Jenis Jenis Pengangguran dan Contoh Lengkapnya

Jenis Jenis Pengangguran dan Contoh Lengkapnya

Jenis Jenis Pengangguran – Orang yang tidak memiliki pekerjaan kerap disebut dengan pengangguran. Namun apakah definisi pengangguran secara umum sama dengan arti pengangguran dalam ilmu ekonomi? Pengangguran merupakan masalah yang hampir dirasakan oleh berbagai negara. Ini merupakan masalah ekonomi makro yang dapat memberikan pengaruh secara langsung terhadap sebuah Negara. Tidak heran bila pemerintah selalu berupaya untuk mencari tahu cara mengatasi pengangguran, baik dengan bekerja sama dengan investor untuk membuka lapangan pekerjaan, maupun dengan memberikan pelatihan keterampilan melalui balai sosial.

Dampak pengangguran bagi suatu negara merupakan ancaman bagi negara tersebut karena mereka bisa kehilangan penduduk usia muda. Pemuda yang memiliki masa depan cerah cenderung pergi ke luar negeri dan bekerja di negeri seberang. Contoh dampak pengangguran di Indonesia lainnya adalah tingginya tingkat kriminalitas. Orang yang tidak memiliki pekerjaan cenderung melakukan hal nekat demi mendapatkan uang, termasuk merampok, mencuri bahkan membunuh. Tidak heran jika pemerintah mencari cara mengatasi pengangguran dari berbagai aspek.

Dalam sudut pandang umum, pengertian pengangguran adalah orang yang tidak atau sedang mencari pekerjaan. Lebih spesifik, menurut Survey Keadaan Angkatan Kerja Nasional mengungkapkan bahwa pengertian pengangguran ada 4, yakni;

  • Orang yang sedang mencari pekerjaan karena tidak memiliki pekerjaan
  • Orang yang sedang membangun usaha dan atau menyiapkan lapangan usaha baru
  • Orang yang tidak mencari kerja karena percaya bahwa mereka tidak memiliki kemampuan untuk bekerja
  • Orang yang sudah punya pekerjaan, tapi belum mulai bekerja

Masalah pengangguran tentu menjadi masalah global. Bukan hanya di Indonesia saja, bahkan negara maju seperti Amerika Serikat juga menghadapi masalah yang sama; pengangguran.

Contoh dan Jenis Jenis Pengangguran

Namun ada beberapa jenis jenis pengangguran yang diklasifikasikan berdasarkan latar belakang dan alasan mengapa golongan ini tidak memiliki pekerjaan. Mereka dikelompokkan berdasarkan sifat dan ciri ciri pengangguran. Dua jenis pengangguran tersebut, yakni berdasarkan jumlah jam kerja dan jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya.

  1. Pengangguran Berdasarkan Jumlah Jam Kerja

Pengangguran Terselubung atau Pengangguran Tersembunyi

Pengertian pengangguran terselubung adalah tenaga kerja atau orang yang bekerja tidak maksimal karena sebenarnya sudah banyak tenaga kerja tersedia. Contoh pengangguran terselubung adalah seorang anak yang turut bekerja menggarap sawah. Padahal sudah ada cukup 1 orang untuk menggarap 1 sawah. Tapi karena anak tersebut tidak memiliki pekerjaan, pemilik sawah terpaksa mempekerjakan anak itu untuk membantu buruh tani yang sudah ada.

Pengangguran Terbuka

Pengertian pengangguran terbuka adalah orang yang sedang mencari pekerjaan, baik sebelumnya orang tersebut pernah bekerja atau baru pertama kali mencari pekerjaan. Orang yang tidak mencari pekerjaan karena pesimis juga termasuk dalam pengangguran terbuka. Contoh pengangguran terbuka adalah mahasiswa yang baru lulus kuliah dan sedang mencari pekerjaan untuk pertama kalinya.

Setengah Pengangguran

Pengertian setengah pengangguran adalah mereka yang bekerja kurang dari jam kerja pada umumnya. Misalkan jam kerja normal adalah 8 jam per hari, 6 hari per minggu, maka orang yang bekerja kurang dari jam tersebut dikategorikan dalam jenis setengah pengangguran. Contoh setengah pengangguran adalah pekerja paruh waktu (part-time) seperti penjaga toko, pengasuh bayi, dan kurir.

Demikian salah satu dari beberapa jenis jenis pengangguran dan contoh dalam kehidupan nyata. Untuk selanjutnya, kita akan melihat jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya dan contoh dalam kehidupan nyata.

  1. Jenis Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebabnya

Salah satu pemerhati ekonomi di Indonesia, Sadono Sukirno, menyebutkan ada beberapa penyebab pengangguran yang bisa dibedakan dalam beberapa katogori:

Pengangguran Struktural

Pengertian pengangguran struktural adalah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan karena adanya perubahan struktur dalam ekonomi Negara. Contoh pengangguran struktural adalah petani yang kehilangan pekerjaannya karena tanah garapannya diubah menjadi pabrik. Petani tersebut tidak memiliki keterampilan dalam mengoperasikan mesin pabrik dan akhirnya menjadi pengangguran struktural. Jenis pengangguran ini terjadi saat revolusi Industri dan diprediksi akan terjadi lagi beberapa tahun mendatang.

Pengangguran Siklis atau Konjungtural

Pengertian pengangguran konjungtural atau siklis adalah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaannya karena keadaan ekonomi yang buruk seperti krisis moneter. Contoh pengangguran konjungtural atau siklis terjadi pada saat tahun 1998 dimana banyak pabrik tutup karena bangkrut dan pabrik harus memecat semua karyawan.

Pengangguran Friksional

Pengertian pengangguran friksional adalah tenaga kerja yang memiliki kemampuan tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Contoh pengangguran friksional adalah sarjana pertanian yang menganggur karena tidak ada lapangan pekerjaan di bidang pertanian yang baik di Indonesia. Mereka menganggur karena gelar atau kemampuan mereka tidak sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia.

Pengangguran Teknologi

Pengertian pengangguran teknologi adalah tenaga kerja yang tidak memiliki pekerjaan karena tidak memiliki kemampuan dalam mengoperasikan teknologi. Contoh pengangguran teknologi adalah tukang pos yang sekarang tidak memiliki pekerjaan karena bertukar pesan kini lebih mudah sejak adanya teknologi berupa ponsel.

Demikian beberapa contoh dari jenis jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya. Untuk memperkaya pengetahuan, mari kita lihat beberapa jenis pengangguran berdasarkan pada ciri cirinya.

  1. Jenis Jenis Pengangguran Berdasarkan Ciri-Cirinya

Dalam ekonomi kita juga melihat sudut pandang lain, yakni berdasarkan ciri-cirinya pengangguran dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

Pengangguran Musiman

Pengertian pengangguran musiman adalah tenaga kerja yang harus kehilangan pekerjaan di saat-saat tertentu. Contoh pengangguran musiman adalah petani cengkih yang tidak bekerja selama musim hujan karena tanaman tidak dapat tumbuh subur di musim ini.

Pengangguran Terbuka

Pengertian pengangguran terbuka adalah tenaga kerja yang tidak punya pekerjaan karena sempitnya lapangan kerja. Lowongan kerja yang sedikit dan pencari kerja yang banyak merupakan penyebab pengangguran terbuka. Contoh pengangguran terbuka adalah mahasiswa yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan karena kesempatan atau lowongan kerja yang sedikit.

Pengangguran Voluntary

Pengertian pengangguran voluntary adalah orang yang tidak bekerja karena mereka sudah kaya. Contoh pengangguran voluntary adalah anak orang kaya yang secara sukarela tidak bekerja karena memiliki puluhan rumah kontrakan.

Demikian beberapa jenis pengangguran berdasarkan pada ciri-cirinya. Selanjutnya, kita akan membahas menganai cara mengatasi pengangguran secara umum yang kerap dilakukan oleh suatu negara untuk mengurangi dampak pengangguran.

Cara Mengatasi Pengangguran Secara Umum

Dalam usaha pemerintah dalam mengatasi kemiskinan dan mengurangi pengangguran, ada beberapa cara mengatasi pengangguran secara umum yang kerap dilakukan oleh suatu negara. Meski ada beberapa cara khusus untuk mengatasi pengangguran teknologi, siklis, dan friksional, berikut upaya yang sering dilakukan pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

  • Mendatangkan Investor

Salah satu contoh nyata pemerintah dalam mengatasi pengangguran adalah bekerja sama dengan investor. Proses perijinan pembuatan usaha yang mudah membuat investor membuka pabrik baru dan menyerap pengangguran dan tenaga kerja di sekitar pabrik. Contoh mengatasi pengangguran ini ada di kota Purbalingga, dimana pabrik bulu mata palsu dapat mempekerjakan ribuan wanita di sekitarnya.

  • Meningkatkan Fungsi Balai Pelatihan Kerja

Pemerintah melalui salah satu lembaganya kerap mengadakan pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Dengan membuka pelatihan khusus tenaga kerja, diharapkan banyak orang yang memiliki keterampilan dan akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan.

  • Transmigrasi

Persebaran penduduk yang tidak rata juga merupakan salah satu penyebab pengangguran. Pemerintah masih membuka program transmigrasi untuk meratakan jumlah penduduk di Indonesia. Dengan persebaran penduduk yang rata, diharapkan lapangan kerja bisa terbuka.

  • Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Salah satu cara mengatasi pengangguran juga bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan lahirnya anak muda potensial dan berpendidikan, diharapkan mereka bisa berkompetisi dalam memenangkan persaingan kerja.

  • Membuka Lapangan Kerja Baru

Ini merupakan salah satu cara mengatasi pengangguran yang sering dilakukan. Pemerintah bekerja sama dengan beberapa perusahaan swasta untuk membuka lapangan kerja baru yang dapat mengurangi pengangguran.

**

Dengan mengetahui jenis jenis pengangguran beserta contohnya, diharapkan siswa dapat memahami masalah yang ada pada ekonomi makro di Indonesia. Kami juga telah memaparkan beberapa dampak pengangguran dan cara mengatasi pengangguran secara umum. Cantumkan sumber jika Anda ingin mengutip artikel dari situs sosioekonomi.com ini. Terima kasih, semoga bermanfaat!

Ulasan lengkap mengenai cara pemerintah mengatasi pengangguran ada di bawah ini:

Dampak dan Cara Mengatasi Pengangguran

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural

Incoming search terms:

  • jenis jenis pengangguran
  • jenis pengangguran
  • contoh pengangguran friksional
  • Contoh pengangguran
  • contoh pengangguran struktural
  • contoh pengangguran musiman
  • Jenis-jenis pengangguran
  • jenis jenis pengangguran dan contohnya
  • contoh pengangguran konjungtur
  • contoh pengangguran terselubung
error: Content is protected !!