Pengertian Ekonomi Makro dan Contoh Masalah

Pengertian Ekonomi Makro dan Contoh Masalah

Secara garis besar, pengertian ekonomi makro adalah bagian ilmu ekonomi yang melihat fenomena sistem ekonomi dalam skala besar, seperti pengangguran, inflasi dan juga pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Beberapa ahli juga menyebutkan tentang pengertian ekonomi makro dan diartikan sebagai suatu bidang ilmu ekonomi yang menganalisa tentang hal-hal yang mempengaruhi ekonomi dalam ruang lingkup yang luas. Jika kita berbicara mengenai ekonomi makro, maka kita mempelajari sistem ekonomi suatu negara secara menyeuruh. Melihat beberapa hal yang mempengaruhi perekonomian negara tersebut, seperti inflasi, tingkat pendapatan nasional, besaran investasi dalam negara tersebut, uang yang beredar di masyarakat, dan bahkan menganalisa tentang kesempatan kerja untuk melihat tingkat pertumbuhan ekonomi dalam skala nasional.

Jadi, definisi teori ekonomi makro adalah ilmu yang mempelajari bagaimana sebuah perekonomian dalam skala nasional bekerja tanpa melihat aktivitas ekonomi di skala yang lebih kecil.

gambar pengertian ekonomi makro

Tujuan ilmu ekonomi makro adalah untuk melihat peristiwa apa saja yang terjadi dalam sistem ekonomi di lingkup yang lebih besar dan menganalisis masalah apa saja yang muncul dalam suatu negara. Dengan demikian, kita dapat merancang strategi untuk memperbaiki sistem ekonomi melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Ekonomi makro juga disebut dengan makro ekonomi, dimana ada konsep dasar yang saling mempengaruhi dan terhubung satu sama lain.

Pengertian Ekonomi Makro dan Ruang Lingkup

Untuk memahami lebih detail tentang apa itu ekonomi makro, maka kita harus melihat kajian dan juga ruang lingkup yang akan dibahas pada ilmu ekonomi makro. Berikut kajian lengkap mengenai ruang lingkup ekonomi makro dan juga masalah yang sering muncul.

Pengeluaran dan Pendapatan Nasional

Negara memiliki sistem ekonomi sendiri, dimana nilai produksi suatu negara merupakan akumulasi dari jumlah nilai dalam periode tertentu (biasanya 1 tahun). Semua barang dan jasa yang dijual oleh negara tersebut mengashilkan untuk yang disebut sebagai Pendapatan Negara. Dalam ilmu ekonomi makro, pengeluaran negara dikenal dengan istilah PDB atau Produk Domestik Bruto.

Pengangguran

Angka pengangguran merupakan prosentasi jumlah orang yang tidak memiliki pekerjaan dalam sebuah angkatan kerja. Mengapa pengangguran dapat mempengaruhi perekonomian suatu negara? Penjelasan singkatnya, jika banyak pengangguran maka negara harus mengeluarkan anggaran tambahan sebagai jaminan sosial, kesehatan, dan pendidikan. Dan jika tingkat pengangguran rendah, maka masyarakat memiliki pendapatan yang layak dan memiliki daya beli yang kuat. Dampaknya, produksi dan konsumsi barang/jasa seimbang.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai berbagai jenis pengangguran dan cara mengatasinya, silahkan buka link berikut ini:

Baca Juga

Jenis Jenis Pengangguran dan Contoh Lengkapnya

Dampak dan Cara Mengatasi Pengangguran

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural

Inflasi dan Deflasi

Konsep dasar makro ekonomi yang harus diketahui adalah Inflasi dan juga Deflasi. Inflasi merupakan suatu kondisi dimana harga barang naik yang dikarenakan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan nilai harga barang/jasa dan nilai uang tetap. Sedangkan Deflasi merupakan kebalikan dari Inflasi. Deflasi adalah penurunan nilai suatu barang atau jasa sehingga membuat nilai uang bertambah.

Ada pun beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi inflasi dan deflasi. Setelah mengetahui pengertian ekonomi makro, sekarang kita akan mempelajari lebih jauh tentang cabang ilmu ekonomi ini dan mengenal masalah ekonomi makro dan contoh dalam kehidupan nyata.

Masalah Utama pada Ekonomi Makro

Masalah utama dari makro ekonomi yang sering dialami oleh negara di dunia ini adalah inflasi. Adanya krisis nilai tukar dan mata uang juga menjadi salah satu pemicu masalah ekonomi makro. Masalah inflasi dan nilai tukar mata uang saling berhubungan erat. Mata uang suatu negara bisa saja terjun bebas atau meningkat, tergantung dari perubahan harga umum dan juga daya beli masyarakat.

Masalah lain pada ekonomi makro adalah adanya kemiskinan dan juga pengangguran. Dua masalah ini pun bukan sekedar masalah ekonomi bagi suatu negara, tetapi sudah menjalar menjadi masalah sosial. Pengangguran dan kemiskinan pun menjadi masalah sosial yang mempengaruhi perekonomian suatu negara karena masalah ini menjangkit ke berbagai aspek lain.

Kemiskinan dan pengangguran membuat daya beli masyarakat menurun, hasilnya dapat mempengaruhi sistem perbangkan dan membuat tingkat kredit macet tinggi. Akhirnya, imbas terbesar pun dirasakan secara global oleh suatu negara. Tidak heran jika dalam mengatasi masalah yang sering muncul dalam ekonomi makro, negara mengeluarkan beberapa kebijakan dengan tujuan untuk menanggulangi semua masalah tersebut.

Cara Mengatasi Masalah Ekonomi Makro

Ada 3 kebijakan utama yang sering dikeluarkan pemerintah sebagai kartu truf untuk mengatasi masalah ekonomi di skala nasional.

  • Kebijakan Moneter

Yang dimaksud dengan kebijakan moneter adalah sebuah kebijakan pemerintah yang dilakukan untuk mengatur beredarnya jumlah uang di masyarakat melalui Bank Sentral untuk mengontrol ekonomi suatu negara.

  • Kebijakan Fiskal

Yang dimaksud dengan kebijakan fiskal adalah sebuah kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dengan merubah pendapatan dan juga penerimaan untuk mengatur pembangunan di negara tersebut.

  • Kebijakan Penawaran

Tujuan kebijakan ini adalah meningkatkan efisiensi perusahaan dalam proses produksi, yakni dengan memberikan produk dengan harga murah dengan kualitas yang bagus. Dengan demikian, perusahaan tersebut akan menghasilkan barang yang laku di masyarakat.

Demikian beberapa hal yang dilakukan oleh negara dalam menanggulangi masalah dalam ekonomi makro. Dalam artikel ini, kita telah membahas semua hal yang berkaitan dengan ekonomi makro secara umum seperti pengertian ekonomi makro, contoh masalah ekonomi makro dan hal lain yang berkaitan. Semoga artikel pada sosioekonomi.com dapat bermanfaat untuk anda.

Incoming search terms:

  • contoh masalah ekonomi makro
  • contoh kasus ekonomi makro
  • pengertian ekonomi makro dan contohnya
  • contoh kasus sosiologi ekonomi
  • contoh ilmu ekonomi makro
  • contoh ekonomi makro di indonesia
  • contoh ekonomi makro dalam kejadian nyata
  • Contoh Ekonomi makro
  • sebutkan 2 contoh kasus hal yang mempelajari tentang ekonomi makro
  • Contoh dari teori ekonomi makro?
Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural – Selama ini masalah pengangguran menjadi problematika yang ada di hampir setiap negara. Menurut Wikipedia, pengangguran atau tuna karya adalah orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari pekerjaan, bekerja kurang dari 2 hari selama 1 minggu atau orang yang masih terus berusaha mencari pekerjaan yang layak.

Dalam ilmu ekonomi, ada beberapa hal yang menjadi penyebab pengangguran secara umum. Ada pula jenis jenis pengangguran yang bisa dilihat berdasarkan jumlah jam kerja, berdasarkan penyebabnya dan juga dilihat berdasarkan ciri-cirinya. Untuk pembahasan lengkapnya, silahkan kunjungi link di bawah ini :

Jenis Jenis Pengangguran dan Contoh Lengkapnya

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural

Bagaiman Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural?

Dalam artikel kali ini, sosioekonomi.com akan mengulas secara lengkap Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural yang merupakan salah satu jenis pengangguran paling banyak di Indonesia beberapa tahun ke belakang. Sekarang, mari kita lihat bagaimana cara mengatasi pengangguran struktural, terbuka, teknologi dan juga friksional.

  1. Cara Mengatasi Pengangguran Siklikal atau Konjungtural

Pengangguran konjungtural, atau yang biasa disebut siklikal merupakan jenis pengangguran yang disebabkan karena ketidakstabilan ekonomi suatu negara yang terjadi karena daya beli masyarakat mengalami penurunan sehingga kebutuhan akan jasa dan barang pun ikut menurun. Adapun beberapa cara mengatasi pengangguran konjungtural sebagai berikut:

  1. Memperbanyak proyek yang dapat mendorong daya beli masyarakat. Pemerintah bisa mulai merancang proyek yang akan memberikan dampak secara langsung pada masyarakat.
  2. Dengan meningkatkat ekonomi masyarakat, maka permintaan akan jasa dan barang pun meningkat karena masyarakat mampu memenuhi kebutuhannya.
  3. Merancang strategi promosi yang baik sehingga masyarakat tertarik untuk mengkonsumsi barang dan jasa yang dipasarkan.

Demikian  3 cara mengatasi pengangguran konjungtural (siklikal) yang bisa dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

  1. Cara Mengatasi Pengangguran Struktural

Faktor terjadinya pengangguran struktural adalah adanya perubahan struktur ekonomi suatu negara. Misalnya, dari negara agraris ke negara industry, seperti apa yang pernah terjadi di Inggris. Untuk mengatasi pengangguran struktural, pemerintah bisa melakukan cara-cara berikut ini.

  1. Menjalankan program transmigrasi agar pengangguran bisa berada di tempat yang tepat. Tempat dimana mereka bisa menggunakan keterampilannya untuk bekerja.
  2. Mengadakan pelatihan agar pengangguran tersebut memiliki keterampilan yang dapat digunakan di jenis pekerjaan yang tersedia.
  3. Membangun proyek padat karya yang sesuai dengan keterampilan masyarakat.
  4. Memberikan sosialisasi agar masyarakat paham bahwa menguasai teknologi merupakan kebutuhan pokok dalam bersaing di dunia kerja modern.

Demikian 4 cara mengatasi pengangguran struktural yang bisa dilakukan oleh suatu negara. Jika masyarakat dapat beradaptasi dengan struktur ekonomi baru negara tersebut, maka masalah pengangguran struktural dapat segera diatasi.

  1. Cara Mengatasi Pengangguran Friksional

Ada beberapa upaya pemerintah mengatasi pengangguran friksional dengan cara berikut:

  1. Melakukan perombakan regulasi dan birokrasi untuk menumbuhkan investasi yang diperlukan untuk membangun industri baru yang lebih baik.
  2. Membuka lapangan kerja baru yang dapat menyerap banyak pencari kerja.
  3. Membantu usaha kecil menengah (UKM) dan beberapa sektor industri informal, industri kreatif dan usaha rumahan kecil lain.
  4. Menjalankan kembali program transmigrasi agar beberapa sektor industri lama (seperti pertanian) masih bisa dikembangkan.

Demikian beberapa cara untuk mengatasi pengangguran friksional yang bisa dilakukan oleh pemerintah kita.

  1. Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi

Pengangguran teknologi terjadi karena ketidakmampuan seseorang dalam mengoperasikan teknologi modern. Untuk mengatasinya, bisa dilakukan beberapa langkah di bawah ini:

  1. Memberikan pelatihan khusus untuk mengasah keterampilan yang dibutuhkan di dunia modern.
  2. Memberikan pengarahan pentingnya menguasai teknologi modern
  3. Membuka pusat pelatihan kerja untuk membantu transisi dari pekerjaan tradisional ke pekerjaan modern atau yang menggunakan mesin dan alat canggih.

Demikian cara dan upaya pemerintah yang bisa dilakukan untuk mengatasi pengangguran teknologi.

  1. Cara Mengatasi Pengangguran Terbuka

Pengangguran terbuka biasanya dialami oleh mereka yang berusia 20 tahunan atau baru saja lulus SMA atau lulus Kuliah. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan pemerintah:

  1. Membekali siswa dengan ketrampilan khusus untuk menghadapi dunia kerja
  2. Meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia
  3. Membuka lowongan kerja padat karya

Pada dasarnya, tidak ada cara khusus untuk mengatasi pengangguran terbuka.

  1. Cara Mengatasi Pengangguran Voluntary atau Sukarela

Cara mengatasi pengangguran voluntary adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan sosialisasi pentingnya investasi
  2. Mendorong masyarakat untuk melakukan investasi
  1. Cara Mengatasi Pengangguran Musiman

Pengangguran musiman terjadi karena masyarakat tidak bisa produktif di musim tertentu. Cara mengatasinya adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan keterampilan khusus agar dapat memperoleh penghasilan tambahan saat musim menganggur tiba.
  2. Mendukung usaha kecil menengah
  3. Memberikan bantuan modal dengan bunga kecil untuk usaha kecil

Biasanya pengangguran musiman dialami oleh mereka yang bekerja di bidang pertanian. Oleh karena itu, membekali masyarakat dengan ilmu baru merupakan solusi untuk mengatasi pengangguran musiman.

  1. Cara Mengatasi Pengangguran Tersembunyi atau Terselubung

Upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi pengangguran terembunyi atau terselubung bisa dilakukan dengan membuka lapangan kerja baru di sektor informal.

**

Kali ini, bukan hanya Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural saja, tetapi kita juga belajar bagaimana cara mengatasi jenis pengangguran lain, seperti konjungtural, pengangguran teknologi, dan pengangguran sukarela atau voluntary. Untuk melihat bagaimana cara mengatasi pengangguran secara umum, silahkan buka link di bawah ini:

Dampak dan Cara Mengatasi Pengangguran

Incoming search terms:

  • cara mengatasi pengangguran teknologi
  • cara mengatasi pengangguran friksional
  • cara mengatasi pengangguran musiman
  • cara mengatasi pengangguran konjungtural
  • cara mengatasi pengangguran
  • pengangguran friksional
  • cara mengatasi pengangguran struktural
  • pengangguran struktural
  • cara mengatasi pengangguran konjungtur
  • cara mengatasi pengangguran secara umum
Dampak dan Cara Mengatasi Pengangguran

Dampak dan Cara Mengatasi Pengangguran

Cara Mengatasi Pengangguran – Dibutuhkan kerjasama yang sinergi dari berbagai pihak untuk menekan tingkat pengangguran di Indonesia. Perbandingan jumlah pencari kerja dan ketersediaan lapangan kerja yang tidak sebanding membuat tingkat pengangguran semakin meningkat setiap tahunnya. Tidak heran jika angka pengangguran di Indonesia tidak pernah ada di bawah level normal. Masalah yang dulunya dianggap sebagai bagian dari masalah ekonomi, kini telah berubah menjadi masalah sosial.

Beberapa praktisi sosial mengamati bahwa pengangguran sudah menjadi borok di masyarakat. Ada banyak keresahan yang timbul akibat banyaknya pengangguran, mulai dari tingkat kejahatan yang meningkat, keresahan sosial seperti premanisme dan pungli – merupakan satu dari sekian banyak dampak pengangguran yang terjadi di masyarakat. Secara umum, pengertian pengangguran didefinisikan sebagai orang yang tidak atau belum memiliki pekerjaan. Untuk itu, salah satu cara mengatasi pengangguran adalah dengan membuka lapangan pekerjaan baru. Apakah cara ini berhasil? Belum tentu. Masih ada banyak cara untuk mengatasi pengangguran dalam ilmu ekonomi yang bisa diaplikasikan.

cara mengatasi pengangguran

Dampak Pengangguran Bagi Ekonomi Suatu Negara

Namun sebelum berbicara mengenai cara untuk mengatasi pengangguran, kami akan membeberkan beberapa dampak negatif dari banyaknya pengangguran bagi ekonomi suatu negara. Dengan mengetahui dampak pengangguran, akan lebih mudah bagi siswa untuk membuat resume atau makalah  cara mengatasi pengangguran di Indonesia.

  • Menyedot Biaya Sosial

Salah satu dampak buruk pengangguran bagi perekonomian suatu negara adalah berkurangnya alokasi dana untuk sosial. Seperti kita ketahui, pemerintah memiliki anggaran sosial bagi masyarakat kurang mampu, seperti dana Jamkesmas, BPJS, biaya pelatihan dan biaya sosial lain. Bila suatu Negara memiliki angka pengangguran yang tinggi, maka Negara harus menyediakan dana yang cukup besar untuk kesejahteraan sosial.

Semakin sedikit pengangguran, maka akan lebih banyak orang yang mampu mencukupi kehidupan sosialnya. Di sisi lain, Negara tidak perlu menyediakan anggaran lebih untuk jaminan sosial. Itulah mengapa tingginya angka pengangguran dapat berdampak buruk bagi perekonomian suatu Negara.

  • Menurunkan Pendapatan Per Kapita

Orang yang tidak bekerja dapat mengganggu ekonomi Negara karena itu artinya, tingkat produktivitas suatu  bangsa jadi berkurang. Jika jumlah produksi barang dan jasa negara sedikit, maka tingkat Produk Domestik Bruto atau PDB negara tersebut juga sedikit. Dampak langsung dari banyaknya pengangguran suatu negara adalah turunnya Pendapatan Per Kapita negara tersebut.

  • Menurunkan Pendapatan Negara

Salah satu alasan mengapa pemerintah gencar mencari solusi mengatasi pengangguran dikarenakan pendapatan negara yang terus menurun. Salah satu sumber pendapatan negara adalah pajak. Jika banyak orang yang menganggur, maka akan sedikit pajak yang dapat diserap oleh negara. Hal ini yang membuat negara terus berupaya menekan tumbuhnya pengangguran.

  • Mengganggu Aktivitas Ekonomi Negara

Dampak buruk pengangguran bagi suatu negara memiliki efek domino yang berdampak buruk bagi suatu bangsa. Orang yang tidak memiliki pekerjaan tentu tidak memiliki pendapatan. Sebagai dampaknya, daya beli masyarakat menjadi rendah. Jika daya beli masyarakat rendah, maka perputaran uang untuk barang dan jasa pun semakin kecil. Hasilnya, semua lini ekonomi negara terkena dampak pengangguran.

Bagi investor, daya beli masyarakat yang rendah tentu membuat mereka enggan untuk menanamkan modal. Akhirnya, negara tidak mampu menggerakkan sektor ekonomi mikro di daerah. Salah satu upaya masyarakat mengatasi pengangguran menjadi semakin sulit bila tak ada investor yang mau menanamkan modal.

  • Muncul Masalah Sosial Lain

Kejahatan, perampokan, hunian liar, merupakan sederet akibat buruk dari banyaknya pengangguran. Contoh dampak pengangguran yang paling nyata ada di sekitar kita. Banyak rumah illegal di pinggiran sungai sungai Jakarta. Anak kecil memenuhi jalanan ibukota dengan mengemis dan mengamen. Bahkan, motif pencurian dan perampokan juga acap kali karena pelaku tidak memiliki pekerjaan.

Melihat dampak buruk pengangguran bagi suatu bangsa di atas, sudah saatnya kita turut membantu upaya pemerintah mengatasi pengangguran di Indonesia.

Cara Mengatasi Pengangguran Secara Umum

Ada banyak upaya pemerintah dalam mengatasi pengangguran di Indonesia. Cara tersebut bisa Anda jadikan pertimbangan dalam membuat artikel makalah tentang pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Secara umum, ada beberapa cara mengatasi pengangguran yang kerap dilakukan oleh pemerintah; seperti menarik investor untuk menanamkan modal dan investasi, memberikan pelatihan guna meningkatkan mutu SDM, pertukaran teknologi dan juga meningkatkan kualitas pendidikan.

Dan masih ada beberapa upaya pemerintah mengatasi pengangguran, seperti:

  1. Meningkatkan Keterampilan Pencari Kerja

Pemerintah gencar melakukan pelatihan keterampilan kerja guna meningkatkan Human Development Index di Indonesia. Peserta pelatihan dari pemerintah juga biasanya dibekali dengan sertifikat yang kelak bisa digunakan untuk melamar pekerjaan.

Upaya pemerintah dalam memberantas pengangguran juga sering dilakukan dengan memuka pusat pelatihan kerja di kota-kota besar. Biasanya, peserta dibekali dengan ketrampilan guna bersaing dengan pekerja asing. Peserta yang lolos juga disalurkan ke perusahaan dalam dan luar negeri.

  1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Salah satu upaya nyata pemerintah dalam mengurangi pengangguran adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Wajib belajar 9 tahun dihapus dan digantikan dengan wajib belajar 12 tahun. Dengan membebaskan siswa dari biaya sekolah, diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang murah dan lebih baik, kualitas sumber daya manusia pun meningkat dan akhirnya menghasilkan manusia yang memiliki kompetensi untuk bekerja.

  1. Mendorong Usaha Kecil dan Ekonomi Informal

Pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak hanya digerakkan di tingkat makro saja, tapi peranan UKM, koperasi, usaha kreatif dan usaha kecil lain turut menopang perekonomian suatu negara. Cara mengatasi pengangguran secara umum yang bisa dilakukan pemerintah adalah memberikan stimulan pada Usaha Kecil Menengah untuk berkembang.

Peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong usaha kecil menengah juga sangat berarti dalam mengatasi pengangguran. Tanpa kerja sama yang baik, masalah pengangguran susah untuk diatasi.

  1. Merangkul Investor Dalam Meningkatkan Perekonomian

Membuka lapangan kerja saja tidak cukup. Diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasi pengangguran di Indonesia. Dengan bekerja sama bersama investor, maka akan tercipta lapangan kerja baru dan penyerapan tenaga kerja lebih cepat. Merangkul investor juga merupakan cara terbaik untuk meningkatkan perekonomian bangsa.

Dengan terbukanya peluang investor asing untuk menanamkan modalnya, maka semakin besar pula peluang untuk mengurangi pengangguran suatu bangsa. Poin nomer ini cocok untuk digunakan sebagai makalah mengatasi pengangguran untuk siswa.

  1. Persebaran Penduduk yang Merata

Pemerintah pernah menjalankan program transmigrasi dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan baru di daerah tertinggal dan menyebarkan penduduk secara merata. Selama ini, pusat perekonomian Indonesia hanya ada di pulau Jawa saja. Dengan adanya persebaran penduduk yang merata, sumber daya di seluruh pelosok Indonesia dapat dikelola dengan baik.

**

sosioekonomi.com telah mengulas semua cara mengatasi pengangguran secara umum yang dilakukan oleh pemerintah dalam upaya mengurangi kemiskinan di Indonesia. Di artikel selanjutnya, kami akan mengulas lebih detail bagaimana cara mengatasi pengangguran friksional, pengangguran teknologi, pengangguran terbuka dan juga cara mengatasi pengangguran siklis. Silahkan buka link di bawah ini:

 

Incoming search terms:

  • 100 cara mengatasi pengangguran
  • ekonomi makro cara mengatasi pengangguran
  • cara mengatasi pengangguran secara garis besarnya
  • dampak yang di rasakan masyarakat akibat pengangguran
  • secara garis besar indonesia mempunyai pengangguran tingkat tinggi bagaimana solusi pemerintah tersebut
  • cara mengatasi pengangguran dalam masalah ekonomi
  • cara mengatasi biaya sosial meningkat
  • bagaimana peran masyarakat mengurangi angka pengangguran (ekonomi)
  • usaha pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran adalah
  • Bagaimana cara menanggulangi masalah sosial pengangguran dalam ilmu sosiologi
Jenis Jenis Pengangguran dan Contoh Lengkapnya

Jenis Jenis Pengangguran dan Contoh Lengkapnya

Jenis Jenis Pengangguran – Orang yang tidak memiliki pekerjaan kerap disebut dengan pengangguran. Namun apakah definisi pengangguran secara umum sama dengan arti pengangguran dalam ilmu ekonomi? Pengangguran merupakan masalah yang hampir dirasakan oleh berbagai negara. Ini merupakan masalah ekonomi makro yang dapat memberikan pengaruh secara langsung terhadap sebuah Negara. Tidak heran bila pemerintah selalu berupaya untuk mencari tahu cara mengatasi pengangguran, baik dengan bekerja sama dengan investor untuk membuka lapangan pekerjaan, maupun dengan memberikan pelatihan keterampilan melalui balai sosial.

Dampak pengangguran bagi suatu negara merupakan ancaman bagi negara tersebut karena mereka bisa kehilangan penduduk usia muda. Pemuda yang memiliki masa depan cerah cenderung pergi ke luar negeri dan bekerja di negeri seberang. Contoh dampak pengangguran di Indonesia lainnya adalah tingginya tingkat kriminalitas. Orang yang tidak memiliki pekerjaan cenderung melakukan hal nekat demi mendapatkan uang, termasuk merampok, mencuri bahkan membunuh. Tidak heran jika pemerintah mencari cara mengatasi pengangguran dari berbagai aspek.

Dalam sudut pandang umum, pengertian pengangguran adalah orang yang tidak atau sedang mencari pekerjaan. Lebih spesifik, menurut Survey Keadaan Angkatan Kerja Nasional mengungkapkan bahwa pengertian pengangguran ada 4, yakni;

  • Orang yang sedang mencari pekerjaan karena tidak memiliki pekerjaan
  • Orang yang sedang membangun usaha dan atau menyiapkan lapangan usaha baru
  • Orang yang tidak mencari kerja karena percaya bahwa mereka tidak memiliki kemampuan untuk bekerja
  • Orang yang sudah punya pekerjaan, tapi belum mulai bekerja

Masalah pengangguran tentu menjadi masalah global. Bukan hanya di Indonesia saja, bahkan negara maju seperti Amerika Serikat juga menghadapi masalah yang sama; pengangguran.

Contoh dan Jenis Jenis Pengangguran

Namun ada beberapa jenis jenis pengangguran yang diklasifikasikan berdasarkan latar belakang dan alasan mengapa golongan ini tidak memiliki pekerjaan. Mereka dikelompokkan berdasarkan sifat dan ciri ciri pengangguran. Dua jenis pengangguran tersebut, yakni berdasarkan jumlah jam kerja dan jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya.

  1. Pengangguran Berdasarkan Jumlah Jam Kerja

Pengangguran Terselubung atau Pengangguran Tersembunyi

Pengertian pengangguran terselubung adalah tenaga kerja atau orang yang bekerja tidak maksimal karena sebenarnya sudah banyak tenaga kerja tersedia. Contoh pengangguran terselubung adalah seorang anak yang turut bekerja menggarap sawah. Padahal sudah ada cukup 1 orang untuk menggarap 1 sawah. Tapi karena anak tersebut tidak memiliki pekerjaan, pemilik sawah terpaksa mempekerjakan anak itu untuk membantu buruh tani yang sudah ada.

Pengangguran Terbuka

Pengertian pengangguran terbuka adalah orang yang sedang mencari pekerjaan, baik sebelumnya orang tersebut pernah bekerja atau baru pertama kali mencari pekerjaan. Orang yang tidak mencari pekerjaan karena pesimis juga termasuk dalam pengangguran terbuka. Contoh pengangguran terbuka adalah mahasiswa yang baru lulus kuliah dan sedang mencari pekerjaan untuk pertama kalinya.

Setengah Pengangguran

Pengertian setengah pengangguran adalah mereka yang bekerja kurang dari jam kerja pada umumnya. Misalkan jam kerja normal adalah 8 jam per hari, 6 hari per minggu, maka orang yang bekerja kurang dari jam tersebut dikategorikan dalam jenis setengah pengangguran. Contoh setengah pengangguran adalah pekerja paruh waktu (part-time) seperti penjaga toko, pengasuh bayi, dan kurir.

Demikian salah satu dari beberapa jenis jenis pengangguran dan contoh dalam kehidupan nyata. Untuk selanjutnya, kita akan melihat jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya dan contoh dalam kehidupan nyata.

  1. Jenis Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebabnya

Salah satu pemerhati ekonomi di Indonesia, Sadono Sukirno, menyebutkan ada beberapa penyebab pengangguran yang bisa dibedakan dalam beberapa katogori:

Pengangguran Struktural

Pengertian pengangguran struktural adalah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan karena adanya perubahan struktur dalam ekonomi Negara. Contoh pengangguran struktural adalah petani yang kehilangan pekerjaannya karena tanah garapannya diubah menjadi pabrik. Petani tersebut tidak memiliki keterampilan dalam mengoperasikan mesin pabrik dan akhirnya menjadi pengangguran struktural. Jenis pengangguran ini terjadi saat revolusi Industri dan diprediksi akan terjadi lagi beberapa tahun mendatang.

Pengangguran Siklis atau Konjungtural

Pengertian pengangguran konjungtural atau siklis adalah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaannya karena keadaan ekonomi yang buruk seperti krisis moneter. Contoh pengangguran konjungtural atau siklis terjadi pada saat tahun 1998 dimana banyak pabrik tutup karena bangkrut dan pabrik harus memecat semua karyawan.

Pengangguran Friksional

Pengertian pengangguran friksional adalah tenaga kerja yang memiliki kemampuan tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Contoh pengangguran friksional adalah sarjana pertanian yang menganggur karena tidak ada lapangan pekerjaan di bidang pertanian yang baik di Indonesia. Mereka menganggur karena gelar atau kemampuan mereka tidak sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia.

Pengangguran Teknologi

Pengertian pengangguran teknologi adalah tenaga kerja yang tidak memiliki pekerjaan karena tidak memiliki kemampuan dalam mengoperasikan teknologi. Contoh pengangguran teknologi adalah tukang pos yang sekarang tidak memiliki pekerjaan karena bertukar pesan kini lebih mudah sejak adanya teknologi berupa ponsel.

Demikian beberapa contoh dari jenis jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya. Untuk memperkaya pengetahuan, mari kita lihat beberapa jenis pengangguran berdasarkan pada ciri cirinya.

  1. Jenis Jenis Pengangguran Berdasarkan Ciri-Cirinya

Dalam ekonomi kita juga melihat sudut pandang lain, yakni berdasarkan ciri-cirinya pengangguran dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

Pengangguran Musiman

Pengertian pengangguran musiman adalah tenaga kerja yang harus kehilangan pekerjaan di saat-saat tertentu. Contoh pengangguran musiman adalah petani cengkih yang tidak bekerja selama musim hujan karena tanaman tidak dapat tumbuh subur di musim ini.

Pengangguran Terbuka

Pengertian pengangguran terbuka adalah tenaga kerja yang tidak punya pekerjaan karena sempitnya lapangan kerja. Lowongan kerja yang sedikit dan pencari kerja yang banyak merupakan penyebab pengangguran terbuka. Contoh pengangguran terbuka adalah mahasiswa yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan karena kesempatan atau lowongan kerja yang sedikit.

Pengangguran Voluntary

Pengertian pengangguran voluntary adalah orang yang tidak bekerja karena mereka sudah kaya. Contoh pengangguran voluntary adalah anak orang kaya yang secara sukarela tidak bekerja karena memiliki puluhan rumah kontrakan.

Demikian beberapa jenis pengangguran berdasarkan pada ciri-cirinya. Selanjutnya, kita akan membahas menganai cara mengatasi pengangguran secara umum yang kerap dilakukan oleh suatu negara untuk mengurangi dampak pengangguran.

Cara Mengatasi Pengangguran Secara Umum

Dalam usaha pemerintah dalam mengatasi kemiskinan dan mengurangi pengangguran, ada beberapa cara mengatasi pengangguran secara umum yang kerap dilakukan oleh suatu negara. Meski ada beberapa cara khusus untuk mengatasi pengangguran teknologi, siklis, dan friksional, berikut upaya yang sering dilakukan pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

  • Mendatangkan Investor

Salah satu contoh nyata pemerintah dalam mengatasi pengangguran adalah bekerja sama dengan investor. Proses perijinan pembuatan usaha yang mudah membuat investor membuka pabrik baru dan menyerap pengangguran dan tenaga kerja di sekitar pabrik. Contoh mengatasi pengangguran ini ada di kota Purbalingga, dimana pabrik bulu mata palsu dapat mempekerjakan ribuan wanita di sekitarnya.

  • Meningkatkan Fungsi Balai Pelatihan Kerja

Pemerintah melalui salah satu lembaganya kerap mengadakan pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Dengan membuka pelatihan khusus tenaga kerja, diharapkan banyak orang yang memiliki keterampilan dan akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan.

  • Transmigrasi

Persebaran penduduk yang tidak rata juga merupakan salah satu penyebab pengangguran. Pemerintah masih membuka program transmigrasi untuk meratakan jumlah penduduk di Indonesia. Dengan persebaran penduduk yang rata, diharapkan lapangan kerja bisa terbuka.

  • Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Salah satu cara mengatasi pengangguran juga bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan lahirnya anak muda potensial dan berpendidikan, diharapkan mereka bisa berkompetisi dalam memenangkan persaingan kerja.

  • Membuka Lapangan Kerja Baru

Ini merupakan salah satu cara mengatasi pengangguran yang sering dilakukan. Pemerintah bekerja sama dengan beberapa perusahaan swasta untuk membuka lapangan kerja baru yang dapat mengurangi pengangguran.

**

Dengan mengetahui jenis jenis pengangguran beserta contohnya, diharapkan siswa dapat memahami masalah yang ada pada ekonomi makro di Indonesia. Kami juga telah memaparkan beberapa dampak pengangguran dan cara mengatasi pengangguran secara umum. Cantumkan sumber jika Anda ingin mengutip artikel dari situs sosioekonomi.com ini. Terima kasih, semoga bermanfaat!

Ulasan lengkap mengenai cara pemerintah mengatasi pengangguran ada di bawah ini:

Dampak dan Cara Mengatasi Pengangguran

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural

Incoming search terms:

  • jenis jenis pengangguran
  • jenis pengangguran
  • contoh pengangguran friksional
  • Contoh pengangguran
  • contoh pengangguran struktural
  • contoh pengangguran musiman
  • Jenis-jenis pengangguran
  • jenis jenis pengangguran dan contohnya
  • contoh pengangguran konjungtur
  • contoh pengangguran terselubung
error: Content is protected !!