Pengertian Interaksionisme Simbolik George H. Mead

Pengertian Interaksionisme Simbolik George H. Mead

Pengertian interaksionisme simbolik adalah sebuah cara untuk memahami interaksi melalui simbol yang dilakukan saat proses interaksi tersebut dilakukan. Hasil pemahaman dalam proses interaksi tidak didapat melalui tindakan verbal atau pun non-verbal, tetapi melalui simbol-simbol yang muncul saat proses interaksi. Asumsi dasar interaksi simbolik ini muncul berkat buah pikir George H. Mead dan para ahli lain seperti Herbert Blumer.

Secara singkat, interaksionisme simbolik merupakan sebuah interaksi antara dua orang atau lebih yang menggunakan simbol tertentu. Contoh interaksionisme simbolik adalah saat Andi sedang belajar dan adiknya yang bernama Edi datang. Andi menempelkan jari telunjuknya ke mulut, memberikan isyarat bahwa Edi harus diam karena Andi sedang belajar. Dengan memahami contoh interaksi simbolik tersebut, kami harapkan bahwa pembaca dapat memahami definisi atau pengertian interaksionisme simbolik dengan mudah.

gambar-pengertian-interaksionisme-simbolik

Teori Pengertian Interaksionisme Simbolik Menurut George H. Mead

Teori ini dipelopori oleh George H. Mead, yang memunculkan akar pemikiran tentang teori interaksi simbolik. Ia menuturkan bahwa pragmatisme dan behaviorsime merupakan akar pemikiran munculnya teori ini. Pragmatisme sendiri merupakan salah satu cabang dari Ilmu Filsafat yang menekankan pada 3 aspek penting dalam interaksi simbolik.

Aliran Pragmatisme

Pertama, kita harus melihat interaksi yang terjadi antara seseorang dengan dunia nyata. Yang kedua, pragmatism melihat bahwa orang/aktor dan juga dunia nyata merupakan serangkaian proses dinamis dan bukan merupakan unsur statis. Ketiga, pragmatism melihat bahwa aktor tersebut dapat mengartikan kehidupan sosial.

Intinya, pemikiran pragmatism melihat pada nilai guna dan manfaat. Contohnya, orang berinteraksi tanpa memperhatikan prosesnya karena hanya berpikir terhadap hasil. Misalkan, Andi ingin lanjut kuliah S2, dan ia tidak peduli dengan cara apa yang akan ia lakukan, yang penting ia dapat lanjut S2.

Aliran pragmatism juga banyak dipengaruhi oleh pikiran para ahli filsafat yang akhirnya diadopsi dalam ilmu sosiologi karena masih memiliki keterikatan dengan proses interaksi sosial.

Aliran Behaviorisme

George Herbert Mead berpendapat bahwa dalam bertindak/berperilaku, ada pengaruh yang menjadi latar belakang mengapa manusia melakukan sesuatu tersebut. George H. Mead juga membagi aliras Behaviorisme menjadi dua bagian lagi, seperti;

Behaviorisme Sosial

Mead berpendapat bahwa manusia telah melalui proses berpikir yang rasional sebelum bertindak. Misalkan, Andi sedang belajar dan diganggu oleh adiknya. Andi ingin marah, tapi ia berpikir bahwa marah bukan tindakan terpuji. Maka Andi hanya berpesan agar sang adik tidak mengganggunya. Perilaku Andi merupakan contoh Behaviorisme Sosial dalam kehidupan nyata.

George H. Mead juga berpendapat bahwa Behaviorisme Sosial inilah yang membedakan manusia dengan mahkluk lain, dalam hal ini; hewan. Manusia selalu berpikir sebelum bertindak, memperhitungkan potensi dan resiko yang didapat jika ia melakukan tindakan karena dibekali dengan otak. Sedangkan hewan hanya bertindak berdasarkan naluri dan pengalaman yang dimiliki.

George H. Mead juga menegaskan bahwa manusia lebih kreatif karena mengalami proses berpikir yang komplek. Proses berpikir itulah yang menentukan tindakan/perilaku yang menghasilkan pengalaman yang berguna dalam kehidupan umat manusia.

Behaviorisme Radikal

Proses Behaviorisme Radikal merupakan negasi dari Behaviorisme Sosial. Ahli yang turut menyumbangkan pemikirannya di aliran ini adalah John Watson. Ia berpendapat bahwa Behaviorisme Radikal adalah perilaku manusia yang dilakukan tanpa proses berpikir yang rasional sebagai respon dari sebuah rangsangan. John Watson juga berpendapat bahwa mekanisme ini sama dengan hewan, dimana hewan tidak pernah berpikir sebelum bertindak.

Demikian pengertian interaksionisme simbolik menurut para ahli, dalam hal ini George H. Mead yang merupakan salah satu ahli sosiologi yang berperan besar dalam perkembangan Ilmu Sosiologi. Dengan memahami konsep dasar mengenai teori interaksi simbolik, kini siswa lebih mudah dalam menyusun makalah contoh teori interaksionisme simbolik.

Isyarat Signifikan dan Non-Signifikan

Teori interaksi simbolik menurut George H. Mead juga membahas mengenai bahasa isyarat, yang merupakan salah satu jenis komunikasi non-verbal yang digunakan oleh umat manusia. Perkembangan bahasa begitu cepat dan telah membantu umat manusia berkomunikasi dengan orang yang berasal dari daerah lain.

George H. Mead berpendapat bahwa pengertian isyarat signifikan adalah sebuah gesture atau bahasa tubuh yang mudah dipahami oleh orang lain. Hanya dengan memberikan isyarat tertentu, orang lain dapat mengerti arti yang dimaksud tanpa perlu berpikir. Contohnya adalah ibu jari yang diacungkan, yang merupakan isyarat global yang menandakan OK, atau baik-baik saja.

Sedangkan pengertian isyarat non-signifikan adalah kebalikannya, yaitu gesture atau bahasa tubuh yang sulit dimengerti oleh orang lain. Diperlukan pemahaman atau intrepretasi untuk mengetahui dari isyarat yang diberikan. Isyarat non signifikan biasanya hanya dimengerti oleh orang atau kaum-kaum tertentu dan digunakan sebagai isyarat khusus untuk berkomunikasi secara internal oleh kaum tersebut.

Itulah perbedaan isyarat signifikan dan non-signifikan yang masih erat kaitannya dengan pengertian interaksionisme simbolik yang diungkapkan oleh George Mead. Adapun pendapat lain tentang teori interaksionisme simbolik menurut Herbert Blumer yang bisa dibaca di halaman selanjutnya dalam website ini.

Teori Pertukaran Sosial Homans dan Peter Blau

Teori Pertukaran Sosial Homans dan Peter Blau

Teori Pertukaran Sosial merupakan salah satu teori Sosiologi Modern yang menyatakan bahwa di dalam sebuah hubungan sosial ada unsur timbal balik, reward atau ganjaran, dan juga keuntungan yang saling mempengaruhi satu sama lain. Teori Pertukaran Sosial menganalisis tentang bagaimana hubungan manusia dengan orang lain dalam sebuah aktivitas yang menghasilkan hubungan timbal balik. Teori ini dikemukakan pertama kali oleh George C. Homans hingga selanjutnya, seorang mahasiswa Elmhurts College bernama Peter Blau mengembangkan teori pertukaran.

Meski diklasifikasikan dalam Teori Sosiologi Modern, namun Teori Pertukaran Sosial muncul dengan latar belakang ekonomi mikro, yakni saat seseorang memiliki motif untuk mendapatkan sesuatu atau untuk menghindar dari hukuman yang akan diterima jika orang tersebut tidak melakukan sesuatu. Singkatnya, orang melakukan sesuatu guna mendapatkan hal lain yang diinginkannya. Orang bekerja untuk mendapatkan uang. Orang bekerja agar tidak dimarahi oleh atasannya. Itulah esensi dari teori pertukaran dalam sudut pandang Ekonomi dan Sosiologi.

gambar-teori-pertukaran-sosial

Teori Pertukaran Sosial George Homans

Teori Pertukaran Sosial menurut George C. Homans bermula dari teori perilaku (behaviorism) dan juga teori pilihan rasional. Teori Behaviorisme menjelaskan tentang tingkah laku seseorang di sebuah lingkungan dan juga dampak yang didapatkan orang tersebut dari lingkungannya. Sedangkan teori Rasional merupakan sebuah teori yang menjelaskan bahwa manusia melakukan sesuatu berdasarkan nalar dan rasionalitas pikiran. Teori Rasionalitas ini melihat bahwa perilaku sosial merupakan buah  pertukaran dari sebuah aktivitas dari 2 orang atau lebih

Teori Pertukaran Sosial George Homans juga mengemukakan beberapa preposisi mengenai perilaku sosial manusia dalam aktivitas sehari-hari. Dengan memahami seluruh proposisi ini, anda akan lebih mudah dalam menyusun tugas pdf atau menyusun makalah Teori Pertukaran Sosial;

  1. Proposisi Sukses

George Homans berpendapat bahwa jika suatu tindakan yang dilakukan manusia dapat menghasilkan imbalan, maka manusia akan semakin sering melakukan tindakan tersebut agar mendapatkan imbalan atau reward. Contoh kasus proposisi sukses adalah dengan melakukan ibadah, manusia mendapatkan ganjaran berupa surga. Hasilnya, manusia rajin melakukan ibadah guna mendapatkan surga.

  1. Proposisi Stimulus

Homans berpendapat bahwa jika tiap rangsangan yang diberikan dapat menghasilkan imbalan, maka rangsangan atau stimulus makin sering diberikan. Contoh kasusnya adalah dengan memberikan rangsangan pada marketing produk berupa imbalan tambahan uang makan.

  1. Proposisi Nilai

George Homans dalam teori pertukaran berpendapat bahwa jika sebuah tindakan memberikan nilai positif bagi seseorang, maka orang tersebut akan melakukan tindakan yang sama berulang kali agar mendapatkan nilai positif tersebut.

  1. Preposisi Berkurangnya Kepuasan

Intinya, setiap orang memiliki titik jenuh. Tak heran jika seseorang telah mendapatkan reward yang sama berulang kali, maka tingkat kepuasan orang terhadap reward tersebut akan berkurang.

  1. Preposisi Tindakan Agresif-Menyenangkan

Perlu pemahaman dan contoh kasus agar anda dapat mengenai tentang proposisi ini. Proposisi Tindakan Agresif, seseorang gagal melakukan tindakan tertentu. Bukannya mendapatkan reward, orang tersebut justru mendapatkan hukuman. Hal tersebut menghasilkan tindakan agresif dan menjadi pelajaran bagi orang tersebut agar tidak melakukan kesalahan lagi. Proposisi Tindakan Menyenangkan, seseorang mendapatkan hadiah lebih dari apa yang ia bayangkan, maka orang tersebut akan menghasilkan tindakan yang menyenangkan dan cenderung melakukan tindakan yang sama berulang-ulang. Demikian ulasan tentang proposisi tindakan menyenangkan-agresif disertai contoh kasusnya.

  1. Proposisi Rasionalitas

Dalam memilih tindakan alternative, biasanya orang lebih memilih tindakan yang bernilai. Lalu, tindakan yang telah dipilih dilakukan lagi dan lagi untuk memperoleh keuntungan dan hasil yang lebih banyak.

Dengan mengetahui nilai dan juga esensi yang dikemukakan oleh George Caspar Homans mengenai teori pertukaran dalam ilmu sosiologi, siswa lebih mudah dalam merumuskan latar belakang untuk makalah dan tugas yang dibuat dalam file pdf. Selanjutnya, kita akan membahas tentang Teori Pertukaran Sosial menurut Peter Blau.

Teori Pertukaran Sosial Menurut Peter Blau

Jika George Caspar Homans melihat bahwa teori pertukaran terjadi karena ada beberapa unsur yang harus terpenuhi dan disertai dengan proposisi yang lengkap, teori pertukaran sosial menurut Peter Blau jauh lebih singkat. Peter Blau melihat bahwa teori pertukaran sosial hanya dipandang berdasarkan adanya Reward and Punishment.

Seseorang melakukan aktivitas hanya untuk mendapatkan keuntungan dan terhindar dari hukuman yang berlaku. Peter Blau juga membagi Reward (upah) dari 2 sifat dan jenis yang berbeda, seperti:

  1. Intrinsik, reward tidak melulu soal uang. Peter Blau berpendapat bahwa motif seseorang dalam melakukan hubungan sosial adalah untuk mendapatkan cinta, perhatian, kasih sayang dan juga kehormatan. Aspek Intrinsik melihat dari sisi perasaan manusia, sesuatu yang dapat membuat orang merasa senang.
  2. Ekstrinsik, reward yang diinginkan dari sebuah hubungan sosial berupa materi seperti uang, barang, pekerjaan dan juga hal lain. Peter Blau melihat bahwa dalam sebuah hubungan sosial, manusia selalu mencari keuntungan yang dapat menambah keuntungan secara materi.

Peter Blau melihat bahwa struktur sosial ada karena adanya interaksi dua orang atau lebih dan juga interaksi dengan kelompok lain. Konsep pertukaran sosial Peter Blau mengarah pada adanya ekspektasi seseorang tentang hadiah (reward) yang diinginkan dari hasil pertukaran yang dilakukan. Tapi, jika pertukaran tidak berjalan sesuai dengan ekspektasi atau tidak mendapatkan reward maka pertukaran tersebut akan diakhiri.

Sementara itu, bila memang hadiah (reward) yang diharapkan dapat terpenuhi, maka kemungkinan besar interaksi atau hubungan tersebut dapat terus berjalan. Jika ada ketidakseimbangan terkait hadiah yang diperoleh antara 2 pihak yang melakukan pertukaran interaksi maka kemungkinan akan terjadi kesenjangan dimana satu pihak lebih memegang kendali dari pihak yang lain. Semoga artikel di website https://sosioekonomi.com bermanfaat untuk pembaca.

Teori Dramaturgi Erving Goffman

Teori Dramaturgi Erving Goffman

Teori Dramaturgi Erving Goffman adalah sebuah pandangan mengenai kehidupan sosial yang dianggap mirip seperti sebagai sebuah pertunjukan drama dalam sebuah pertunjukkan. Erving Goffman menilai bahwa kehidupan sosial yang kita miliki sekarang seperti sebuah panggung sandiwara dimana setiap orang memiliki peran dan ‘alur cerita’ yang menghasilkan sebuah konflik dan gambaran kehidupan.

Dalam teori Erving Goffman, ia beranggapan bahwa peran yang dimainkan oleh aktor dilakukan dengan bahasa atau melalui gerakan. Erving Goffman menambahkan, dalam perannya, aktor tersebut juga memiliki atribut dan juga ekspresi yang mencerminkan perannya. Dramaturgi juga dianggap sebagai bagian dari interaksionalisme simbolik, yang menganggap bahwa interaksi yang terjadi bisa menghasilkan sebuah makna dan nilai.

Dalam teori Dramaturgi Erving Goffman berpendapat tentang analoginya tentang kehidupan dan panggung drama. Ia membagi 2 unsur wilayah yang ada dalam sebuah pertunjukkan;

  1. Front Region atau wilayah depan
  2. Back Region atau wilayah belakang

Teori Erving Goffman tentang Dramaturgi ini mencoba untuk membedah unsur-unsur Dramaturgi yang ada dalam sebuah pertunjukan drama. Front Region atau wilayah depan merupakan wilayah yang dapat dinikmati oleh penonton, yakni panggung yang dilihat dari tempat duduk penonton. Sedangkan Back Region atau wilayah belakang, adalah sebuah back stage yang merupakan tempat para aktor berlatih tentang peran yang dimainkan sebelum dibawakan ke panggung utama.

gambar-teori-dramaturgi-erving-goffman

Dalam asumsi teori Dramaturgi Erving Goffman juga mencoba membedah secara rinci tentang konsep Front Region, yang dibaginya menjadi dua bagian lagi. Berikut ulasan lengkapnya tentang Front Region;

  1. Personal Front

Personal Front merupakan persona dari pemeran. Personal Front juga dicerminkan dalam bahasa tubuh dan juga cara berbicara sang pemeran. Misalnya, aktor tersebut memiliki peran sebagai Kiyai, maka aktor tersebut harus memiliki tutur kata yang lembut, memiliki ekspresi wajah yang alim dan ramah, mengenakan pakaian serba putih dan sorban, dan beberapa hal yang berkaitan dengan persona seorang Kiyai alim pada umumnya.

2. Setting

Sedangkan setting diartikan sebagai latar atau tempat dimana peran tersebut dilakukan. Masjid merupakan setting tempat yang cocok untuk digunakan untuk memainkan drama dengan pemeran utama sang Kiyai. Setting lebih identik pada situasi fisik yang menggambarkan kondisi tertentu yang memperkuat peran aktor di dalam sebuah drama.

Dalam teorinya, Erving Goffman lebih menitikberatkan fokusnya pada interaksi yang terjadi dalam sebuah drama. Meski terlihat memiliki struktur yang jelas, namun dalam realita orang lebih cenderung untuk menampilkan sesuatu yang diinginkannya dan orang merasa perlu untuk menyembunyikan beberapa hal yang tak perlu diketahui oleh penonton.

Konsep Teori Dramaturgi Erving Goffman

Teori yang dikemukakan oleh Erving Goffman banyak dipengaruhi oleh George Herbert Mead dalam karya tulisnya yang berjudul The Self. Pendekatan Dramaturgi memiliki fokus pada bagaimana mereka melakukan peran yang baik dalam sebuah pertunjukkan drama. Ia tidak melihat motif di balik sebuah drama pertunjukkan, tetang mengapa orang melakukan drama dan apa yang ingin mereka lakukan dengan drama tersebut.

Teori Dramaturgi melihat pada dimensi impresif dan ekspresi dari suatu aktivitas manusia dalam sebuah drama dan juga kehidupan nyata. Konsep teori Dramaturgi Erving Goffman juga memiliki konsep seperti Impression Management, Outside, Mistification dan juga Dramaturgi Loyalty and Team.

Impression Management

Maksud dari Impression Management dalam teori Dramaturgis Erving Goffman adalah bagaimana seorang aktor membangun kesan yang sesuai dengan peran yang dimainkan. Misalnya, Andi berperan sebagai Kiyai. Maka kesan apa saja yang dapat dibangun oleh Andi? Dalam peran, Andi dapat membangun kesan sebagai Kiyai dengan cara berpenampilan rapi dengan baju koko lengkap beserta dengan sorban. Andi juga sering berada di Masjid dan mengaji. Andi juga sering berkotbah di acara-acara keagamaan. Dengan demikian, Andi sedang membangun peran sebagai Kiyai di mata penonton.

Outside

Dalam teori Dramaturgi Erving Goffman juga berbicara mengenai kebingungan penonton dalam sebuah pertunjukkan. Wilayah atau momen dimana penonton bingung terhadap situasi yang terjadi itulah yang dinamakan dengan Outside.

Contoh teori Dramaturgi tentang outside, Andi merupakan Kiyai yang dianggap alim dan sopan. Namun suatu saat, Anda terpergok sedang berada di sebuah Bar bersama teman wanita. Sikap/aktivitas kontradiktif itulah yang menimbulkan kebingungan di mata penonton. Dalam konsep teori Dramaturgis, hal tersebut dinamakan sebagai Outside.

Mistifikasi

Konsep teori Dramaturgi menurut Erving Goffman juga mengenal tentang mystification, atau cara aktor untuk membatasi diri dengan penonton. Kita analogikan dalam kehidupan nyata, dimana seorang Kiyai berusaha untuk memberikan jarak/batas dengan orang di sekitarnya, misalnya dengan mencoba galak pada orang yang tidak taat pada agama.

Dramaturgical, Loyalty and Team

Terakhir, dalam konsep teori Dramaturgis juga dikenal istilah Loyalty, Dramaturgical and Team. Maksudnya, dalam sebuah drama, ada bantuan secara tidak langsung dari penonton. Misalnya saat Andi sang Kiyai sedang melakukan kotbah, maka penonton secara tidak langsung juga berperan sebagai jamaah yang mendengarkan kotbah. Dan saat Andi berperan sebagai Dosen, maka penonton secara tidak langsung berperan sebagai murid yang juga sedang mendengarkan pelajaran yang disampaikan olehnya.

Demikian ulasan lengkap tentang konsep dan teori Dramaturgi menurut Erving Goffman. Adapun beberapa teori Sosiologi Modern lain yang akan dibahas di website sosioekonomi.com seperti Teori Fenomenologis, Teori Etnometodologi, Teori Pertukaran Sosial dan beberapa teori lain. Dengan mempelajari tersebut, membuat tugas atau makalah pdf pun mudah.

Pengertian Zona Ekonomi Eksklusif dan Landasan Kontinen

Pengertian Zona Ekonomi Eksklusif dan Landasan Kontinen

Pengertian Zona Ekonomi Eksklusif – yang dimaksud dengan Zona Ekonomi Eksklusif adalah sebuah wilayah 200 mil (sekitar 321 kilometer) dari pulau terluar suatu negara, dimana negara tersebut masih memiliki hak atas kekayaan alam yang ada di wilayah tersebut. Negara juga memiliki hak untuk menggunakan kebijakan untuk mengelola hasil laut, memiliki hak untuk menggunakan zona tersebut untuk pelayaran atau penerbangan dan juga membangun infrastruktur untuk kepentingan untuk kepentingan negara.

Singkatnya, pengertian Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah area seluas 200 mil (321 km) dari garis pulau terluar suatu negara yang boleh digunakan untuk kepentingan ekonomi negara tersebut. Jadi, sebuah negara boleh mengambil kekayaan alam berupa ikan, menggunakan pantai untuk wisata, atau bahkan menggunakannya untuk pelayaran dan pelabuhan.

Pengertian zona ekonomi eksklusif Indonesia sendiri, di tahun 1957 telah memiliki deklarasi Juanda yang telah mengesahkan bahwa negara kita memiliki wilayah 200 mil dari garis pantai yang boleh dieksploitasi oleh negara. Artinya, pemerintah memiliki hak untuk melakukan aktivitas ekonomi, pertahanan, wisata dan juga aktivitas lain yang berkaitan untuk kepentingan Indonesia seperti melakukan penelitian atau pembudidayaan spesies ikan.

gambar-zona-ekonomi-ekslusif

Jika anda memiliki tugas untuk membuat makalah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), anda bisa membuatnya sendiri dengan mengikuti pola pikir di bawah ini:

  • Pertama, pada latar belakang jelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan Zona Ekonomi Eksklusif. Jelaskan secara terperinci mengenai sejarah, Undang-Undang yang mengatur Zona Ekonomi Eksklusif, dan beberapa teori yang mendukung.
  • Kedua, tulis rumusan masalah yang bisa diangkat dengan isu-isu yang sedang hangat saat ini. Seperti kebijakan pemerintah yang menangkap pencuri ikan dan nelayan asing yang mencoba menjarah hasil laut di wilayah laut Indonesia.
  • Ketiga, pada bab Pembahasan, jelaskan semua inti dari pengertian Zona Ekonomi Eksklusif, Undang-Undang tentang Zona Ekonomi Eksklusif, beserta teori lengkap yang berhubungan dengan tema ini.
  • Keempat, angkat isu yang sedang trend dengan didukung data dan fakta di lapangan.
  • Kelima, buat kesimpulan yang merupakan ide pokok dari semua pembahasan yang telah anda buat.

Dengan mengikuti pola dan alur tersebut, membuat makalah Zona Ekonomi Eksklusif bukan hal yang sulit untuk dilakukan.

Sejarah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia

Semenjak Indonesia berhasil merdeka pada tahun 1945, pemerintah langsung membenahi batas-batas negara untuk menjaga agar bangsa kita tak direnggut oleh penjajah lain. Berdasarkan pada persiapan UNCLOS ke II, diputuskan bahwa Indonesia punya hak yang sah dan legal tentang Zona Ekonomi Eksklusif. Ada 3 poin yang disebutkan, seperti:

  1. Memiliki hak untuk mengeksploitasi, melakukan konservasi dan juga mengelola sumber daya alam di dalamnya.
  2. Memiliki hak unutk melakukan penelitian untuk kepentingan bangsa, membangun sistem perlindungan dan juga melestarikan laut.
  3. Memiliki hak untuk memperbolehkan pelayaran internasional sebagai bentuk dari kerjasama internasional melalui laut.

Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia juga diatur dalam Undang-Undang No. 5 tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Eksklusif. Demikian sejarah terciptanya Zona Ekonomi Eksklusif di Indonesia.

Pengertian Zona Ekonomi Eksklusif dan Landasan Kontinen

Berbicara pengertian ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), rasanya tak lengkap jika tidak membahas tentang pengertian landasan kontinen karena kedua hal ini berkaitan. Yang dimaksud dengan pengertian landasan kontinen adalah wilayah laut dari permukaan hingga dasar laut beserta seluruh kekayaan di dalamnya, yang ada di luar area laut teritorial dan dihitung mulai dari dasar laut landasan kontinen.

Zona landas kontinen Indonesia telah tertuang dalam Undang-Undang nomer 1 pada tahun 1973. Sedangkan menurut sejarahnya, adalah Presiden Amrik waktu itu pak Harry S. Truman yang memiliki pandangan bahwa negara harus memiliki cadangan sumber daya alam di laut dan tanah di bawah wilayah yang berbatasan dengan Amerika Serikat.

Adapun batas landasan kontinen Wikipedia merupakan wilayah di bawah laut yang termasuk dasar laut dan danah dan terletak di luar laut teritorial sepanjang wilayah daratan hingga tepi kontinen, hingga seluas 200 mil dari garis pangkal. Menurut Wikipedia, garis batas landasan kontinen juga tidak boleh lebih dari 350 mil.

Pengertian Zona Tambahan Adalah

Apa yang dimaksud dengan Zona Tambahan? Dalam mempelajari tentang batas-batas laut suatu negara, kita juga perlu mengenal hal lain yang berkaitan dengan topik ini. Yang disebut dengan Zona Tambahan adalah wilayah perairan yang ada di sisi terluar dari garis pangkal dan luas wilayah tersebut tidak lebih dari 24 mil dari garis pangkal tersebut. Fungsi Zona Tambahan bagi sebuah negara adalah untuk mencegah adanya kejahatan yang terjadi di laut, seperti pembajakan, penyelundupan barang, imigran illegal, pencurian ikan dan beberapa pelanggaran lain yang sering terjadi di perbatasn sebuah negara.

Seorang ahli bernama J.G Starke juga mengemukakan pendapatnya bahwa Zona Tambahan merupakan wilayah perairan yang memiliki batas maritime atau laut territorial tetapi tidak masuk dalam bagian negara tersebut.

Intinya, Zona Tambahan merupakan wilayah yang dimiliki oleh negara berdasarkan undang-undang Internasional yang berlaku, tapi hanya diperbolehkan untuk pertahanan. Negara tidak memiliki hak untuk mengambil kekayaan alam di wilayah Zona Tambahan.

Luas Zona Tambahan sebuah negara biasanya antara 12 mil hingga 24 mil luasnya, tak lebih dari itu. Berdasarkan pada rumusan UNCLOS III di poin entang Zona Tambahan, disebutkan bahwa di wilayah laut lepas yang berbatasan dengan laut territorial, sebuah negara punya kewenangan untuk melakukan beberapa hal di bawah ini:

  1. Mencegah pelanggaran yang berkaitan dengan imigrasi, bea cukai, dan juga kesehatan
  2. Negara memiliki hak untuk memproses orang/kaum yang melakukan pelanggaran di wilayah tersebut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku

Demikian pengertian Zona Tambahan menurut ahli dan undang-undang yang mengatur tentangnya. Selanjutnya, mari kita lihat pengertian lain, yakni tentang pengertian laut teritorial suatu negara.

Pengertian dan Batas Laut Teritorial

Yang dimaksud dengan laut teritorial adalah wilayah laut, sejak garis tepi pantai hingga tak lebih dari 12 mil. Negara memiliki hak dan wewenang untuk menggunakan wilayah tersebut seperti negara tersebut mengeksplorasi wilayah daratan yang mereka miliki. Negara juga memiliki kedaulatan yang termasuk udara dan laut. Jadi, jika ada pesawat atau kapal asing yang melintas di wilayah ini, negara berhak melakukan tindakan pecegahan atau penangkapan terhadap perawat atau kapal illegal yang melintas di wilayah laut teritorial.

Tak heran jika di laut teritorial, sebuah negara biasanya memiliki armada pertahanan untuk menjaga kedaulatan wilayah. Di Indonesia sendiri, wilayah laut teritorial dijaga oleh Angkatan Laut dan TNI untuk mengatasi pelanggaran yang terjadi di wilayah laut teritorial tersebut.

Pengertian Laut Bebas

Sisi terluar dari batas laut suatu negara adalah laut bebas. Dalam undang-undang dan aturan yang berlaku, pengertian laut bebas adalah area perairan yang tidak termasuk dari wilayah laut teritorial sebuah negara. Laut bebas juga dianggap sebagai warisan umat manusia yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh umat. Artinya, tidak ada satu negara pun yang boleh memonopoli atau mengklaim wilayah laut bebas untuk kepentingan negara tersebut. Tertulis dengan jelas dalam Konvensi Hukum Laut, yang menyatakan bahwa laut bebas juga dimanfaatkan sebagai zona damai.

Demikian uraian lengkap tentang pengertian zona ekonomi Eksklusif dan landas kontinen beserta penjelasan mengenai laut teritorial, pengertian landasan kontinen, pengertian zona tambahan dan juga informasi lengkap tentang apa yang dimaksud laut teritorial dan laut bebas. Jangan lupa berikan kredit pada website dengan memberikan link ke sosioekonomi.com jika ingin copy-pasti artikel kami. Semoga bermanfaat, ya!

Pengertian Ceteris Paribus dalam Hukum Ekonomi

Pengertian Ceteris Paribus dalam Hukum Ekonomi

Pengertian Ceteris Paribus dikutip dari Wikipedia merupakan istilah ekonomi yang berarti ‘dengan hal-hal lainnya tetap sama’ atau jika diterjemahkan ke bahasa Inggris berarti ‘all other things being equal.’ Bingung? Baiklah, mungkin anda sedikit bingung mengenai pengertian ceteris paribus dalam ilmu ekonomi terutama pada materi Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand).

Istilah ini sering digunakan untuk menyederhanakan sebuah formulasi dan juga mendeskripsikan beberapa anggapan dalam ekonomi. Untuk memahami maksud dari ceteris paribus, mari kita lihat analogi di bawah ini:

Harga daging ayam naik – cateris paribus – jika jumlah daging ayam yang diminta juga naik

Dari contoh yang disebutkan, terbukti bahwa cateris paribus digunakan untuk menyatakan hubungan antara harga dan jumlah barang, dalam hal ini adalah daging ayam. Di sini, kita tidak menganggap ada faktor lain yang dapat memberikan pengaruh terhadap harga daging ayam dan jumlah ketersediaan daging ayam.

Dalam hukum ekonomi permintaan dan penawaran, berlaku bahwa:

Jika harga barang naik, maka permintaan akan turun. Jika harga barang turun, maka permintaan akan barang tersebut akan naik.

Namun saat kondisi ceteris paribus, kita tidak melihat faktor lain yang dapam mempengaruhi harga ataupun ketersediaan barang. Dalam hukum permintaan dan penawaran ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran, seperti barang pengganti atau barang subtitusi, selera masyarakat, income atau pendapatan, dan juga tingkat kebutuhan akan barang.

Dalam contoh daging ayam – cateris paribus, kita mengabaikan ketersediaan barang pengganti seperti daging sapi atau ikan. Kita juga mengabaikan faktor selera masyarakat, kita hanya berasumsi bahwa semua orang mengkonsumsi daging ayam. Kita juga tidak memperhatikan faktor pendapatan, apakah semua orang mampu membeli daging ayam atau hanya golongan tertentu saja yang dapat membeli daging ayam. Dan kita juga mengabaikan faktor kebutuhan, bahwa sebenarnya beberapa orang tidak masalah jika mereka tidak makan daging ayam selama ada lauk lain.

gambar-pengertian-ceteris-paribus

Jadi, jika muncul kata ‘ceteris paribus’ maka bisa dipastikan bahwa kita tidak perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kuantitas dan harga barang tersebut. Lalu, yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa hukum ekonomi berlaku dengan syarat ceteris paribus? Untuk mengetahui hal ini, maka anda harus membaca syarat berlakunya Hukum Ekonomi.

Syarat Agar Hukum Ekonomi Berlaku

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya, hukum ekonomi merupakan hipotesis belaka. Misal, jika harga barang mengalami kenaikan maka orang enggan membeli barang tersebut. Itu merupakan hipotesis yang hanya akan berlaku jika setiap orang memerlukan jenis barang yang sama atau tidak menemukan barang yang bisa mengganti barang yang harganya naik. Dengan demikian, hukum ekonomi hanya akan berlaku dalam keadaan ceteris paribus, yakni faktor lain yang dapat mempengaruhi hukum ekonomi bersifat tetap.

Sejauh ini, apakah anda masih bingung dengan apa yang dimaksud dengan ceteris paribus? Atau masih bigung dengan penjelasan kami? Jika masih memiliki pertanyaan seputar pengertian ceteris paribus dalam ekonomi mikro, contohnya dalam kehidupan sehari-hari, atau hal lain yang berkaitan dengan hukum ekonomi khususnya hukum permintaan dan menawaran, silahkan kirim email melalui halaman Contact Us sosioekonomi.com atau tinggalkan komen di bagian bawah artikel.

Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa share dengan teman atau orang lain dan cantumkan sumber atau link website ini untuk mengapresiasi penulis. Terima kasih!

Pengertian Rush Money dan Dampak Buruknya

Pengertian Rush Money dan Dampak Buruknya

Rush Money adalah saat dimana orang-orang menarik uang yang mereka simpan di bank dalam jumlah yang sangat besar dan dalam jangka waktu bersamaan. Penarikan uang di bank akan menimbulkan akibat buruk bagi perekonomian suatu bangsa. Sistem keuangan perbankan akan mengalami kekacauan karena jumlah uang di bank akan berkurang sedangkan di saat bersamaan, bank tidak bisa melakukan penyebaran (distribusi) yang dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang bersamaan.

Saat beberapa orang menarik simpanan uang mereka di bank, pihak bank tidak memiliki cadangan simpanan uang. Sehingga menimbulkan kekacauan karena bank tidak bisa mencetak uang semena-mena. Ada prosedur dan kebijakan yang dilakukan sebelum pihak bank mencetak uang. Ada pula indikator dimana bank diperbolehkan atau tidak diperbolehkan untuk menerbitkan uang baru.

Akhir-akhir ini mungkin anda sering mendengar istilah Rush Money. Ya, pasca demo besar-besaran 4 November di Jakarta dalam rangka menuntuk Gubernur DKI Jakarta, Ahok, dijebloskan ke penjara karena kasus penistaan agama, isu Rush Money muncul ke permukaan karena pada demo besar-besaran jilid 2 pendemo diberi instruksi untuk menarik seluruh uang yang tersimpan di bank.

Isu Rush Money muncul karena ada oknum yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi. Tidak bisa dibantah jika dalam politik, segala cara itu halal selama kepentingan kelopok tertentu dapat dipenuhi. Oleh karena itu, oknum partai yang ditengarai didalangi oleh SBY, mengeluarkan isu ini.  Rush Money, kondisi dimana masyarakat menarik semua uang simpanan di bank secara serempak, merupakan tindakan yang keji karena dampak isu ini sangat besar.

rush money adalah

Apa Dampak Buruk Rush Money?

Rush Money dapat mengganggu sistem perekonomian suatu bangsa. Indonesia pernah mengalamai krisis moneter, tepatnya di tahun 1998 di masa lengsernya Orde baru. Kala itu, Bank Central Asia atau yang biasa disingkat dengan BCA mengalami masa kritis karena nasabah bank tersebut menarik seluruh dana tabungan dan dana simpanan. Hasilnya, BCA pun hampir bangkrut hingga akhirnya pemerintah turut ambil bagian dalam menjaga asset bank ini dengan memberikan dana.

Dampak Rush Money yang lain adalah adanya kepanikan di tengah kehidupan masyarakat. Selama ini masyarakat telah memiliki budaya yang baik, yakni menggunakan bank sebagai mitra untuk menyimpan kekayaannya dan sebagai lembaga yang sah dalam melakukan kehidupan ekonomi. Perlu diketahui bahwa setiap bank biasanya hanya menyimpan sekitar 5 hingga 10 persen uang cash dari total asset nasabah. Itu artinya, jika sekumpulan orang menarik uang secara masal dan dalam waktu yang sama, maka bank tidak dapat memenuhi permintaan uang cash tersebut. Hasilnya, kepanikan dan pemberontakan mungkin terjadi karena masyarakat mengira dana yang disimpan di bank telah hilang.

Dampak buruk lainnya adalah terjadinya inflasi, yakni kondisi dimana harga barang mengalami kenaikan dalam waktu yang bersamaan. Di saat yang sama, bank akan terus mencetak uang untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat dan menopang dana bank yang hampir kolaps. Hasilnya, ada kelebihan peredaran uang di tengah masyarakat. Dengan adanya inflasi dan depresiasi nilai mata uang Rupiah, maka ketegangan sosial dan rasa tidak aman akan muncul yang ujungnya dapat menimbulkan kekacauan. Sudah bisa kita bayangkan bahwa dampak Rush Money bagi masyarakat sangat merugikan karena dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban.

Di sektor Swasta, perusahaan juga akan terkena dampak isu ini. Bagi perusahaan, isu ini dapat mengganggu proses distribusi dan pertukaran barang jasa pada konsumen. Di pihak lain, bank yang terus tergerus terpaksa harus meningkatkan bunga pinjaman agar mendapatkan untung dan menutup kerugian akibat Rush Money. Perusahaan dapat bangkrut karena dengan meningkatnya bunga pinjaman, maka neraca keuangan perusahaan tersebut dapat kacau.

Efek beruntun ini tentu sangat berbahaya bagi kestabilan ekonomi suatu bangsa. Rush Money bagaikan efek domino yang merobohkan seluruh elemen masyarakat suatu bangsa. Jika banyak orang yang melakukan penarikan simpanan uang mereka di bank dalam waktu bersamaan dan dalam jumlah yang besar, bukan tidak mungkin jika kekacauan seperti tahun 1998 bisa terulang lagi di Indonesia.

Cara Mencegah Rush Money

Sebagai warga negara yang berdaulat, sudah semestinya kita menjaga keutuhan dan juga kesatuan bangsa. Jangan sampai kita terpicu isu sampah yang justru akan menyengsarakan hidup kita. Cara untuk mencegah Rush Money adalah dengan tidak panik dan tetap tenang.

Percayakan uang anda pada bank yang telah anda pilih. Ajak orang terdekat untuk tetap tenang, tidak panik dan berikan edukasi mengenai pengertian Rush Money dan apa saja dampak buruk dari masalah ini. Dengan demikian, masyarakat akan lebih berhati-hati karena tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Jika memiliki rizki, tabung uang anda di bank!

Demikian informasi tentang pengertian Rush Money dan dampak buruk bagi suatu bangsa, terutama Indonesia. Jangan lupa, share artikel ini agar banyak orang yang tahu dan tidak gegabah dalam melakukan tindakan yang berkaitan dengan perekonomian bangsa.

error: Content is protected !!