Faktor, Elastisitas, Pengertian Teori Permintaan dan Penawaran

Faktor, Elastisitas, Pengertian Teori Permintaan dan Penawaran

Sebagai seorang pelajar atau mahasiswa ekonomi, teori permintaan dan penawaran wajib diketahui. Ini merupakan salah satu teori wajib yang harus dipahami di luar kepala. Jika dasar hukum ekonominya saja tidak tahu, bagaimana bisa mengerti hukum ekonomi lain yang lebih kompleks?

Namun tidak usah khawatir, bila kamu belum mengerti tentang teori permintaan dan penawaran, atau yang juga dikenal sebagai teori supply and demand, kali ini sosioekonomi.com akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan pengertian teori permintaan dan penawaran lengkap beserta dengan pengertian supply, pengertian demand, dan juga faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran barang. Mari kita telaah satu per satu!

Pengertian Permintaan (Demand) dan Penawaran (Supply)

Untuk pembahasan yang pertama, kita akan membahas mengenai pengertian atau definisi Permintaan (Demand).

  • Pengertian Permintaan (Demand)

Definisi permintaan atau demand adalah suatu kondisi dimana seseorang/masyarakat ingin membeli atau meminta barang dengan harga tertentu di suatu periode. Permintaan dari beberapa orang yang terkumpul di periode yang sama juga bisa dikatakan sebagai permintaan pasar.

Gampangnya, pengertian permintaan adalah saat kamu membutuhkan sesuatu dan kamu harus membelinya. Permintaan tersebut bisa dimanfaatkan oleh penyedia barang untuk menawarkan (supply) barang yang kamu perlukan. Dari sini, ada keterkaitan satu sama lain antara orang yang meminta dan orang yang menawarkan barang.

Dalam kehidupan nyata, contoh penawaran dan permintaan bisa kita lihat di pasar. Pembeli datang dengan berbagai permintaan, sedangkan penjual telah siap menawarkan barang dagangan yang dimiliki. Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan permintaan (demand), kini kamu lebih mudah memahami apa yang dimaksud dengan supply (penawaran) dalam ilmu ekonomi.

  • Pengertian Penawaran (Supply)

Definisi penawaran adalah ketersediaan suatu komoditas yang dijual dalam harga tertentu di suatu periode tertentu. Di dalam ekonomi, dikenal yang dinamakan bunyi hukum penawaran. Untuk lebih jelasnya, mari kita gali lebih jauh apa yang dimaksud dengan hukum permintaan dan penawaran.

gambar-teori-supply-and-demand

Bunyi Hukum Permintaan dan Penawaran

  1. Bunyi hukum permintaan dan penawaran yang pertama adalah; saat harga barang murah, maka jumlah permintaan barang tersebut juga makin banyak. Tapi jika harga barang mahal, maka permintaan barang tersebut semakin sedikit.

Ini gampang dipahami, contoh bunyi hukum permintaan dan penawaran yang pertama; saat harga tanah turun, permintaan atau jumlah pembeli rumah semakin banyak. Dan sebaliknya, saat harga tanah meningkat, permintaan atau pembeli rumah semakin sedikit.

Bunyi hukum permintaan dan penawaran pertama ini berlaku bila cateris paribus. Apa yang dimaksud cateris paribus? Jika kamu belum tahu, cateris paribus adalah sebuah perumpamaan jika semua asumsi diabaikan.

  1. Bunyi hukum penawaran berbunyi jika harga naik maka barang yand ditawarkan juga meningkat demi mendapat keuntungan yang besar. Bunyi hukum penawaran dalam ekonomi yang kedua tidak memiliki persyaratan khusus. Jika yang pertama harus dalam kondisi cateris paribus, yang kedua ini berbeda. Hukum penawaran kedua ini dilihat dari sudut pandang penjual (supplier).

Penjual atau yang member penawaran (supplier) akan memperbanyak stok barang jika harga barang tersebut sedang naik. Mereka beranggapan, semakin tinggi harga barang, semakin besar keuntungan. Maka, semakin stok barang mahal yang mereka punya, semakin besar pula keuntungan mereka.

Di sisi lain, konsumen mungkin tidak membeli barang mahal terlalu banyak karena kondisi ekonomi mereka. Tapi di mata penjual, ini adalah kesempatan memperbanyak keuntungan, tidak peduli konsumen membeli atau tidak karena tujuannya adalah mencari keuntungan yang sebesar besarnya.

Itulah yang dimaksud dengan bunyi hukum supply and demand. Untuk lebih mengerti teori tentang permintaan dan penawaran, akan lebih baik jika kamu melihat beberapa makalah teori permintaan dan penawaran dalam bentuk pdf. Ada banyak makalah teori permintaan dan penawaran pdf yang bisa kamu download di internet sebagai referensi tambahan.

Kini, setelah mengetahui pengertian supply, pengertian demand, dan juga contoh permintaan dan penawaran, mari kita lihat faktor faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran. Dengan demikian, kamu bisa lebih paham tentang supply and demand. Bahwa permintaan dan penawaran barang memiliki faktor yang membuat keduanya saling berhubungan.

Apa Saja Faktor Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran?

Faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran ini saling berkaitan. Kita coba telaah satu per satu, mulai dari faktor yang mempengaruhi permintaan dan faktor yang mempengaruhi penawaran.

Faktor Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

  • Tingkat Pendapatan

Semakin besar tingkat pendapatan seseorang, semakin tinggi tingkat permintaan. Gampangnya, orang yang kaya bisa beli apa aja. Tapi kalau miskin, mereka akan mikir-mikir untuk membeli barang.

  • Harga Barang Utama

Harga barang juga menentukan banyaknya permintaan. Harga barang pasti berkebalikan dari permintaan. Semakin murah sebuah barang, semakin banyak pembeli. Dan sebaliknya.

  • Harga Barang Pengganti atau Barang Subtitusi

Barang utama contohnya pertamax. Barang pengganti contohnya premium (yang lebih murah dari pertamax). Keduanya beda jenis, tapi memiliki fungsi yang sama. Jika pertamax naik, banyak orang yang lebih memilih premium yang lebih murah. Tidak heran jika permintaan terhadap premium lebih banyak dari pertamax.

  • Perkiraan Harga di Masa Depan

Bila harga suatu barang tersebut naik di masa depan, maka akan semakin banyak permintaan. Contohnya rumah. Kita ingin memiliki rumah karena tahu bahwa harga rumah akan naik di masa depan. Inilah prinsip investasi.

  • Kecocokan Terhadap Barang

Setiap orang memiliki selera. Barang yang bisa memenuhi criteria dan selera orang, pasti akan laku dipasaran. Artinya, barang yang sesuai selera masyarakat akan memiliki banyak permintaan. Trend juga mempengaruhi selera kita.

  • Faktor yang Lain

Ada banyak faktor faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran lainnya seperti kondisi lingkungan, negara, cuaca dan hal lain yang bisa mempengaruhi teori permintaan dan penawaran.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan. Faktor tersebut aan mempengaruhi pergerakan kurva permintaan terhadap kurva penawaran. Selanjutnya, mari kita cari tahu apa saja faktor penawaran.

Faktor Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

  • Faktor Produksi

Biasanya, barang yang dibuat dengan proses yang rumit dan membutuhkan biaya mahal akan diproduksi lebih sedikit. Tentunya harga yang ditawarkan jauh lebih mahal karena keuntungan juga digunakan untuk menutup biaya produksi.

  • Pajak Barang

Ayam KFC lebih mahal daripada ayam goreng pinggir jalan. Ini merupakan contoh bahwa dalam hukum penawaran, pajak sangat berpengaruh. Jika suatu barang dikenai pajak, maka penawaran terhadap barang tersebut akan naik.

  • Profit Perusahaan

Jika perusahaan ingin mencari keuntungan yang besar, maka mereka akan menawarkan barang dengan harga setinggi-tingginya agar mendapat untung besar.

  • Ekspektasi dan Perkiraan Harga Masa Depan

Bila harga suatu barang di masa depan akan terus naik, maka perusahaan akan semakin banyak memproduksi dan menawarkan barang tersebut. Developer rumah contohnya, mereka terus menerus membangung perumahan karena tahu bahwa harga rumah akan selalu naik di masa depan.

  • Barang Lain yang Lebih Murah

Bila ada produk yang sama dan dijual dengan harga yang lebih murah, maka penawaran akan semakin sedikit. Ini karena permintaan masyarakat terhadap barang yang mahal menurun. Secara logika, kita lebih memilih barang murah daripada yang mahal kan?

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran. Dalam teori permintaan dan penawaran, juga dikenal dengan istilah keseimbangan harga. Dalam bahasa yang lebih komplek, inilah apa yang dimaksud dengan equilibrium dalam ekonomi.

Apa yang dimaksud dengan equilibrium dalam ekonomi adalah saat dimana harga barang di kurva permintaan bertemu dengan titik kurva penawaran. Atau dengan kata lain, ini adalah titik kesepakatan. Jadi, apa arti equilibrium?

Singkatnya, arti equilibrium adalah titik bertemunya kurva permintaan dan kurva penawaran subuah produk. Dalam praktektnya, harga keseimbangan atau bahasa kerennya harga equilibrium dijadikan patokan harga suatu barang dalam suatu periode tertentu.

Dalam kehidupan nyata, harga equilibrium merupakan harga kesepakatan antara penjual dan pembeli. Selanjutnya, kita akan membahas mengenai elastisitas permintaan dan penawaran.

Apa yang Dimaksud dengan Elastisitas Permintaan Dan Penawaran?

Singkatnya, elastisitas merupakan tolak ukur akan permintaan dan juga penawaran. Tujuan dari konsep elastisitas adalah mengukur respon konsumen terhadap penawaran harga barang. Konsep elastisitas juga sering digunakan untuk memprediksi apa yang akan terjadi bila sebuah barang memiliki kenaikan harga.

Sebagai pelajar atau mahasiswa ekonomi, pengertian elastisitas permintaan dan penawaran harus dipahami agar kita dapat mengukur dampak perubahan terhadap kenaikan suatu barang. Adapun faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran.

Elastisitas Permintaan

1.Potensi Pendapatan untuk Belanja Barang

Bila masyarakat memiliki pendapatan yang besar untuk dibelanjakan, maka permintaan terhadap barang itu elastic.

2.Ketersediaan Barang Subtitusi di Pasar

Produk yang punya barang pengganti cenderung memiliki permintaan yang elastis. Pun sebaliknya, produk yang tidak memiliki barang pengganti memiliki permintaan yang tidak elastic.

3.Periode Waktu Permintaan

Barang yang memiliki banyak permintaan dalam jangka waktu yang lama bersifat elastis. Sedangkan barang yang memiliki permintaan dalam waktu yang pendek memiliki sifat tidak elastis karena pasar membutuhkan waktu yang lama untuk menerima sebuah perubahan barang.

Agar lebih jelas, ada beberapa jenis permintaan berdasarkan dari nilai elastisitas:

  1. Permintaan Elastis Tidak Sempurna; harga yang berubah tidak memberikan pengaruh terhadan permintaan barang.
  2. Permintaan Elastis Sempurna; erubahan harga mempengaruhi naik atau turunnya permintaan.
  3. Permintaan Elastis Uniter; apa yang dimaksud dengan elastisitas uniter? Juga bisa disebut dengan elastisitas bernilai 1. Ini merupakan kondisi dimana harga dan jumlah produk yang diminta bisa berubah dalam jumlah yang sama.
  4. Permintaan Tidak Elastis; adanya perubaan harga yang berpengaruh terhadap permintaan di lingkup yang kecil.
  5. Permintaan Elastis; ini merupakan kebalikan dari permintaan tidak elastis. Dimana perubahan harga juga mempengaruhi perubahan permintaan. Hanya saja ini terjadi dalam skala atau ruang lingkup yang lebih besar.

Sekarang, kita jadi lebih tahu apa yang dimaksud dengan elastisitas permintaan beserta dengan jenis permintaan berdasar nilai elastisitas dan faktor faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan. Sekarang, mari ke topik selanjutnya.

Elastisitas Penawaran

Ada beberapa faktor penentu elastisitas penawaran. Untuk lebih jelasnya, mari lihat poin berikut ini.

1. Perubahan Biaya Produksi Barang

Jika sebuah barang dibuat dengan biaya produksi tinggi, maka ada potensi penawaran tidak elastis.

2. Periode Waktu Analisis Penawaran

Biasanya, penawaran sebuah barang dalam periode waktu yang lama akan membuat penawaran terhadap barang tersebut elastis. Dan sebaliknya, perusahaan tidak bisa mengubah barang dengan cepat.

Lalu, ada beberapa jenis elastisitas penawaran dalam ekonomi. Mari kita lihat jenis-jenis elastisitas penawaran:

  1. Penawaran Tidak Elastis
  2. Penawaran Elastisitas Sempurna
  3. Penawaran Elastis
  4. Penawaran Elastisitas Sempurna
  5. Penawaran Elastisitas Uniter

Sekian pembahasan lengkap mengenai teori permintaan dan penawaran beserta beberapa informasi penting lain yang berhubungan dengan teori supply dan demand. Jika kamu mencari makalah teori permintaan dan penawaran dalam bentuk pdf atau word, silahkan hubungi admin sosioekonomi.com melalui email.

Incoming search terms:

  • pengertian dan faktor elastisitas permintaan
  • yang mencetuskan teori elasitas
  • permintaan atau penawaran yang pertama
  • pengertian teori elastisitas
  • Pengertian elastisitas macam2 dan faktor yg mempengaruhi permintaan dan penawaran
  • memahami hukum permintaan penawaran konsep elastisitas dan harga keseimbangan pasar
  • maksud permintaan dalam sosiologi
  • faktor penyebab teori permintaan dan elastisitas permintaan
  • faktor faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran
  • definisi elastisitas permintaan dan faktor yang mempengaruhinya
error: Content is protected !!