmu Keperawatan

Fakultas Ilmu Administrasi

FIA menjadi salah satu fakultas di UI yang paling banyak diminati oleh pelajar yang berasal dari IPS. Bagi siswa yang ingin mempelajari tentang Ilmu Administrasi, ada beberapa pilihan jurusan yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan.

Ilmu Administrasi Niaga
Ilmu Administrasi Negara
Ilmu Administrasi Fiskal

Demikian daftar fakultas di Universitas Indonesia yang bisa dipilih sebagai tempat belajar di tingkat perguruan tinggi. Kami doakan para pembaca dan siswa yang budiman dapat lulus ujian dengan nilai memuaskan dan diterima di perguruan tinggi yang diinginkan. Amin!

Pembentukan BPUPKI dan PPKI Lengkap!

Pembentukan BPUPKI dan PPKI Lengkap!

BPUPKI dan PPKI – BPUPKI adalah singkatan dari Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang merupakan sebuah organisasi yang didirikan untuk mengawasi proses kemerdekaan Indonesia. BPUPKI dibentuk oleh kaisar Jepang yang bernama Kumaichi Harada. BPUPKI dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945 guna membantu tokoh pergerakan nasional dalam memprakarsai kemerdekaan. Namun, BPUPKI baru diresmikan 2 bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 28 Mei 1945. Jadi, jangan sampai salah membedakan kapan BPUPKI dibentuk dan kapan BPUPKI diresmikan.

Sejarah Pembentukan BPUPKI dan PPKI

BPUPKI dan PPKI saling berkaitan satu sama lain. BPUPKI merupakan inisiasi awal dari PPKI. Oleh karena itu, untuk mempelajari sejarah kemerdekaan Indonesia secara utuh, kita harus belajar tentang urutan kronologis yang benar agar lebih paham mengenai kemerdekaan Indonesia.

Suasana pembentukan BPUPKI berjalan secara lancar karena tidak ada intervensi khusus dari pemerintah Jepang pada waktu itu. Jumlah anggota BPUPKI pada saat itu ada 60 anggota, dimana ada Dr. Rajiman Widyodiningrat yang memangku jabatan ketua BPUPKI.

Tujuan BPUPKI adalah untuk mempersiapkan semua hal yang berkaitan tentang persiapan kemerdekaan Indonesia. Tugas BPUPKI juga untuk menyelidiki hal yang berhubungan dengan proses pembentukan negara. Dengan demikian, setelah Indonesia merdeka, maka sudah ada dasar negara yang menjadi landasan ideologi bangsa.

Guna mencapai tujuan dan melaksanakan tugas BPUPKI, para anggota melakukan beberapa rapat penting yang melahirkan poin-poin yang kini menjadi dasar negara kita. Untuk mengetahui hasil rapat BPUPKI pertama dan kedua, mari kita lihat uraian lengkap tentang BPUPKI di bawah ini.

Baca juga: Hasil Sidang BPUPKI Pertama dan Kedua

Hasil Sidang BPUPKI 1

Sidang pertama BPUPKI dimulai pada tanggal 29 Mei dan berakhir pada tanggal 1 Juni 1945. Adapun hasil sidang BPUPKI yang pertama adalah terciptanya rancangan dasar negara yang merupakan sumbangsih dari tokoh kemerdekaan RI, yakni lima dasar negara dari Muh. Yamin, pandangan dasar negara dari Supomo, dan juga usulan dasar negara dari Bung Karno.

Dalam prosesnya, hasil sidang BPUPKI yang pertama pun ditindaklanjuti melalui rapat kecil. Oleh karena itu, Bung Karno pun membentuk Panitia Kecil yang akhirnya disebut dengan Panitia Sembilan yang juga diketuai oleh dirinya. Hasilnya, lahirlah Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Isi Piagam jakarta adalah sebagai berikut:

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya
  2. Dasar kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijasanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan
  5. Mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Dalam perkembangannya, Piagam Jakarta merupakan cikal bakal lahirnya Pancasila.

Hasil Sidang BPUPKI 2

Setelah terbentuknya Piagam Jakarta atau Jakarta Charter yang merupakan hasil rapat dari Panitia Sembilan atau Panitia Kecil, diadakan sidang resmi lanjutan atau yang dikenal dengan Sidang BPUPKI kedua.

Hasil sidang BPUPKI kedua pun keluar, yakni menyatakan bahwa bentuk negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lalu, dalam sidang lanjutan tersbut juga menyatakan bahwa Piagam Jakarta akhirnya ditetapkan sebagai Pembukaan Undang Undang Dasar 45. Namun bukan itu hasil sidang yang utama, ada 3 poin penting yang menjadi hasil resmi;

  1. Menyatakan bahwa Indonesia Merdeka dari Penjajah
  2. Pembukaan UUD yang diambil dari Piagam Jakarta
  3. Batang Tubuh UUD 45

Setelah dianggap sukses dalam menjalankan tugas dan tujuannya, BPUPKI akhirnya pun dibubarkan oleh pemerintah Jepang. Namun ini belum menjadi akhir bagi pergerakan tokoh nasional Indonesia, justru menjadi awal mula kemerdekaan Indonesia.

Sejarah mencatat bahwa BPUPKI dan PPKI memberikan andil yang sangat besar dalam kemerdekaan Indonesia. Setelah BPUPKI dibubarkan, PPKI dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945. PPKI dibentuk oleh Jend. Terauchi yang waktu itu sedang kalang kabut karena Jepang kalah dalam Perang Dunia II. Suasana pembentukan PPKI pun berlangsung lancar karena langsung diambil alih oleh Bung Karno dan Bung Hatta – akhirnya mereka menjadi Ketua dan Wakil Ketua.

Hasil Sidang PPKI Pertama, Kedua dan Ketiga

PPKI memiliki 21 anggota yang beraasl dari beberapa daerah di Indonesia, seperti Jawa (12 org), Sumatera (3 org), Kalimantan (1 org), Sulawesi (2 org), Sunda kecil (1 org) dan 1 orang keturunan Cina. Akhirnya, Bung Karno dan Bung Hatta bertemu dengan Jend. Terauchi untuk meresmikan PPKI, yakni pada tanggal 9 Agustus 1945.

Jadi, jangan sampai salah ya tentang kapan PPKI dibentuk dan kapan PPKI diresmikan!

Tujuan PPKI adalah meresmikan pembukaan UUD 45. Adapun tujuan PPKI yang lain adalah untuk melanjutkan dan merealisasikan apa yang sudah menjadi hasil sidang BPUPKI sebelumnya, seperti serah terima pemerintahan dari Jepang ke Indonesia, pembentukan Komite Nasional yang akan membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam memerintah negara, dan juga mengurus hal lain yang berkaitan dengan pembentukan negara Indonesia.

Baca juga : Tiga Hasil Sidang PPKI Agustus 1945

Adapun hasil sidang PPKI pertama 18 Agustus 1945 adalah sebagai berikut;

– Menetapkan UUD 45

– Mengangkat Ir. Soekarno dan Bung Hatta sebagai Presiden & Wakil Presiden

– membentuk KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat)

Hasil sidang PPKI 1 pun menjadi alasan dalam menggelar sidang PPKI 2 yang akhirnya dilaksanakan pada keesokan harinya, yakni 19 Agustus 1945. Pada sidang kedua ini, para anggota PPKI pun setuju bahwa ada 8 Provinsi yang menjadi wilayah NKRI. Mereka pun menyebutkan nama-nama Gubernur yang memimpin 8 Provinsi petama di Indonesia tersebut. Disebutkan pula beberapa kementrian dan kabinet yang akan membantu Presiden & Wakil Presiden di periode awal kemerdekaan Indonesia.

Selanjutnya, PPKI pun menggelar sidang ketiga pada tanggal 22 Agustus tahun 1954. Hasilnya sebagai berikut:

– Pembentukan KNIP

– Pembentukan Badan Keamanan Rakyat

– Pembentukan Partai Nasional Indonesia

Demikian uraian lengkap BPUPKI dan PPKI beserta urutan kronologis sesuai yang tercatat dalam sejarah Indonesia. Perlu diketahui bahwa BPUPKI dan PPKI saling berkaitan satu sama lain. BPUPKI merupakan cikal bakal dari lahirnya PPKI, dan keduanya berhasil membawa Indonesia mencapai kemerdekaannya sejak tanggal 17 Agustus tahun 1945.

Tiga Hasil Sidang PPKI Agustus 1945

Tiga Hasil Sidang PPKI Agustus 1945

Hasil Sidang PPKI – Singkatan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk pada tanggal 7 Agustus tahun 1945 dengan Bung Karno sebagai ketuanya. PPKI dibentuk oleh Hisaichi Terauchi yang merupakan seorang marsekal kenamaan Jepang. Anggota PPKI terdiri dari 21 orang yang berasal dari pulau Jawa sebanyak 12 orang, yang dari Sumatra sebanyak 3 orang, yang dari Sulawesi ada 2 orang, yang dari Kalimantan ada 1 orang, NTT 1 orang, Maluku 1 orang, dan keturunan Tionghoa 1 orang. Siapa yang memilih anggota PPKI masih simpang siur, beberapa sejarawan menyebut bahwa Bung Karno (sebagai ketua waktu itu) adalah orang yang memilih anggota PPKI.

Sebagai siswa, kita harus mengetahui sejarah terbentuknya PPKI dan semua hal yang berkaitan dengan bahasan ini. Dengan mengetahui pokok bahasan ini, maka siswa dapat memahami sejarah kemerdekaan Indonesia secara lengkap. PPKI dalam bahasa Jepang adalah Dokuritsu Junbi Inkai. Jika ada soal ‘Sebutkan Tugas PPKI’ maka bisa dijawab seperti ini:

Tugas PPKI yang pertama adalah meresmikan pemukaan UUD 1945 beserta pokok bahasan pada batang tubuh UUD 45. Sedangkan tugas PPKI yang kedua adalah meneruskan apa yang telah lahir dalam sidang BPUPKI; seperti penyerahan kekuasaan pemerintah dari militer Jepang kepada NKRI beserta semua hal yang diperlukan dalam menyusun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hasil Sidang PPKI 1 Pada Tanggal 18 Agustus 1945

Dalam perjalanannya, sidang PPKI pun tidak bisa diselesaikan selama 1 hari saja. Sejarah mencatat bahwa ada 3 sidang resmi PPKI dimana dalam setiap sidang memberikan hasil yang berbeda. Dalam hasil sidang PPKI 1, yakni pada tanggal 18 Agustus 1945 menjelaskan bahwa;

  • Menetapkan Undang Undang Dasar Negara 1945
  • Mengangkan Bung Karno dan Bung Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden yang pertama untuk Indonesia
  • Dibentuk Komite Nasional, yang membantu tugas Presiden dalam masa peralihan

Suasana sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 berlangsung lancar karena banyak tokoh kemerdekaan Indonesia sepakat untuk memilih Bung Karno dan Bung Hatta sebagai pemimpin negara. Sidang PPKI yang pertama ini pun berlanjut pada keesokan harinya.

Hasil Sidang PPKI 2 Pada Tanggal 19 Agustus 1945

Dalam sidang PPKI yang kedua, semua anggota merumuskan sistem cabinet dan menentukan wilayah dan Provinsi yang menjadi bagian dari Indonesia. Dalam awal sidang, ditentukan 11 Kabinet yang akan membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam menata sistem kenegaraan Indonesia. Hasil sidang PPKI 19 Agustus 1945 juga menegaskan beberapa Provinsi di Indonesia beserta dengan Gubernurnya. Adapun 8 Provinsi hasil sidang PPKI dan 11 Kementrian hasil sidang PPKI yang kedua bisa di lihat di gambar berikut ini:

 

Dengan melihat gambar di atas, kita jadi tahu beberapa kementrian pertama yang dibentuk dalam masa pemerintahan awal Presiden Soekarno. Dapat dilihat pula 8 Provinsi hasil sidang PPKI kedua beserta Gubernur yang memimpin Wilayah tersebut.

Hasil Sidang PPKI 3 Pada Tanggal 22 Agustus 1945

Ini merupakan bagian terakhir dari sidang PPKI yang berlangsung pada tanggal 22 Agustus tahun 45. Dalam rumusan yang dihasilkan, inti pokok sidang ketiga menetapkan beberapa poin, seperti:

  • Membentuk Komite Nasional Indonesia atau yang disingkat KNIP
  • Membentuk Badan Keamanan Rakyat Indonesia
  • Membentuk Partai Nasional Indonesia

Pembahasan lengkap mengenai hasil sidang PPKI ketiga bisa dilihat dalam uraian berikut ini:

Komite Nasional Indonesia Pusat

Saat periode awal kemerdekaan, Indonesia belum memiliki MPR maupun DPR sehingga pemerintah pada waktu itu membentuk Komite Nasional Indonesia yang memiliki peran mirip seperti DPR pada saat ini. Dengna Kasman Singodimejo sebagai ketua KNIP, mereka akan membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam berbagai hal, termasuk kewenangan yang berkaitan dengan legislative.

Badan Keamanan Rakyat

Jika diruntut secara tidak langsung, BKR melahirkan TKR (Tentara Keamanan Rakyat yang akhirnya menjadi TNI). Karena beberapa front pemuda menolak adanya BKR pada waktu itu, mereka membuat sebuah aliansi bernama Van Aksi yang merupakan gabungan dari beberapa barisan pemuda.

Van Aksi tidak setuju dengan adanya BKR, oleh karena itu mereka membuat sebuah komite khusus. Berhubung situasi keamanan pasca kemerdekaan belum stabil, akhirnya Bung Karno melantik Kol. Soedirman menjadi Jenderal Tentara Keamanan Rakyat yang baru saja dibentuk oleh Bung Karno. Hingga pada tanggal 3 Juni tahun 1949, TKR berubah menjadi TNI.

Partai Nasional Indonesia

Di awal terbentuknya PNI, pemerintah mewacanakan bahwa PNI merupakan satu-satunya partai yang ada di Indonesia. Namun karena satu dua hal lain, proses terbentuknya PNI pun terhambat hingga akhirnya terlupakan. Sejak saat itu, adanya ide tentang partai tunggal di Indonesia pun sirna.

Demikian uraian mengenai hasil sidang PPKI. Jangan lupa untuk memahami hasil sidang BPUPKI pertama dan kedua tahun 1945 agar lebih paham mengenai urutan proses kemerdekaan Indonesia. Jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat. Terima kasih!

Hasil Sidang BPUPKI Pertama dan Kedua

Hasil Sidang BPUPKI Pertama dan Kedua

Hasil Sidang BPUPKI – Pertama berisi tentang perumusan dasar-dasar negara kita, wilayah negara dan juga pembukaan Undang Undang Dasar. Dalam sidang BPUPKI yang pertama, hadir pula 3 tokoh pergerakan nasional paling berpengaruh di Indonesia pada saat itu, yakni Supomo, Muhammand Yamin dan juga founding father Indonesia, Insinyur Soekarno; anggota BPUPKI ada 62 orang dan KRT Radjiman Widyodiningrat sebagai ketua BPUPKI. Dalam sidang BPUPKI yang pertama inilah muncul istilah NKRI, yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan bentuk negara yang kita pakai sampai sekarang.

Sidang pertama BPUPKI tanggal 29 Mei 1945 sampai tanggal 1 Juni 1945 juga membahas tentang pembukaan Undang Undang Dasar Negara Indonesia, yang merupakan salah satu falsafah dasar negara kita. Beberapa tokoh utama yang hadir seperti Soekarno, Supomo dan juga Muhammad Yamin mengungkapkan dasar negara yang akan dipakai oleh NKRI. Hasil sidang BPUPKI secara singkat bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

Dari gambar tersebut bisa kita lihat bahwa poin-poin yang diungkapkan oleh para cendekiawan merupakan cikal bakal lahirnya ideologi negara Indonesia, yakni Pancasila. Insinyur Sukarno, dr. Supomo dan juga Muhammad Yamin memiliki peran penting dalam perumusan ideologi Indonesia.

Sidang BPUPKI pertama pun berhasil dilakukan dan pada waktu itu, akan diadakan sidang lanjutan yang akan memperjelas persiapan Indonesia sebelum mendeklarasikan diri menjadi sebuah negara yang merdeka. Namun pada masa jeda antara sidang BPUPKI 1 dan sidang BPUPKI 2, ada masa jeda yang digunakan untuk membentuk sebuah panitia kecil. Lalu, apa sajakah yang dibahas dalam sidang panitia kecil BPUPKI?

Dalam masa sidang pertama dan kedua, juga dibentuk sebuah panitia kecil bernama Panitia Sembilan. Tugas dari Panitia Sembilan adalah memperjelas apa yang sudah dibahas sebagai hasil sidang BPUPKI yang pertama. Susunan Panitia Sembilan adalah sebagai berikut:

  1. Soekarno sebagai Ketua
  2. Hatta sebagai Wakil Ketua
  3. Raden Ahmad Subarjo Joyoadisuryo sebagai Anggota
  4. Yamin sebagai Anggota
  5. Agus Salim sebagai Anggota
  6. Abdul Hasim sebagai Anggota
  7. Andreas Maramis sebagai Anggota
  8. Abdul Kahar Muzakir sebagai Anggota
  9. Abikusno Cokrosujoso sebagai Anggota

Panitia Sembilan ini menghasilkan dasar negara Republik Indonesia, yakni Pancasila – setelah melakukan perumusan yang panjang. Hasil dari panitia kecil kemudian diserahkan pada panitia BPUPKI. Hasil ini juga disebut dengan Piagam Jakarta atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Jakarta Charter.

Dalam masa sidang pertama dan kedua, ada pula beberapa sidang tak resmi yang dilakukan dan dipimpin langsung oleh insinyur Soekarno. Akhirnya, awal Juli 1945, hasil sidang pertama BPUPKI dibawa ke persidangan resmi yang kedua.

Hasil Sidang BPUPKI Kedua

Belajar tentang persiapak kemerdekaan Indonesia harus secara lengkap agar siswa memahami setiap hal penting yang terjadi. Hasil sidang BPUPKI kedua tanggal 10-17 juli 1945 berupa beberapa hal penting. Berikut beberapa hal penting yang dibahas pada sidang BPUPKI yang kedua:

  • Membahas wilayah Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau yang terbentang dari barat ke timur
  • Membahas tentang kewarganegaraan Indonesia
  • Membahas tentang UUD 1945
  • Dan beberapa hal penting yang berkaitan tentang kesejahteraan masyarakat Indonesia, seperti perekonomian negara, keuangan negara, keamanan (bela negara), dan juga pendidikan

Dalam sidang BPUPKI 2 juga dibentuk beberapa panitia kecil yang diprakarsai oleh 3 orang yang menjadi ujung tombak pergerakan negara Indonesia. Di panitia kecil ini, Insinyur Soekarno menjabat sebagai ketua yang membahas tentang Rancangan Undang Undang Dasar. Di panitia lain, tepatnya pada Panitia Pembelaan Tanah Air digagas oleh R. Abikusno Tjokrosoejoso. Dan M. Hatta, yang merupakan wakit presiden Indonesia yang pertama menjadi ketua Panitia Ekonomi dan Keuangan.

Pembahasan Sidang Tanggal 13 Juli 1945 diprakarsai oleh Bung Karno yang membahas tentang isi atau batang tubuh UUD 45. Sedangkan pada pembahasan sidang tanggal 14 Juli 1945, sidang dilanjutkan dengan pembacaan isi rancangan undang undang. Di dalam hasil rapat tersebut pun diputuskan bahwa:

  • Menyatakan Kemerdekaan Indonesia
  • Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Batang Tubuh UUD 1945

Dalam batang tubuh UUD 45 pun dijelaskan secara lengkap beberapa hal yang sangat terperinci, seperti;

a) Wilayah mana saja yang termasuk dalam NKRI

b) bentuk negara kita adalah NKRI

c) Indonesia menganut sistem pemerintah Republik

d) Warna bendera resmi Indonesia adalah Merah-Putih

e) Bahasa resmi yang digunakan adalah Bahasa Indonesia

Setelah melakukan 2 kali sidang, selanjutna tentang kapan BPUPKI dibubarkan, yakni pada tanggal 7 Agustus 1945. Namun perjuangan para tokoh kemerdekaan Indonesia tidak berhenti disini. Setelah BPUPKI bubar, muncul panitia baru yang bernama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI dalam bahasa jepang disebut sebagai Dokuritsu Jubi Inkai yang kembali diketuai oleh Bung Karno.

Hasil sidang PPKI akan dibahas di artikel selanjutnya. Sekian informasi dari sosioekonomi.com mengenai hasil sidang BPUPKI dalam bahasa Jepang juga dikenal sebagai Dokuritsu Junbii Chosakai. Demikian informasi lengkap tentang hasil sidang BPUPKI dan PPKI yang akan dibahas di artikel selanjutnya.

Jenis dan Macam Teknik Melukis Dalam Seni Rupa

Jenis dan Macam Teknik Melukis Dalam Seni Rupa

Macam Macam Teknik Melukis – Siapa yang tak suka melukis? Meski bukan kegiatan yang popular, namun melukis ternyata memiliki banyak manfaat untuk diri kita. Melukis dapat membantu menuangkan perasaan kita, menyalurkan bakat dan juga menjadi sarana terapi dari segala yang ada dalam pikiran kita. Bagi anda yang ingin mendalami seni melukis, alangkah baiknya mengetahui beberapa jenis teknik melukis dasar yang bermanfaat untuk masa depan.

Dengan mengetahui beberapa macam teknik melukis yang benar, maka anda dapat mengasah kemampuan seni lukis dan menerapkan langkah langkah melukis yang benar. Bukan tak mungkin anda dapat membuat sebuah karya seni brilian yang mampu membuat dunia terguncang. Lalu, seperti apa jenis jenis teknik melukis yang benar untuk membuat sebuah gambar? Dalam artikel ini, akan dikupas tuntas beberapa teknik melukis dan juga penggunaan bahan yang sesuai dengan teknik lukis yang anda gunakan. Perlu diketahui bahwa dalam seni lukis, teknik yang digunakan harus disesuaikan dengan bahan yang digunakan agar tercipta sebuah karya seni rupa yang hebat.

5 Macam Teknik Melukis dengan Cat Air dan Cat Minyak

Dalam perkembangan seni rupa, melukis tidak hanya menggunakan media kanvas dan bahan cat minyak saja. Di era modern seperti ini, ada beberapa bahan yang digunakan untuk melukis dan disesuaikan dengan jenis teknik lukis yang pas.

Teknik Lukis Plakat

Pengertian teknik lukis plakat adalah sebuah teknik lukis dengan bahan cat minyak, cat air atau bahkan car akrilik. Teknik ini menekankan pada kepekatan warna, dimana sapuan cat pada kanvas terlihat kental, lebih tebal, penuh warna dan menyeluruh menutup seluruh media lukis. Pelukis professional kerap menggunakan kanvas atau pun kertas khusus untuk melukis jika menerapkan teknik plakat. Untuk mengetahui teknik plakat dan contohnya, silahkan lihat gambar di bawah ini.

 

Teknik ini merupakan kebalikan dari teknik lukis aquarel, dimana dalam teknik ini pelukis melakukan arsiran tipis-tipis dan terlihat halus. Mungkin anda penasaran, apa sih, yang dimaksud dengan teknik aquarel dalam melukis seni rupa? Simak penjelasannya!

Teknik Lukis Aquarel

Yang dimaksud dengan teknik aquarel adalah sebuah cara melukis dengan bahan cat air yang digoreskan secara tipis-tipis, bahkan cenderung agak transparan atau terlihat tembus pandang pada media lukis. Biasanya, untuk menggambar dengan teknik aquarel pelukis menggunakan kertas gambar sebagai medianya karena cat air tersebut butuh media yang dapat menyerap dengan cepat. Teknik ini juga kerap disebut dengan teknik transparan.

Komposisi warna yang digunakan dalam teknik lukis aquarel pun berbeda karena menggunakan warna yang lembut. Cat air yang digunakan pun cenderung lebih encer agar menghasilkan gambar yang agak transparan dan sesuai sesuai namanya, aqua yang berarti air. Jika anda berencana untuk mencoba teknik lukis aquarel, perhatikan pengaplikasian teknik melukis aquarel yang benar dengan mengikuti tips di bawah ini:

  • Cat Air

Unsur pertama yang harus diperhatikan adalah cat air yang digunakan. Ada beberapa merk cat air terbaik yang bisa dipilih bagi anda yang ingin mencoba teknik aquarel. Biasanya, cat air berkualitas dijual dengan harga yang lebih mahal dari pada jenis yang sama. Namun tentunya kualitasnya tak pernah bohong karena memiliki warna yang cerah dan hasil lukisan pun terlihat lebih berwarna.

Untuk menjaga cat air tahan lama, pastikan anda menutup rapat tutup cat agar cat di dalamnya tidak kering. Cat air yang berkualitas tetap memberikan warna yang cerah meski komposisi air lebih banyak. Jangan lupa, simpan cat air di tempat tertutup agar tidak kering dan mengeras.

  • Media Lukis

Hal lain yang harus diperhatikan oleh mereka yang mencoba teknik lukis aquarel adalah pemilihan media lukis. Kertas gambar A4 merupakan media standar yang bisa digunakan untuk melukis dengan teknik aquarel. Ada beberapa jenis kertas gambar yang tersedia di toko buku. Kertas gambar yang berkualitas biasanya memiliki permukaan yang halus dan agak tebal. Saat disapu dengan kuas cat air pun, kertas tidak bocor atau sobek. Gunakan kertas yang memiliki kualitas terbaik agar hasil lukisan terlihat menawan.

  • Kuas

Terakhir, kuas tak kalah penting dengan media lukis dan juga cat air yang digunakan. Kuas berkualitas memiliki bulu yang halus dan tidak tajam. Perlu diperhatikan kuas yang digunakan karena bulu kuas akan mempengaruhi hasil lukisan anda.

Cara melukis dengan teknik aquarel pun cukup mudah, cukup oleskan kuas pada kolam warna, dan sapu tipis pada media gambar. Padukan dengan beberapa warna berbeda sesuai dengan tema gambar. Saat menyapu dengan kuas, pastikan warna pada kertas sudah meresap dan agak kering agar tidak terjadi percampuran warna yang tidak diinginkan. Demikian ulasan lengkap mengenai teknik aquarel dan contohnya. Untuk contoh gambar teknik aquarel bisa dilihat di bawah ini.

gambar teknik aquarel dan contohnya

Teknik Lukis Tempra

Banyak yang penasaran tentang apa itu teknik tempra. Selama ini bahkan beberapa murid tak sadar bahwa mereka sudah bisa membuat gambar teknik tempra. Adalah sebuah teknik yang juga sering menyatu dengan gaya sebuah bangunan karena tempra merupakan teknik lukis dengan media tembok. Banksy merupakan salah satu artis yang sering menggunakan teknik tempra. Ia kerap membuat lukisan teknik tempra yang sangat jenius dan bahkan terlihat menyatu dengan arsitektur sebuah bangunan yang juga menjadi medianya.

 

Teknik Spray

Banyak orang yang bertanya tentang teknik spray dalam melukis. Sayangnya, mereka tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan. Teknik spray adalah sebuah teknik kontemporer dengan menggunakan media semprot. Biasanya, pelukis menggunakan botol dengan moncong yang dapat menyemprotkan cat. Botol berfungsi untuk menampung cat sehingga tidak tumpah.

Ini merupakan teknik modern yang baru diadaptasi beberapa tahun belakang dan berkembang di kalangan para pelukis jalanan yang kerap membuat grafity pada tembok-tembok rumah. Gambar teknik spray dan contohnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar teknik spray dan contohnya

 

Teknik Pointilis

Jenis teknik melukis yang selanjutnya yaitu pintilis atau pointilisme, adalah sebuah teknik menggambar dengan menggunakan pola titik-titik yang dikombinasikan dengan perpaduan warna. Dari macam macam teknik melukis, ini merupakan salah satu teknik yang sulit dikuasai karena membutuhkan latihan terus menerus hingga pelukis menemui polanya tersendiri.

Jika sudah mahir dalam menggunakan teknik lukis pointilis, maka lukisan yang dihasilkan akan terlihat menawan. Pepat dari kejauhan, namun saat didekati ternyata gambar tersebut tersusun dari titik-titik yang dipadukan dengan berbagai kombinasi warna. Ada 2 cara teknik pointilis, yakni pointilis sederhana yang merupakan gambar yang dibuat menggunakan titik-titik dari pensil atau satu warna. Sedangkan jenis teknik pointilis dalam seni rupa yang kedua adalah pointilis berwarna, yang merupakan gabungan titik dan perpaduan warna yang menciptakan gradasi tertentu yang menakjubkan.

Contoh gambar hasil teknik pointilis dapat dilihat di bawah ini:

gambar teknik pointilis dan contohnya

Untuk menguasai teknik melukis dengan pensil dan menerapkan aliran pointilis, diperlukan ketelitian dan juga kebiasaan dalam menggambar hingga menghasilkan sebuah karya seni yang luar biasa. Oleh karena itu, teknik melukis dengan pensil harus dilatih secara terus menerus agar terbiasa.

Di artikel selanjutnya, akan dibahas tentang teknik melukis dengan cat air dan cat minyak yang akan membantu anda dalam memahami semua teknik melukis dalam seni rupa. Semoga artikel sosioekonomi.com ini dapat memberikan manfaat untuk anda!

error: Content is protected !!