Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Keluarga adalah sebuah bidang ilmu yang mempelajari mengenai realita sosiologi dari interaksi antar anggota keluarga, pola dan juga melihat adanya perubahan yang ada di dalam keluarga, juga melihat pengaruh dan pergeseran masyarakat terhadap keluarga dan sebaliknya, melihat pengaruh sistem keluarga terhadap masyarakat umum.

Dalam definisi sosiologi secara luas, keluarga juga dapat diartikan sebagai sebuah kelompok orang yang bersatu karena adanya ikatan darah, seperti orang tua dan anak; juga karena ikatan perkawinan, seperti ayah dan ibu; dan juga adopsi masuk dalam kategori ini karena dalam kenyataannya, interaksi dan hubungan yang terjadi melahirkan peranan sosial.

Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa keluarga adalah sebuah kesatuan sosial yang terjalin karena adanya hubungan darah dimana setiap anggotanya memiliki peran yang berbeda sesuai dengan fungsinya.

Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Sosiologi keluarga merupakan salah satu bidang ilmu yang penting dalam sosiologi modern karena keluarga merupakan wadah pertama manusia sebelum Ia berinteraksi dan memiliki peran di lingkugan sosial. Artinya, keluarga juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter seseorang sebelum akhirnya beradaptasi dengan lingkungan dan berkontribusi dalam peranan sosial.

Ada pun beberapa pengertian sosiologi keluarga menurut para ahli, seperti apa yang akan kami jabarkan dalam daftar di bawah ini.

Definisi Keluarga Menurut Fitzpatrick

Fitzpatrick merupakan salah satu sosiolog yang banyak memberikan sumbangsihnya dalam perkembangan sosiologi keluarga secara luas. Ia menuturkan, bahwa ada 3 point of view dalam memahami arti keluarga.

  • Pengertian Keluarga Secara Struktural, melihat keluarga menurut ada atau tidaknya anggoa keluarga, seperti ayah-ibu, anak dan sanak saudara lain. Fitzpatrick melihat bahwa ada struktur dalam keluarga mulai dari ayah, ibu, anak dan saudara yang tinggal bersama.
  • Pengertian Keluarga Secara Fungsional, Fitzgerard melihat bahwa setiap anggota keluarga memiliki fungsi dan peran masing-masing.
  • Pengertian Keluarga Secara Transaksional, dalam hal ini Fitzgerard melihat bagaimana setiap anggota keluarga menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota keluarga.

Definisi Keluarga Menurut Sigmund Freud

Sigmund Freud melihat bahwa keluarga tercipta karena adanya pertalian perkawinan dua umat manusia. Secara tidak langsung, Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga merupakan kumpulan orang yang masih memiliki hubungan darah secara langsung dimana setiap anggota keluarga juga memiliki peran dasar dan fungsi ekspresif di lingkungan keluarga.

Definisi Keluarga Menurut A. M. Rose

Keluarga merupakan sekumpulan orang yang saling berinteraksi dan mengenal satu sama lain dalam sebuah hubungan berbasis pada persaudaraan, perkawinan dan juga adopsi.

Definisi Keluarga Menuurut E. S. Ogar Dus

Keluarga diartikan sebagai kelompok sosial kecil yang biasanya terdiri dari ayah, ibu dan anak. Kelompok sosial kecil tersebut juga memiliki kasih saying dan tanggung jawab.

Definisi Keluarga Menurut Duvall & Logan

Definisi keluarga adalah kelompok kecil yang terbentuk karena adanya hubungan perkawinan, kelahiran atau pun adopsi yang memiliki tujuan untuk mempertahankan budaya, menjaga perkembangan mental, fisit dan juga rasa sosial dari setiap anggota keluarga.

Definisi Keluarga Menurut Elliot dan Merrill

Kumpulan dari dua orang atau lebih yang hidup bersama karena ikatan darah atau adopsi.

Definisi Keluarga Menurut Narwoko dan Suyanto

Keluarga merpakan lembaga sosial yang merupakan ujung dari pranata sosial lain.

**

Telah kami jelaskan pengertian keluarga menurut ahli sosiologi. Bagaimana dengan Anda, apakah sudah memahami arti keluarga dan hal apa saja yang membentuknya?

9 Fungsi Keluarga yang Utama

Dalam mempelajari ilmu sosiologi, ada beberapa materi Sosiologi Keluarga yang harus dipahami oleh setiap siswa. Selanjutnya adalah pembahasan mengenai fungsi utama keluarga. Ya, selain sebagai wadah dalam menjadi tempat tumbuh kembang anak di tahap pertumbuhan awalnya, keluarga juga memiliki fungsi pokok yang paling penting dalam memberikan pengaruhnya di lingkungan sosial. sosioekonomi.com mencoba untuk menjabarkan 9 manfaat keluarga dalam kacamata sosiologi.

  1. Fungsi Reproduksi

Pada dasarnya, keluarga memiliki fungsi penting dalam keberlangsungan umat manusia. Dalam perspektif sosiologi, salah satu fungsi utama keluarga adalah mencetak generasi penerus yang akan menjaga budaya dan tradisi yang ada. Setiap keluarga baru pasti ingin memiliki keturunan yang akan menjadi penerus keluarga tersebut.

  1. Fungsi Sosialisasi

Tugas utama keluarga adalah sebagai wadah untuk bersosialisasi setiap anggota keluarga. Dengan adanya pengenalan awal mengenai sosialisasi di lingkungan keluarga, maka setiap anggota keluarga dapat dengan mudah untuk bersosialisasi di tingkat selanjutnya, yakni di lingkungan masyarakat.

  1. Fungsi Afeksi

Fungsi keluarga yang lain adalah tempat untuk mencurahkan dan mendapatkan kasih sayang di antara anggota keluarga. Kasih sayang inilah yang akhirnya menciptakan ikatan yang kuat di setiap anggota keluarga.

  1. Fungsi Perlindungan

Tugas utama keluarga yang paling penting lainnya adalah memberikan rasa aman dengan melindungi anggota keluarga satu sama lain saat ada ancaman. Contohnya, seorang ayah yang melindungi anaknya dari pergaulan bebas masa kini.

  1. Fungsi Ekonomi

Selain memberikan proteksi dan perlindungan secara psikis, fungsi keluarga juga memberikan perlindungan dalam hal ekonomi. Yakni kepala keluarga memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga. Dan anggota keluarga juga dapat membantu kepala keluarga dalam memenuhi kebutuhannya.

  1. Fungsi Religius

Keluarga juga memiliki fungsi dasar dalam mengenalkan keturunannya mengenai agama. Keluarga merupakan tempat pertama untuk menanamkan dasar agama yang penting di setiap aspek kehidupan.

  1. Fungsi Pendidikan

Tujuan keluarga selain mengenalkan nilai sosial juga memberikan edukasi mengenai berbagai hal, baik dalam hal formal atau non formal. Pendidikan dasar dalam keluarga sangat penting bagi anak karena bisa membangun karakter dasar anak.

  1. Fungsi Rekreasi

Selain memberikan nilai yang bermanfaat bagi setiap anggotanya dalam mengarungi kehidupan, keluarga juga memiliki tujuan untuk menciptakan kebahagiaan dan keharmonisan dalam bentuk rekreasi.

  1. Fungsi Penentu Status

Dalam lingkungan masyarakat luas, ada kesenjangan status yang dimiliki setiap orang. Sedangkan dalam lingkungan keluarga, status dapat diturunkan ke anggota keluarga yang lain.

Baca Juga: Fungsi Keluarga Menurut Friedman, Ahli Sosiologi

Demikian uraian lengkap mengenai fungsi keluarga dalam kacamata sosiologi. Selanjutnya, mari kita telaah lebih lanjut mengenai jenis dan macam anggota keluarga.

Jenis Jenis Keluarga

Ada beberapa jenis jenis keluarga yang harus Anda ketahui sebelum menyusun makalah Sosiologi Keluarga. Materi tentang jenis keluarga akan memperkuat Anda dalam menyusun makalah Sosiologi Keluarga.

  • Nuclear Family atau Keluarga Inti

Yang dimaksud keluarga inti adalah sebuah keluarga yang memiliki anggota lengkap; ayah, ibu dan anak.

  • Extended Family atau Keluarga Besar

Yang dimaksud dengan keluarga besar adalah keluarga inti yang memiliki anggota/saudara lain yang masih tinggal satu rumah.

  • Serial Family atau Keluarga Berantai

Ini cukup kompleks, karena yang dimaksud dengan Serial Family adalah keluarga yang terbentuk dari wanita dan pria yang pernah menikah lebih dari 1 kali.

  • Single Family atau Keluarga Sendirian

Keluarga yang tidak lengkap karena perceraian.

  • Composite Family atau Keluarga Berkomposisi

Ini merupakan jenis keluarga yang tinggal di lingkungan yang sama meski sang suami atau ayah melakukan poligami.

  • Cahabitation Family atau Keluarga Kabitas

Contoh dari keluarga kabitas adalah kumpul kebo.

Demikian materi lengkap tentang pengertian Sosiologi Keluarga, definisi dari para ahli dan juga beberapa jenis keluarga. Untuk memahami lebih lanjut mengenai macam macam bentuk keluarga, silahkan kunjungi link di bawah ini.

Baca Juga: Bentuk Bentuk Keluarga dan Jenis Keluarga

Incoming search terms:

  • pengertian sosiologi keluarga
  • sosiologi keluarga
  • sosiologi keluarga menurut para ahli
  • definisi sosiologi keluarga
  • pengertian dari sosiologi keluarga
  • definisi sosiologi keluarga menurut para ahli
  • teori kasih sayang menurut para ahli
  • definisi sosiologi keluarga para
  • artikel sosiologi keluarga
  • teori pengasuhan dalam sosiologi keluarga menurut para ahli dan tokoh
Bentuk Bentuk Keluarga dan Jenis Keluarga

Bentuk Bentuk Keluarga dan Jenis Keluarga

Pada dasarnya ada beberapa jenis bentuk bentuk keluarga yang harus kita ketahui. Di artikel selanjutnya kita telah kita bahas mengenai beberapa jenis keluarga dari sudut pandang Sosiologi. Untuk memperdalam materi, mari kita ingat kembali 3 jenis keluarga;

  • Keluarga Inti

Keluarga inti terdiri dari ayah, ibu dan juga anak. Keluarga inti juga memiliki peran yang besar untuk perkembangan seluruh anggotanya.

  • Keluarga Konjugal

Keluarga conjugal terdiri dari keluarga inti yang ditambahkan oleh kehadiran orang tua dari ayah atau ibu yang tinggal dalam lingkungan yang sama. Jenis keluarga conjugal ini memiliki ruang lingkup yang luas dan kompleks.

  • Keluarga Luas

Jenis keluarga yang terakhir adalah Keluarga Luas yang memiliki tambahan personil. Contohnya, pasangan A dan B masih tinggal di tempat orang tua A, yang juga masih tinggal bersama anak-anaknya. Artinya, keluarga utama masih hidup bersama keluarga orang tua (kakek dan nenek), paman, bibi dan saudara lain.

bentuk bentuk keluarga

Demikian 3 jenis keluarga secara umum. Menurut Wikipedia, pengertian keluarga ialah suatu kelompok kecil yang tersusun oleh ayah –yang merupakan kepala keluarga, ibu, anak yang hidup di lingkungan yang sama dan memiliki hubungan kasih sayang, saling bergantung dan saling melindungi.

Jenis Bentuk Bentuk Keluarga

Pada dasarnya, ada beberapa bentuk bentuk keluarga yang dibedakan dari beberapa hal, seperti garis keturunan, tempat dimana mereka tinggal, status perkawinan, dan juga jenis anggota tersebut. Untuk mengetahui lebih spesifik mengenai beberapa macam bentuk keluarga, mari kita lihat uraian berikut ini.

Bentuk Keluarga Menurut Garis Keturunan

Jika berbicara mengenai garis keturunan, ada dua hal penting yang akan kita bahas. Pertama adalah Patrilinear, yang merupakan istilah untuk mengatur keturunan darah dari ayah. Kedua adalah Matrilinear, yang merupakan istilah untuk melihat keturunan sedarah berdasarkan garis keturunan sang ibu.

Bentuk Keluarga Berdasar Jenis Perkawinan

Monogami merupakan istilah yang menggambarkan kondisi keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu. Sedangkan Poligami merupakan istilah yang megngambarkan status perkawinan yang lebih kompleks, yakni sang Ayah memiliki dua isteri atau lebih.

Bentuk Keluarga Berdasar Tempat Tinggal (Pemukiman)

Patrilokal merupakan istilah untuk menggambarkan pasangan suami dan istri yang tinggal bersama dengan keluarga dari suami. Matrilokal merupakan istilah untuk menggambarkan pasangan suami dan istri yang tinggal bersama keluarga dari istri. Sedangkan Neolokal ldisematkan kepada mereka yang hidup sendiri dan terpisah dari keluarga masing-masing.

Bentuk Keluarga Berdasar Anggota Keluarga

Macam macam bentuk keluarga ini dikemukakan oleh Goldenberg (1980), Ia menuturkan bahwa ada 9 jenis keluarga berdasarkan susunan anggota keluarga yang ada.

Berikut 9 jenis keluarga menurut Goldenberg:

  1. Keluarga Inti atau Nuclear Family
  2. Keluarga Besar atau Extended Family
  3. Keluarga Campuran atau Blended Family
  4. Keluarga Menurut Hukum Umum atau Common Law Family
  5. Keluarga Orang Tua Tunggal atau Single Parent
  6. Keluarga yang Hidup Bersama atau Communal Family
  7. Keluarga Serial atau Serial Family
  8. Keluarga Gabungan atau Composite Family
  9. Keluarga yang Tinggal Bersama atau Cohabitation Family

Penjelasan mengenai 9 jenis keluarga berdasar susunan anggota keluarga dapat di baca di artikel selanjutnya.

Bentuk Keluarga Berdasar Kekuasaan

Jika melihat kekuasaan, kekuasaan di dalam keluarga bersumber dari ayah atau ibu. Jika kekuasaan keluarga lebih banyak dipegang oleh Ayah, maka bentuk keluarga tersebut dinamakan Patriakal. Sedangkan jika kekuasaan dan keputusan banyak dikuasai oleh pihak ibu, maka bentuk keluarga tersebut dinamakan Matriakal. Jika komposisi kekuasaan dan keputusan seimbang, maka disebut dengan Equalitarium.

Demikian berbagai macam dan bentuk bentuk keluarga dari perspektif sosiologi. Dalam materi selanjutnya, silahkan pahami mengenai fungsi keluarga dalam sosiologi dan para ahli.

Incoming search terms:

  • bentuk bentuk keluarga
  • jenis jenis keluarga
  • jenis keluarga
  • Bentuk keluarga
  • https://sosioekonomi com/bentuk-bentuk-keluarga-dan-jenis-keluarga/
  • bentuk atau jenis jenis keluarga
  • bentu bentuk keluarga
  • Gambarkan nuklir family dan ekstenaid terkait dengan klin atau marga
  • 3 bentuk keluarga
  • bentuk-bentuk keluarga
Fungsi Keluarga Menurut Friedman, Ahli Sosiologi

Fungsi Keluarga Menurut Friedman, Ahli Sosiologi

Fungsi keluarga dalam sosiologi dilihat dari sejauh mana peran keluarga dalam membentuk pribadi yang siap untuk menjalankan peran dan fungsinya dalam proses sosialisasi di lingkungan masyarakat secara luas. Fungsi keluarga ini sangat penting dan tidak tergantikan oleh apapun, oleh karena itu, mereka yang tidak memiliki keluarga cenderung mengalami krisis sosial saat besosialisasi dan berinteraksi dalam masyarakat.

Fungsi Sosiologi Menurut Friedman

Ada pun beberapa fungsi sosiologi menurut para ahli, dalam hal ini kami menuturkan pendapat menurut Friedman. Berdasarkan hasil pemikirannya, Friedman mengemukakan beberapa poin berikut:

  1. Fungsi Aktif

Friedman menganggap bahwa keluarga turut berperan serta dalam membentuk kepribadian seseorang karena keluarga merupakan lingkup kecil yang mengajarkan berbagai hal. Nilai yang diajarkan dalam keluarga tersebut akan membantu seseorang dalam mempersiapkan dirinya sebelum berinteraksi dengan masyarakat luas.

  1. Fungsi Sosialisasi

Fungsi sosiologi menurut para ahli, dalam hal ini Friedman mengungkapkan keluarga merupakan tempat terbaik untuk seseorang dalam belajar melakukan interaksi sosial dan mengemban peran dan tugasnya dalam lingkungan tersebut.

  1. Fungsi Reproduksi

Maksudnya, keluarga juga berfungsi untuk melestarikan keturunan karena keluarga akan selalu memiliki rencanan untuk menambah momongan untuk menciptakan generasi penerus.

  1. Fungsi Ekonomi

Friedman juga berpendapat bahwa selain memberikan beberapa hal diatas, keluarga juga berfungsi sebagai alat pemenuh kebutuhan. Secara finansial, keluarga harus bisa memenuhi kebutuhan setiap anggotanya dengan mencari penghasilan.

  1. Fungsi Perawatan

Terakhir, fungsi utama dari keluarga adalah menjaga kesehatan setiap anggotanya agar mereka dapat memikul peran dan tugasnya di lingkungan keluarga dan masyarakat umum.

Demikian pendapat para ahli mengenai fungsi keluarga dalam sosiologi. Ada pun beberapa fungsi utama keluarga yang sering dikaji dalam ilmu sosiologi.

fungsi keluarga menurut Friedman

Keluarga merupakan salah satu kajian yang menyenangkan karena ini merupakan ruang lingkup terkecil dari proses sosialisasi. Sukses tidaknya seseorang juga banyak dipengaruhi oleh lingkungan keluarganya. Keluarga yang menanamkan nilai-nilai positif akan membentuk individu yang akan selalu membawa dan mengamalkan nilai positif tersebut. Pun sebaliknya.

Fungsi Keluarga dalam Sosiologi

Selanjutnya, mari kita lihat lebih jelas mengenai fungsi keluarga secara umum.

  1. Fungsi Reproduksi

Manusia akan selalu berkembang biak, baik untuk memenuhi kebutuhan psikisnya atau pun untuk menjaga kelestarian generasinya. Keluarga merupakan salah satu cara untuk menjaga kelestarian manusia. Tidak heran jika dalam sudut pandang sosiologi, keluarga memiliki fungsi reproduksi, yakni cara dimana manusia tetap mempertahankan keturunannya.

  1. Fungsi Kasih Sayang atau Affection

Keluarga merupakan tempat dimana setiap anggotanya mendapatkan kasih sayang dari anggota yang lain. Dan tempat dimana seseorang memberikan kasih sayang sebagai hubungan timbale balik. Inilah salah satu fungsi keluarga dalam islam yang selalu dijunjung tinggi.

  1. Fungsi Sosialisasi

Tujuan utama keluarga adalah membentuk pribadi individu yang mengerti mengenai perannya di masyarakat. Dengan adanya intensitas interaksi yang tinggi di lingkungan keluarga, maka akan terbentuk pribadi yang dapat bersosialisasi dengan baik di masyarakat yang jauh lebih kompleks. Dengan interaksi di lingkungan yang kecil (keluarga), individu dapat mengamati peran dan fungsinya dalam lingkungan tersebut.

  1. Fungsi Perlindungan

Fungsi perlindungan merupakan salah satu bentuk perubahan dan pergeseran fungsi keluarga. Dalam hal ini, keluarga merupakan tempat yang seharusnya memberikan rasa aman untuk setiap anggotanya dan setiap anggota tersebut pun saling memberikan keamanan satu sama lain.

  1. Fungsi Ekonomi

Keluarga juga menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, termasuk dalam perspektif ekonomi. Keluarga, melalui ayah atau ibu, menjadi tempat yang tepat untuk individu dalam menenuhi kebutuhan dasarnya hingga individu tersebut dapat mencari penghasilan sendiri.

  1. Fungsi Religius

Salah satu fungsi keluarga dalam islam dan juga perspektif ilmu sosiologi adalah fungsi religious. Keluarga menjadi tempat pertama seseorang memperoleh nilai nilai agama yang menjadi pegangan hidup seseorang.

  1. Fungsi Pendidikan

Keluarga juga menjadi tempat individu mengerti tentang kehidupan, belajar melalui hal kecil hingga sarana untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Keluarga selayaknya menyediakan pendidikan yang layak bagi setiap anggotanya.

  1. Fungsi Rekreasi

Selain menjadi tempat untuk mendapatkan pendidikan yang layak, keluarga juga harus menjadi tempat yang tepat untuk mendapatkan kebahagian, baik melalui rekreasi atau pun interaksi yang terjadi di dalamnya.

  1. Fungsi Penentu Status

Seseorang dapat memperoleh gelar jika dilahrikan dari keluarga tertentu karena dalam beberapa aspek, status seseorang didapat dari garis keturunan. Ini merupakan contoh terakhir mengenai fungsi keluarga dalam sosiologi.

Dalam perkembangannya, fungsi-fungsi tersebut mengalami pergeseran dan diprediksikan akan terus berkembang dan bertambah.

**

Demikian uraian lengkap tentang fungsi keluarga menurut ahli sosiologi, Friedman, maupun dalam cakupan yang lebih luas. Semoga ulasan dari sosioekonomi.com bermanfaat!

Incoming search terms:

  • fungsi keluarga menurut para ahli
  • fungsi keluarga menurut friedman
  • fungsi keluarga dalam sosiologi
  • fungsi keluarga menurut sosiolog
  • fungsi keluarga menurut para sosiolog
  • fungsi keluarga sosiologi
  • fungsi sosiologis keluarga
  • fungsi keluarga menurut sosiologi
  • fungsi keluarga menurut soksiolog
  • fungsi sosiologi dalam keluarga
error: Content is protected !!