Definisi dan Pengertian Ekonomi Syariah Menurut Para Ahli

Definisi dan Pengertian Ekonomi Syariah Menurut Para Ahli

Pengertian Ekonomi Islam Menurut para Ahli – Para ahli berkata bahwa penamaan ekonomi Islam digunakan tanpa mengubah arti dari ekonomi itu sendiri. Secara umum, ekonomi Islam juga dikenal sebagai ekonomi Syariah, jadi tak perlu bingung mengenai pengertian tentang keduanya.

Pengertian ekonomi islam secara umum adalah sebuah study yang digunakan untuk belajar ekonomi menurut pandangan dan juga nilai-nilai dalam agama Islam. Dalam perjalanan perkembangan ilmu ekonomi Islam, ada banyak cendekiawan dan juga para ahli yang akhirnya turut memberikan andil dalam perkembangan ilmu ekonomi syariah. Bukan sekedar memberikan ide dan juga gagasan mengenai teori ekonomi Islam, tapi juga berkontribusi dalam memaknai definisi dari sistem ekonomi syariah.

12 Pengertian Ekonomi Islam Menurut Para Ahli Ekonomi Dunia

Ada banyak ahli yang mengemukakan gagasannya mengenai pengertian dari ekonomi Islam. Kami telah merangkum beberapa pendapat para ahli mengeai teori ekonomi Islam.

  1. Umer Chapra

Menurut salah satu ahli di bidang ekonomi Islam, Umer Chapra turut memberikan sumbangsihnya dalam mendefinisikan apa arti dari ekonomi Islam. Menurutnya, ekonomi Islam diartikan sebagai salah satu cabang pengetahuan yang akan mempermudah manusia untuk mengatur alokasi dan juga distribusi dari sumber daya terbatas sesuai dengan nilai syariah.

  1. Syauqi Al Faujani

Menurutnya, ekonomi syariah adalah semua hal tentang aktivitas ekonomi yang dibungkus oleh aturan dan juga ajaran Islam tentang sistem ekonomi.

  1. M. Metwally

Secara spesifik, Metwally memberikan pendapatnya mengenai pengertian ekonomi syariah menurut ahli. Ia berkata bahwa ini adalah lmu yang mengammati perilaku umat muslim yang ada di kelompok muslim yang hidup sesuai dengan ajaran Al Quran, Hadis, Ijma dan Qiyas.

  1. Yusuf Qardhawi

Ia berpendapat bahwa arti dari ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang berlandas pada nilai ketuhanan. Di sini, Alloh merupakan titik utama dari sistem ekonomi dan semua aktivitas ekonomi dilakukan sesuai dengan syariat yang ditetapkan oleh-Nya.

  1. Louis Cantori

Salah satu pendapat para ahli mengenai ekonomi islam menyatakan usaha untuk merumuskan ilmu ekonomi yang berfokus pada manusia dan masyarakat yang menolak adanya keuntungan pribadi.

  1. Zainudin Ahmad

Ahli yang berasal dari Pakistan mengemukakan bahwa ekonomi islam adalah cara untuk mengelola sumber daya alam untuk dikelola menjadi barang atau jasa berdasarkan ketetapan Alloh.

  1. Khursid Ahmad

Ia mengemukakan bahwa ini merupakan cara dan sistem ekonomi  dengan segala permasalahannya yang dilihat dari sudut pandang agama Islam.

  1. Nejatullah Ash Shiddiqi

Ekonomi Islam merupakan buah karya cendekiawan muslim untuk menciptakan sistem ekonomi yang sesuai dengan nilai islam di masa tertentu sebagai bentuk respon dari sistem ekonomi klasik.

  1. A. Manan

Sistem ekonomi Islam merupakan salah satu cabang ilmu sosial yang digunakan untuk mempelajari masalah ekonomi dari penganut agama Islam.

  1. Akram Khan

Ia berkata bahwa sistem ekonomi Islam merupakan ilmu yang digunakan oleh umat Muslim dalam upaya mengelola sumber daya alam yang berlandaskan atas dasar bagi hasil, kerja sama dan juga keseimbangan.

  1. Muh. Hassanuzzaman

Ilmu ekonomi Islam merupakan suatu cara untuk mencegah adanya kejahatan untuk memperkaya diri sendiri yang dilakukan orang atau kaum tertentu dalam mengorganisir sumber daya alam. Ia menambahkan, dengan adanya aturan syariah akan membantu manusia dalam menjalankan kewajibannya terhadap yang Kuasa.

  1. Andi Buchari dan Veithzal Rivai

Pengertian ilmu ekonomi syariah merupakan sebuah disiplin ilmu yang mencakup ajaran Islam. Dengan cara itu, diharapkan manusia bisa mengelola sumber daya dengan benar.

Berangkat dari pendapat para ahli mengenai ekonomi islam, kita bisa mengambil benang merah bahwa , Ilmu Ekonomi Islam merupakan salah satu disiplin ilmu yang telah digunakan sejak lama –khususnya oleh masyarakat muslim, untuk menjalankan aktivitas ekonomi sesuai dengan apa yang diajarkan dalam Al Quran dan Hadist.

Ilmu ini diyakini sebagai cara untuk melakukan aktivitas ekonomi yang sah dan tidak melanggar aturan agama. Sehingga, dalam upaya memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat, mereka tidak mendapatkan dosa karena tidak melanggar nilai-nilai agama.

Itulah gambaran umum mengenai apa arti Ilmu Ekonomi Islam secara umum dan pengertian ekonomi Islam menurut para ahli. Untuk lebih jelasnya, silahkan buka situs Wikipedia.

Incoming search terms:

  • pengertian ekonomi syariah menurut para ahli
  • ekonomi syariah menurut para ahli
  • pengertian ekonomi mikro islam menurut para ahli
  • definisi ekonomi syariah menurut para ahli
  • pengertian ekonomi syariah
  • pengertian ekonomi islam menurut umer chapra
  • pengertian ekonomi islam menurut para ahli
  • pendapat-pendapat pakar tentang ekonomi syariah
  • definisi ekonomi syariah
  • pendapat tokoh tentang ekonomi islam
Pengertian Ekonomi Syariah Secara Umum

Pengertian Ekonomi Syariah Secara Umum

Pengertian Ekonomi Syariah – Dalam ilmu ekonomi, ada beberapa sistem ekonomi yang diakui dan diterapkan dalam kehidupan nyata. Salah satu sistem ekonomi yang berlaku di Indonesia adalah sistem ekonomi syariah. Apa yang dimaksud dengan sistem ekonomi syariah?

Pengertian ekonomi syariah secara umum adalah sistem ekonomi yang berlandaskan dengan hukum dan aturan-aturan dalam agama Islam. Seperti yang tertulis dalam Al-Quran, bahwa Islam melarang sistem kapitalis yang bertujuan untuk menumpuk kekayaan untuk pribadi atau golongan tertentu. Islam melarang eksploitasi terhadap orang miskin seperti yang dilakukan oleh pemilik dalam sistem ekonomi konvensional. Tidak heran jika sistem ekonomi syariah sangat bertentangan dengan sistem ekonomi konvensional yang kapitalis.

Tujuan sistem ekonomi Islam adalah memberikan kesejahteraan dan keadilan dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup umat manusia. Tujuan ekonomi Islam bahkan lebih dari pemenuhan kebutuhan di masa sekarang. Kita, sebagai manusia juga harus berpikir mengenai kelangsungan hidup generasi penerus di masa depan.

Tidak heran bahwa dalam realitasnya, kita harus menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan ekonomi agar dapat menjaga keseimbangan sumber daya yang ada di bumi. Itulah tujuan utama dari sistem ekonomi Islam yang sebenarnya.

5 Pengertian Ekonomi Syariah Menurut Para Ahli

Dari sudut pandang akademis, ekonomi syariah juga dikenal sebagai ekonomi Islam. Sedangkan pengertian dari Ekonomi Islam adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari sistem ekonomi yang dilakukan berdasar aturan dan hukum yang berlaku dalam agama Islam. Ekonomi Islam juga berlandaskan pada tauhid yang terangkum dalam Rukun Iman dan Rukun Islam.

Dalam perjalanannya, ekonomi Islam juga disebut dengan ekonomi syariah. Ada beberapa definisi dan pengertian ekonomi islam menurut para ahli.

  1. Louis Cantori

Louis Cantori menyebutkan pengertian ekonomi Islam adalah ilmu ekonomi yang tidak menerima ilmu ekonomi klasik dan menolak kapitalisme individual. Ekonomi islam ialah sistem ekonomi yang berorientasi pada keseimbangan masyarakat.

  1. A. Mannan

Menurutnya, ilmu ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang masalah ekonomi berdasarkan nilai-nilai dalam agama Islam.

  1. N. Sidik

Beliau mengatakan bahwa ilmu ekonomi syariah merupakan buah pikir dari cendekiawan muslim yang menentang sistem ekonomi klasik. Para cendekiawan Muslim berkiblat pada Al Qur’an dan As Sunnah beserta pengalaman dan pemikiran akal sehat.

  1. M. Hassanuzzaman

Menurutnya, ilmu ekonomi islam adalah ilmu pengetahuan yang diaplikasikan secara syariah untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup manusia dengan tidak mengesampingkan hakekat manusia untuk beribadah terhadap yang Maha Kuasa.

  1. Akram Khan

Menurut Akram Kham, ilmu ekonomi Islam memiliki tujuan untuk memberi kemakmuran pada manusia melalui jalan yang benar, yakni partisipasi dan kerjasama dalam mengelola sumber daya yang ada di permukaan bumi ini.

Demikian beberapa pendapat para ahli mengenai ekonomi islam. Untuk membaca pendapat para ahli mengenai ekonomi islam secara lengkap, artikel tersebut bisa Anda baca dengan menge-klik link di bawah ini:

[Definisi dan Pengertian Ekonomi Syariah Menurut Para Ahli]

Perbedaan Ekonomi Islam (Syariah) dan Konvensional

Dari kumpulan definisi sistem ekonomi Islam menurut para ahli tersebut, bisa ditarik kesimpulan bahwa ada perbedaan sistem ekonomi Islam (syariah) dan konvensional. Secara garis besar, perbedaan utama dari sistem ekonomi Islam atau syariah dengan sistem ekonomi konvensional ada pada cara dalam mengelola sumber daya.

Sistem ekonomi konvensional selalu mengincar profit sebagai hasil akhir. Sedangkan sistem ekonomi Islam atau Syariah, lebih mengedepankan pada keseimbangan keuntungan di antara keduanya (bagi hasil). Kita tidak sadar bahwa sistem ekonomi konvensional hanya menguntungkan satu pihak saja. Bank, contohnya. Uang yang kita pinjam dari bank harus dikembalikan sesuai dengan jumlah yang kita pinjam, ditambah dengan bunga. Bunga inilah yang menjadi keuntungan untuk Bank, dan kerugian bagi si peminjam.

Sedangkan dalam sistem ekonomi Islam, tidak dikenal istilah tersebut. Sistem ekonomi Islam mengedepankan keuntungan bagi hasil dimana baik si peminjam dan pemberi pinjaman sama-sama menikmati keuntungan dari transaksi sesuai dengan kesepakatan.

Banyak pengamat ekonomi yang mengungkapkan pendapatnya bahwa krisis yang kita alami merupakan buah karya dari sistem konvensional. Agar lebih paham mengenai apa perbedaan antara ekonomi konvensional dan ekonomi Islam, silahkan buka link di bawah ini.

[Perbedaan Sistem Ekonomi Islam Dan Konvensional]

Karakteristik dan Ciri Ciri Ekonomi Islam

Untuk mengetahui lebih jauh tentang ekonomi syariah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita perlu mengetahui ciri ciri ekonomi syariah agar bisa membedakan sistem ekonomi ini dengan sistem ekonomi yang lain. Seperti yang kita ketahui, selain sistem ekonomi Islam, masih ada beberapa sistem ekonomi yang akan kita pelajari selama menempuh mata pelajaran ekonomi. Berikut ciri khas sistem ekonomi Islam:

  • Unity atau Kesatuan

Ciri khas dari ekonomi syariah adalah kesatuan. Yang dimaksud dari kesatuan adalah umat Islam tidak boleh terpecah belah hanya karena adanya akad jual beli. Ini merupakan ciri ciri ekonomi Islam yang pertama, dimana sistem ekonomi Islam mencoba untuk menjaga kesatuan dan keutuhan para pemeluknya.

  • Equilibrium atau Keseimbangan

Ciri khas sistem ekonomi syariah menekankan pentingnya akan keseimbangan. Kita tidak boleh menguasai sumber daya sebanyak-banyaknya lalu dijual untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.

  • Free Will atau Kebebasan

Dalam penerapannya, salah satu ciri ciri ekonomi syariah ialah adanya kebebasan. Setiap individu, penjual atau pembeli memiliki kebebasan untuk menjalankan roda perekonomian tanpa paksaan atau ancaman.

  • Responsibility atau Tanggung jawab

Salah satu karakteristik sistem ekonomi Islam adalah tanggung jawab. Setiap pembeli maupun penjual harus mempertanggung jawabkan apa yang dilakukannya.

Demikian karakter dan ciri ciri ekonomi Islam yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus sadar bahwa semua ini merupakan titipan Alloh SWT dan kita diberi tanggng jawab untuk menjaganya. Bukan mengeksploitasi dan mengambil keuntungan semata.

Islam juga melarang riba, atau memberi bunga sebagai tambahan kelebihan. Islam juga melarang sistem kredit, yang sayangnya menjadi senjata utama sistem ekonomi konvensional yang kita hadapai sekarang ini.

Tips Membuat Makalah Sistem Ekonomi Islam

Agar mudah memahami apa yang dimaksud dengan sistem ekonomi syariah secara umum, membaca banyak makalah perbedaan ekonomi islam dan konvensional akan membantu kita untuk menelaah lebih dalam tentang karakteristik ekonomi islam, prinsip-prinsip dan tentunya garis besar tujuan utama dari sistem yang berlandaskan nilai Islami ini.

Sebagai seorang siswa, tentu merupakan hal biasa untuk mendapatkan tugas dari pengajar untuk membuat makalah sistem ekonomi islam. Kami memang sengaja tidak menyediakan download makalah sistem ekonomi Islam pdf atau dalam bentuk file lain agar siswa/i mampu memahami esensi dari sistem ekonomi Islam.

Tips dari kami, mulai-lah mencari masalah yang ada di sekitar kita, seperti kredit macet, kpr tanpa riba dan banyak membaca buku tentang pengertian sistem ekonomi Islam di Indonesia.

Incoming search terms:

  • pengertian ekonomi syariah secara umum
  • ekonomi syariah secara umum
  • jalan pemenuhan kebutuhan manusia secara ringkas dalam ekonomi syariah
  • ekonomi dalam islam yg melarang ekonomi konvensional
  • definisi nilai ekonomi konvensional
  • syariah secara umum adaalah
  • definisi dan fungsi ekonomi syariah scara umum
  • Defenisikanla pengertian ekonomi ayariah
  • contoh nyata ekonomi islam dalam kesatuan
  • apa ygdimaksud ekonomi syariah
Perbedaan Sistem Ekonomi Islam Dan Konvensional

Perbedaan Sistem Ekonomi Islam Dan Konvensional

Perbedaan Sistem Ekonomi Konvensional dan Islam – Berbicara mengenai sistem, ada beberapa sistem ekonomi yang kita kenal dalam disiplin ilmu ini. Setiap sistem ekonomi tersebut memiliki kelemahan dan juga keunggulan. Beberapa negara juga menggunakan sistem ekonomi tertentu bukan tanpa alasan. Sebagian dari mereka percaya bahwa sistem ekonomi yang dipilih merupakan sistem terbaik yang dapat membawa negara tersebut mencapai tujuannya.

Sebagai mahasiswa, kita harus tahu setidaknya 2 sistem ekonomi yang umum di Indonesia. Negara kita merupakan Negara kesatuan, dimana nilai sosial dan agama bersatu dan melebur menjadi satu tanpa ada larangan atau paksaan. Tidak heran jika meskipun Indonesia mengadopsi sistem ekonomi konvensional, tapi sebagai negara dengan umat muslim paling banyak di Asia, beberapa golongan masyarakat di Indonesia menggunakan sistem ekonomi Islam atau yang biasa disebut dengan sistem ekonomi syariah.

Itulah urgensi mengapa sebagai siswa, kita harus tahu apa perbedaan sistem ekonomi Islam dan konvensional. Nilan dan prinsip apa yang menjadi landasan kedua sistem ekonomi tersebut. Agar lebih jelas, ada banyak makalah perbedaan sistem ekonomi Islam dan konvensional yang bisa kamu pelajar. Tapi jika tidak punya banyak waktu, dengan membaca ringkasan ini, kamu bisa memahami perbedaan mendasar dari sistem ekonomi konvensional dan Syariah.

Perbedaan Sistem Ekonomi Islam dan Konvensional

Rasanya kurang bila kita ingin mencari tahu perbedaan ekonomi Syariah dan konvensional tanpa mengerti definisi atau arti  dari kedua sistem ekonomi tersebut. Secara umum, definisi sistem ekonomi Islam adalah sebuah disiplin ilmu yang mengamati upaya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan memanfaatkan sumber daya yang bertujuan mencapai ‘falah’ atau kesejahteraan sesuai ajaran Al Quran dan As Sunah.

Itu artinya, setiap usaha yang dilakukan harus sesuai dengan kaidah ajaran agama. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat tabel perbandingan di bawah ini:

Sistem Ekonomi Islam` Sistem Ekonomi Konvensional
Manusia mahkluk sosial yang beragama Mahkluk sosial
Memenuhi kebutuhan sesuai prioritas Memenuhi kebutuhan karna keinginan
Opsi alternatif sesuai nilai-nilai Islam Opsi alternatif diatur atas kepentingan individu
Sistem jual-beli dilakukan sesuai apa yang dilarang dan diperbolehkan agama Sistem jual-beli ditentukan oleh kekuatan pasar

Berkaca dari tabel ekonomi syariah dan konvensional di atas, kita tahu bahwa perbedaan sistem ekonomi Islam dan konvensional tersebut terletak pada cara dan aturan dalam memenuhi kebutuhan. Secara garis besar, letak perbedaan mendasar ekonomi Islam dan konvensional ada pada nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Sistem ekonomi Islam selalu menggunakan nilai dan ajaran agama sebagai pembatas dan dasar dalam mengelola sumber daya terbatas yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Sedangkan ekonomi konvensional lebih kepada siapa dibalik penguasa sumber daya tersebut dan apa kepentingannya.

Perbedaan Sistem Ekonomi Islam, Ekonomi Sosialis dan Sistem Ekonomi Kapitalis

Pada dasarnya, sistem ekonomi konvensional memiliki sub sistem lain. Kedua sub sistem tersebut lahir karena setiap negara atau penguasa memiliki sudut pandang dan tujuan yang berbeda. Sistem ekonomi kapitalis merupakan sistem ekonomi dimana modal dan uang hanya dikuasai oleh orang atau golongan tertentu saja. Sedangkan pengertian dari sistem ekonomi sosialis adalah sistem yang menggunakan pemerintahan sebagai lembaga untuk mengatur ekonomi negara agar dapat menghapus penguasaan pribadi atas modal atau sumber daya.

Setelah memahami pengertian sistem ekonomi kapitalis dan sistem ekonomi sosialis, kini saatnya membandingkan perbedaan ekonomi kapitalis, sosialis dan sistem ekonomi Islam atau Syariah.

Perbedaan Sistem Ekonomi Islam dan Kapitalis

Sistem Ekonomi Islam Sistem Ekonomi Kapitalis
Berlandaskan Al Quran dan As Sunnah Berlandaskan pikiran & pengalaman
Berpandang dunia holistic Berpandang dunia sekuler
Kepemilikan modal sifatnya nisbi Kepemilikan modal sifatnya mutlak
Pasar berjalan sesuai maslahat Mekanisme pasar berjalan sendiri
Kompetisi usaha sesuai syariat Monopoli, perdagangan bebas
Kesejahteraan untuk jasmani dan rohani Kesejahteraan hanya untuk jasmaniah
Mencari untung dengan cara halal Mencari untung dengan cara apa saja
Pemerintah sebagai pengadil Pemerintah tidak mengatur kegiatan ekonomi
Distribusi pendapatan dibagikan secara adil dan rata Tidak ada pendistribusiann pendapatan yang adil

Secara umum, perbedaan antara sistem ekonomi Islam dan ekonomi kapitalis sangat banyak. Sistem ekonomi Islam mengenal adanya aturan dalam mengelola sumber daya dan usahanya dalam pemenuhan kebutuhan. Sedangkan dalam sistem ekonomi Kapitalis, tidak ada aturan yang mengekang sehingga kita diperbolehkan melakukan apa saja untuk mendapatkan keuntungan.

Perbedaan Sistem Ekonomi Islam dan Sosialis

Sistem Ekonomi Islam Sistem Ekonomi Sosialis
Berlandaskan Al Quran dan As Sunnah Berdasar akal & pengalaman
Berpandang dunia holistic Berpandangan dunia atheis
Kepemilikan modal sifatnya nisbi Menghapuskan kepemilikan modal
Pasar berjalan sesuai maslahat Pasar direncanakan negara
Kompetisi usaha sesuai syariat Harga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat
Kesejahteraan untuk jasmani dan rohani Negara memiliki peran dalam menentukan kesejahteraan masyarakat
Mencari untung dengan cara halal Tidak mengakui mencari untung
Pemerintah sebagai pengadil Pemerintah sebagai pengendali kegiatan ekonomi
Distribusi pendapatan dibagikan secara adil dan rata Penghasilan disamakan

Jika melihat perbedaan sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi sosialis, kita dapat memahami bahwa sebenarnya Indonesia mengadopsi sistem ekonomi sosial dimana pemerintah ikut campur tangan dalam kegiatan ekonomi dan usahanya memberi kesejahteraan bagi masyarakat.

**

Setelah membaca semua uraian diatas, pasti mudah kan apabila guru/dosen memberi tugas untuk membuat makalah perbedaan ekonomi Islam dan konvensional. Atau bahkan perbedaan sistem ekonomi islam dengan sistem kapitalis dan juga sosialis.

Incoming search terms:

  • perbedaan ekonomi islam dan konvensional
  • perbedaan ekonomi syariah dan konvensional
  • jelaskan perbedaan antara ekonomi syariah dan konvensional
  • perbedaan ekonomi islam dan ekonomi konvensional
  • jelaskan perbedaan ekonomi syariah dan konvensional
  • ekonomi konvensional
  • perbedaan ekonomi syariah dan ekonomi konvensional
  • Perbedaan ekonomi islam dengan ekonomi konvensional
  • perbedaan transaksi ekonomi islam dengan ekonomi konvensional
  • perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional
Prinsip Dasar Sistem Ekonomi Islam (Syariah)

Prinsip Dasar Sistem Ekonomi Islam (Syariah)

Prinsip Sistem Ekonomi Islam – Setiap sistem ekonomi memiliki prinsip yang dipegang teguh sebagai landasan dan juga dasar dalam menjalankan sistem tersebut. Prinsip ekonomi ini menjadi tolak ukur dan juga aturan dalam menggerakkan roda ekonomi sebuah umat yang menganutnya. Oleh karena itu, prinsip-prinsip tersebut akan menjadi pedoman dan pembatas. Sistem ekonomi Islam sendiri selalu memegang teguh aturan dan ajaran Al Quran dan juga As Sunah dalam usahanya mengatur sumber daya. Tidak heran jika prinsip sistem ekonomi Islam pun tak jauh dari aturan agama.

Prinsip Sistem Ekonomi Islam

Prinsip dasar ekonomi Islam berisi tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam sistem ini. Ada 10 dasar yang menjadi prinsip dan akan selalu dipegang teguh oleh siapa yang menggunakan sistem ekonomi ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat prinsip umum ekonomi Islam atau yang juga disebut dengan sistem ekonomi syariah.

  • Tauhid

Prinsip ekonomi Syariah yang pertama yaitu Tauhid. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap umat Islam melakukan pekerjaan memiliki dasar sebagai bentuk ibadah kepada sang Pencipta.

  • Maslahah dan Falah

Prinsip dasar ekonomi Islam selanjutnya adalah Falah. Dimana dalam upaya memenuhi kebutuhan duniawi, manusia harus terbebas dari kemiskinan dan juga kebodohan. Sedangkan untuk tujuan akhira, falah mencakup kelangsungan hidup yang abadi di alam baka nanti.

Lalu apa yang disebut dengan maslahah? Arti maslahah adalah semua hal yang memiliki manfaat. Inilah yang menjadi prinsip dasar dalam ekonomi Islam, dimana kita harus melakukan usaha yang mendatangkan manfaat. Bukan kerugian.

  • Al Amwal (Harta)

Maksudnya, kepemilikan harta manusia di dunia merupakan hal yang tidak kekal. Manusia hanya dititipi harta oleh Alloh SWT  dan manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas harta yang mereka miliki selama hidup di dunia.

  • Adil

Agama Islam selalu menekankan keadilan bagi setiap pemeluknya. Dalam sistem ekonomi, kita harus menegakkan aturan yang adil dalam mengelola sumber daya yang ada di dunia.

  • Atas Dasar Persaudaraan

Semua umat manusia merupakan saudara, yang artinya dalam menjalankan sistem ekonomi kita harus saling bergotong royong dengan saudara dan sama-sama hidup tentram dan rukun. Begitu pula dalam hal tanggungjawab, manusia dengan prinsip persaudaraannya harus sama-sama bertanggungjawab dengan apa yang dilakukannya.

  • Akhlak

Prinsip sistem ekonomi Syariah memiliki aturan sosial berupa norma. Apalagi ekonomi telah dianggap sebagai salah satu cara manusia beribadah pada Alloh SWT. Dalam menjalankan roda perekonomian dengan sistem Syariah, ada aturan yang harus kita hormati terhadap sesama manusia atau pun kepada sang Pencipta.

  • Ulil Amri atau Pemerintahan

Sistem ekonomi Islam memiliki dasar prinsip bahwa Negara memiliki tanggungjawab dalam menjaga akidah Islam dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Negara juga dianggap bertanggungjawab terhadap kesejahteraan rakyatnya dan diwajibkan untuk menjalankan aturan dan hukum Islam dalam kehidupan sosial. Dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus mematuhi aturan pemimpin negara selama hal tersebut tidak bertengangan dengan apa yang tertulis dalam kitab suci Al Quran.

  • Al Hurriyah dan Al Mas’uliyah

Arti dari Al Hurriyah adalah kebebasan. Sedangkan arti dari Al Mas’uliyah adalah rasa tanggungjawab. Secara teologi, kebebasan ini diartikan sebagai kebebasan manusia dalam memilih sesuatu yang baik dan yang buruk. Dan manusia harus bertanggungjawab terhadap apa yang telah dipilihnya.

  • Berjamaah dan Gotong Royong

Sama halnya dalam sholat, jamaah juga menjadi prinsip dasar sistem ekonomi Islam. Jika dalam sholat kita akan mendapatkan pahala yang lebih banyak, dalam kehidupan ekonomi kita diharapkan bisa mengolah sumber daya dengan lebih maksimal.

Demikian 10 prinsip prinsip dasar dalam sistem ekonomi Islam. Ada pun beberapa prinsip yang juga dipegang teguh dalam menjalankan sistem ekonomi Syariah, seperti larangan tentang adanya Riba. Ada pula prinsip yang mengharuskan kita untuk tidak mendzalimi atau merugikan orang lain dalam upaya kita mendapatkan untung. Kita juga dilarang untuk menipu, berbuat curang dan juga melakukan hal yang haram.

Jika dilihat dari prinsip sistem ekonomi Syariah, kita bisa tahu bahwa sistem ini merupakan yang terbaik diantara sistem yang lain karena menekankan pentingnya kejujuran dan tanggungjawab dalam mengelola sumber daya yang terbatas.

Incoming search terms:

  • prinsip dasar ekonomi islam
  • prinsip dasar sistem ekonomi islam
  • prinsip sistem ekonomi islam
  • prinsip ekonomi syariah
  • prinsip dasar ekonomi syariah
  • prinsip prinsip dasar ekonomi islam
  • prinsip umum ekonomi syariah
  • prinsip prinsip ekonomi syariah
  • Pengertian prinsip ekonomi Islam
  • prinsip prinsip umum ekonomi syariah
error: Content is protected !!