Pengertian Ekonomi Makro dan Contoh Masalah

Pengertian Ekonomi Makro dan Contoh Masalah

Secara garis besar, pengertian ekonomi makro adalah bagian ilmu ekonomi yang melihat fenomena sistem ekonomi dalam skala besar, seperti pengangguran, inflasi dan juga pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Beberapa ahli juga menyebutkan tentang pengertian ekonomi makro dan diartikan sebagai suatu bidang ilmu ekonomi yang menganalisa tentang hal-hal yang mempengaruhi ekonomi dalam ruang lingkup yang luas. Jika kita berbicara mengenai ekonomi makro, maka kita mempelajari sistem ekonomi suatu negara secara menyeuruh. Melihat beberapa hal yang mempengaruhi perekonomian negara tersebut, seperti inflasi, tingkat pendapatan nasional, besaran investasi dalam negara tersebut, uang yang beredar di masyarakat, dan bahkan menganalisa tentang kesempatan kerja untuk melihat tingkat pertumbuhan ekonomi dalam skala nasional.

Jadi, definisi teori ekonomi makro adalah ilmu yang mempelajari bagaimana sebuah perekonomian dalam skala nasional bekerja tanpa melihat aktivitas ekonomi di skala yang lebih kecil.

gambar pengertian ekonomi makro

Tujuan ilmu ekonomi makro adalah untuk melihat peristiwa apa saja yang terjadi dalam sistem ekonomi di lingkup yang lebih besar dan menganalisis masalah apa saja yang muncul dalam suatu negara. Dengan demikian, kita dapat merancang strategi untuk memperbaiki sistem ekonomi melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Ekonomi makro juga disebut dengan makro ekonomi, dimana ada konsep dasar yang saling mempengaruhi dan terhubung satu sama lain.

Pengertian Ekonomi Makro dan Ruang Lingkup

Untuk memahami lebih detail tentang apa itu ekonomi makro, maka kita harus melihat kajian dan juga ruang lingkup yang akan dibahas pada ilmu ekonomi makro. Berikut kajian lengkap mengenai ruang lingkup ekonomi makro dan juga masalah yang sering muncul.

Pengeluaran dan Pendapatan Nasional

Negara memiliki sistem ekonomi sendiri, dimana nilai produksi suatu negara merupakan akumulasi dari jumlah nilai dalam periode tertentu (biasanya 1 tahun). Semua barang dan jasa yang dijual oleh negara tersebut mengashilkan untuk yang disebut sebagai Pendapatan Negara. Dalam ilmu ekonomi makro, pengeluaran negara dikenal dengan istilah PDB atau Produk Domestik Bruto.

Pengangguran

Angka pengangguran merupakan prosentasi jumlah orang yang tidak memiliki pekerjaan dalam sebuah angkatan kerja. Mengapa pengangguran dapat mempengaruhi perekonomian suatu negara? Penjelasan singkatnya, jika banyak pengangguran maka negara harus mengeluarkan anggaran tambahan sebagai jaminan sosial, kesehatan, dan pendidikan. Dan jika tingkat pengangguran rendah, maka masyarakat memiliki pendapatan yang layak dan memiliki daya beli yang kuat. Dampaknya, produksi dan konsumsi barang/jasa seimbang.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai berbagai jenis pengangguran dan cara mengatasinya, silahkan buka link berikut ini:

Baca Juga

Jenis Jenis Pengangguran dan Contoh Lengkapnya

Dampak dan Cara Mengatasi Pengangguran

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Struktural

Inflasi dan Deflasi

Konsep dasar makro ekonomi yang harus diketahui adalah Inflasi dan juga Deflasi. Inflasi merupakan suatu kondisi dimana harga barang naik yang dikarenakan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan nilai harga barang/jasa dan nilai uang tetap. Sedangkan Deflasi merupakan kebalikan dari Inflasi. Deflasi adalah penurunan nilai suatu barang atau jasa sehingga membuat nilai uang bertambah.

Ada pun beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi inflasi dan deflasi. Setelah mengetahui pengertian ekonomi makro, sekarang kita akan mempelajari lebih jauh tentang cabang ilmu ekonomi ini dan mengenal masalah ekonomi makro dan contoh dalam kehidupan nyata.

Masalah Utama pada Ekonomi Makro

Masalah utama dari makro ekonomi yang sering dialami oleh negara di dunia ini adalah inflasi. Adanya krisis nilai tukar dan mata uang juga menjadi salah satu pemicu masalah ekonomi makro. Masalah inflasi dan nilai tukar mata uang saling berhubungan erat. Mata uang suatu negara bisa saja terjun bebas atau meningkat, tergantung dari perubahan harga umum dan juga daya beli masyarakat.

Masalah lain pada ekonomi makro adalah adanya kemiskinan dan juga pengangguran. Dua masalah ini pun bukan sekedar masalah ekonomi bagi suatu negara, tetapi sudah menjalar menjadi masalah sosial. Pengangguran dan kemiskinan pun menjadi masalah sosial yang mempengaruhi perekonomian suatu negara karena masalah ini menjangkit ke berbagai aspek lain.

Kemiskinan dan pengangguran membuat daya beli masyarakat menurun, hasilnya dapat mempengaruhi sistem perbangkan dan membuat tingkat kredit macet tinggi. Akhirnya, imbas terbesar pun dirasakan secara global oleh suatu negara. Tidak heran jika dalam mengatasi masalah yang sering muncul dalam ekonomi makro, negara mengeluarkan beberapa kebijakan dengan tujuan untuk menanggulangi semua masalah tersebut.

Cara Mengatasi Masalah Ekonomi Makro

Ada 3 kebijakan utama yang sering dikeluarkan pemerintah sebagai kartu truf untuk mengatasi masalah ekonomi di skala nasional.

  • Kebijakan Moneter

Yang dimaksud dengan kebijakan moneter adalah sebuah kebijakan pemerintah yang dilakukan untuk mengatur beredarnya jumlah uang di masyarakat melalui Bank Sentral untuk mengontrol ekonomi suatu negara.

  • Kebijakan Fiskal

Yang dimaksud dengan kebijakan fiskal adalah sebuah kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dengan merubah pendapatan dan juga penerimaan untuk mengatur pembangunan di negara tersebut.

  • Kebijakan Penawaran

Tujuan kebijakan ini adalah meningkatkan efisiensi perusahaan dalam proses produksi, yakni dengan memberikan produk dengan harga murah dengan kualitas yang bagus. Dengan demikian, perusahaan tersebut akan menghasilkan barang yang laku di masyarakat.

Demikian beberapa hal yang dilakukan oleh negara dalam menanggulangi masalah dalam ekonomi makro. Dalam artikel ini, kita telah membahas semua hal yang berkaitan dengan ekonomi makro secara umum seperti pengertian ekonomi makro, contoh masalah ekonomi makro dan hal lain yang berkaitan. Semoga artikel pada sosioekonomi.com dapat bermanfaat untuk anda.

Pengertian Teori Ekonomi Mikro Beserta Contohnya

Pengertian Teori Ekonomi Mikro Beserta Contohnya

Teori ekonomi mikro adalah salah satu bidang study yang harus dipahami oleh setiap mahasiswa ekonomi yang menempuh mata kuliah ekonomi mikro dan makro. Selain mempelajari ilmu ekonomi mikro, siswa juga harus mempelajari tentang ekonomi makro yang memiliki cakupan lebih luas. Adapun dalam materi teori ekonomi mikro, terdapat beberapa definisi ilmu ekonomi mikro. Berikut penjelasannya:

Pengertian ekonomi mikro menurut Wikipedia adalah merupakan cabang dari  ilmu ekonomi yang membahas tentang perilaku konsumen dan juga perusahaan beserta penentuan harga pasar dan kuantitas faktor input, barang dan juga jasa yang dijual-belikan.

Beberapa ahli ekonomi juga menyatakan pendapatnya mengenai definisi teori ekonomi, yakni sebuah study yang melihat kegiatan ekonomi dalam lingkup atau skala kecil.

ilmu dan teori ekonomi mikro

Berdasarkan dua pengertian tersebut, kita bisa menyimpulkan tentang apa yang dipelajari dalam ilmu ekonomi mikro ini. Secara harfiah, mikro berarti kecil, sehingga kita hanya melihat aktivitas ekonomi di skala kecil yang ternyata mempengaruhi aktivitas pelaku ekonomi di skala yang lebih besar. Dalam ilmu ekonomi mikro, salah satu pelaku ekonomi yang akan dipelajari adalah rumah tangga keluarga yang merupakan titik terkecil dari pelaku ekonomi.

Individu yang memproduksi barang dan individu yang mengkonsumsi barang dalam skala kecil –yang akhirnya menyebar luas dan besar karena individu lain di pasar melakukan produksi atau konsumsi yang sama,  membentuk sebuah kegiatan ekonomi dalam skala besar dan menciptakan keseimbangan dalam lingkup yang lebih besar (makro). Dengan catatan, bahwa hal lain juga tetap sama (cateris paribus).

Dalam ilmu ekonomi, kita juga akan membahas mengenai ilmu ekonomi makro –yang merupakan lawan dari ekonomi makro. Pengertian ekonomi makro merupakan ilmu ekonomi yang menganalisa aktivitas dan juga pelaku ekonomi secara menyeluruh atau di ruang lingkup yang lebih besar.

Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro

Inti dari ilmu ekonomi mikro adalah mengenai aktivitas ekonomi terkecil di tingkat individu. Ilmu ini melihat masalah yang dialami oleh konsumen, saat mereka mencoba memenuhi kebutuhan hidupnya dengan membeli barang atau jasa dari penghasilan hidupnya yang terbatas.  Dan di sisi lain, produsen berusaha untuk menciptakan produk dengan biaya produksi minimal dan mengejar untung yang maksimal. Lalu, muncul masalah yang akhirnya membentuk harga yang sesuai untuk konsumen dan produsen tetap mendapatkan untung yang layak.

Dalam mempelajari suatu ilmu, kita juga harus mempelajari tujuan ilmu tersebut. Tujuan dari ilmu ekonomi mikro sendiri adalah mengamati pasar dan juga mekanisme yang membentuk harga produk, jasa dan juga alokasi dari sumber yang ada. Ilmu ekonomi mikro juga digunakan untuk menganalisis kegagalan pasar, yakni sebuah kondisi dimana hasil produksi tidak efisien. Ada pun faktor penyebab kegagalan pasar atau market failure adalah sebagai berikut:

  • Dalam ekonomi, pasar juga bisa disalahgunakan oleh penjual maupun pembeli sehingga jumlah barang atau jasa hanya dikuasai oleh kelompok tertentu sehingga ada monopoli harga.
  • Barang Publik. Yang dimaksud barang publik adalah barang yang boleh digunakan oleh siapa saja. Contoh barang publik adalah jalan raya, dimana kita boleh menggunakannya untuk berkendara tanpa harus turut menyumbang untuk membuatnya.
  • Yang dimaksud dengan eksternalisasi adalah adanya aktivitas ekonomi (produksi atau konsumsi) yang memberikan pengaruh pada lingkungan di sekitarnya. Contoh eksternalisasi adalah iklan sabun kesehatan yang turut menyadarkan masyarakat untuk sadar akan kesehatan.

Selanjutnya, analisis mengenai teori ekonomi mikro dipisahkan menjadi 3 teori pendukung. Berikut ketiga teori tersebut:

Teori Harga

Teori ini digunakan melihat interaksi yang terjadi antara supply dan demand akan suatu barang atau jasa dan faktor apa saja yang mempengaruhinya. Proses pembentukan harga dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran suatu jasa atau barang yang ada di sebuah pasar. Teori ini juga digunakan untuk melihat faktor yang bisa mempengaruhi perubahan dan permintaan, melihat hubungan permintaan-penawaran, melihat bentuk pasar dan juga melihat konsep elastisitas permintaan dan juga penawaran.

Teori Produksi

Teori ini digunakan untuk menganalisa berapa biaya produksi dan juga kapasitas produksi. Beberapa hal yang dianalisa seperti masalah tentang berapa biaya produksi barang/jasa, dan tingkat produksi bagian mana yang paling banyak memberikan untuk bagi produsen. Teori ini juga digunakan oleh produsen untuk melakukan strategi dalam mendapatkan banyak untung.

Teori Distribusi

Teori distribusi lebih melihat pada sistem pembagian bagian dalam sebuah perusahaan atau aktivitas ekonomi. Teori ini melihat berapa bagian yang didapatkan pemilik perusahaan, pemilik modal, karyawan dan berapa jumlah untung yang diraih produsen.

Ruang Lingkup dan Kajian Tentang Ekonomi Mikro

Teori ekonomi mikro memiliki ruang lingkup tersendiri, dimana ruang lingkup terjadi dikaji untuk dipelajari lebih dalam pada sistem ekonomi mikro ini. Teori ini melihat bagaimana posisi individu sebagai konsumen, sebagai produsen dan juga sebagai pemilik dari sumber ekonomi. Ruang lingkup lain dalam teori ekonomi mikro adalah melihat proses perputaran barang/jasa, dimulai dari proses produksi hingga barang/jasa tersebut sampai di tangan konsumen.

Kajian selanjutnya dalam ekonomi mikro adalah menganalisa tentang bagaimana harga barang dan jasa tercipta. Lalu, ilmu ekonomi mikro ini juga mempelajari tentang bagaimana produsen menciptakan barang dan melihat bagaimana mereka melakukan proses produksi untuk mendapatkan untung yang banyak. Kajian terakhir adalah melihat proses konsumen mengalokasikan pendapatannya untuk memiliki barang atau jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya.

Komponen pada Ilmu Ekonomi Mikro

  1. Aktivitas Ekonomi Pasar Barang

Teori ekonomi mikro menjelaskan bahwa kumpulan pasar dalam sistem ekonomi skala kecil membentuk sebuah pasar besar. Pasar barang juga termasuk dalam kumpulan tersebut dan bergabung dengan pasar jasa dan pasar lain. Oleh karena itu, dalam rangka melihat perekonomian suatu kelompok, maka harus melihat tipe dari pasar barang tersebut.

Interaksi dari penjual dan juga pembeli barang akan menciptakan harga kesepakatan untuk kedua belah pihak. Tujuan dari ekonomi mikro adalah menganalisis apa saja kendala dan masalah yang muncul dalam proses pembentukan kesepakatan harga tersebut.

  1. Interaksi Produsen dan Konsumen

Dalam teori mikro, dijelaskan bahwa produsen membuat suatu barang dengan harapan meraup keuntungan sebesar-besarnya. Dan di sisi lain, konsumen berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan penghasilan yang mereka miliki. Adapun analisa yang digunakan untuk mengamati interaksi produsen dan konsumen dalam aktivitas ekonomi;

  • Pertama, produsen dan konsumen melakukan aktivitas ekonomi secara fair.
  • Kedua, konsumen berusaha mendapatkan barang bagus dengan harga murah.
  • Ketiga, produsen mencoba memproduksi barang untuk mencari banyak untung
  1. Interaksi di Pasar

Untuk memahami pengertian ekonomi mikro, kita juga harus mempelajari interaksi di pasar produksi. Teori ekonomi mikro melihat bagaimana produsen melakukan proses produksi yakni dengan melihat ketersediaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia, modal yang ada dan juga sistem usaha mereka. Dalam prosesnya, interaksi pada faktor produksi akan membentuk sebuah harga keseimbangan.

Demikian ulasan mengenai ilmu dan teori ekonomi mikro yang disajikan secara ringkas oleh tim kami. Semoga bermanfaat!

Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Keluarga adalah sebuah bidang ilmu yang mempelajari mengenai realita sosiologi dari interaksi antar anggota keluarga, pola dan juga melihat adanya perubahan yang ada di dalam keluarga, juga melihat pengaruh dan pergeseran masyarakat terhadap keluarga dan sebaliknya, melihat pengaruh sistem keluarga terhadap masyarakat umum.

Dalam definisi sosiologi secara luas, keluarga juga dapat diartikan sebagai sebuah kelompok orang yang bersatu karena adanya ikatan darah, seperti orang tua dan anak; juga karena ikatan perkawinan, seperti ayah dan ibu; dan juga adopsi masuk dalam kategori ini karena dalam kenyataannya, interaksi dan hubungan yang terjadi melahirkan peranan sosial.

Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa keluarga adalah sebuah kesatuan sosial yang terjalin karena adanya hubungan darah dimana setiap anggotanya memiliki peran yang berbeda sesuai dengan fungsinya.

Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Keluarga Menurut Para Ahli

Sosiologi keluarga merupakan salah satu bidang ilmu yang penting dalam sosiologi modern karena keluarga merupakan wadah pertama manusia sebelum Ia berinteraksi dan memiliki peran di lingkugan sosial. Artinya, keluarga juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter seseorang sebelum akhirnya beradaptasi dengan lingkungan dan berkontribusi dalam peranan sosial.

Ada pun beberapa pengertian sosiologi keluarga menurut para ahli, seperti apa yang akan kami jabarkan dalam daftar di bawah ini.

Definisi Keluarga Menurut Fitzpatrick

Fitzpatrick merupakan salah satu sosiolog yang banyak memberikan sumbangsihnya dalam perkembangan sosiologi keluarga secara luas. Ia menuturkan, bahwa ada 3 point of view dalam memahami arti keluarga.

  • Pengertian Keluarga Secara Struktural, melihat keluarga menurut ada atau tidaknya anggoa keluarga, seperti ayah-ibu, anak dan sanak saudara lain. Fitzpatrick melihat bahwa ada struktur dalam keluarga mulai dari ayah, ibu, anak dan saudara yang tinggal bersama.
  • Pengertian Keluarga Secara Fungsional, Fitzgerard melihat bahwa setiap anggota keluarga memiliki fungsi dan peran masing-masing.
  • Pengertian Keluarga Secara Transaksional, dalam hal ini Fitzgerard melihat bagaimana setiap anggota keluarga menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota keluarga.

Definisi Keluarga Menurut Sigmund Freud

Sigmund Freud melihat bahwa keluarga tercipta karena adanya pertalian perkawinan dua umat manusia. Secara tidak langsung, Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga merupakan kumpulan orang yang masih memiliki hubungan darah secara langsung dimana setiap anggota keluarga juga memiliki peran dasar dan fungsi ekspresif di lingkungan keluarga.

Definisi Keluarga Menurut A. M. Rose

Keluarga merupakan sekumpulan orang yang saling berinteraksi dan mengenal satu sama lain dalam sebuah hubungan berbasis pada persaudaraan, perkawinan dan juga adopsi.

Definisi Keluarga Menuurut E. S. Ogar Dus

Keluarga diartikan sebagai kelompok sosial kecil yang biasanya terdiri dari ayah, ibu dan anak. Kelompok sosial kecil tersebut juga memiliki kasih saying dan tanggung jawab.

Definisi Keluarga Menurut Duvall & Logan

Definisi keluarga adalah kelompok kecil yang terbentuk karena adanya hubungan perkawinan, kelahiran atau pun adopsi yang memiliki tujuan untuk mempertahankan budaya, menjaga perkembangan mental, fisit dan juga rasa sosial dari setiap anggota keluarga.

Definisi Keluarga Menurut Elliot dan Merrill

Kumpulan dari dua orang atau lebih yang hidup bersama karena ikatan darah atau adopsi.

Definisi Keluarga Menurut Narwoko dan Suyanto

Keluarga merpakan lembaga sosial yang merupakan ujung dari pranata sosial lain.

**

Telah kami jelaskan pengertian keluarga menurut ahli sosiologi. Bagaimana dengan Anda, apakah sudah memahami arti keluarga dan hal apa saja yang membentuknya?

9 Fungsi Keluarga yang Utama

Dalam mempelajari ilmu sosiologi, ada beberapa materi Sosiologi Keluarga yang harus dipahami oleh setiap siswa. Selanjutnya adalah pembahasan mengenai fungsi utama keluarga. Ya, selain sebagai wadah dalam menjadi tempat tumbuh kembang anak di tahap pertumbuhan awalnya, keluarga juga memiliki fungsi pokok yang paling penting dalam memberikan pengaruhnya di lingkungan sosial. sosioekonomi.com mencoba untuk menjabarkan 9 manfaat keluarga dalam kacamata sosiologi.

  1. Fungsi Reproduksi

Pada dasarnya, keluarga memiliki fungsi penting dalam keberlangsungan umat manusia. Dalam perspektif sosiologi, salah satu fungsi utama keluarga adalah mencetak generasi penerus yang akan menjaga budaya dan tradisi yang ada. Setiap keluarga baru pasti ingin memiliki keturunan yang akan menjadi penerus keluarga tersebut.

  1. Fungsi Sosialisasi

Tugas utama keluarga adalah sebagai wadah untuk bersosialisasi setiap anggota keluarga. Dengan adanya pengenalan awal mengenai sosialisasi di lingkungan keluarga, maka setiap anggota keluarga dapat dengan mudah untuk bersosialisasi di tingkat selanjutnya, yakni di lingkungan masyarakat.

  1. Fungsi Afeksi

Fungsi keluarga yang lain adalah tempat untuk mencurahkan dan mendapatkan kasih sayang di antara anggota keluarga. Kasih sayang inilah yang akhirnya menciptakan ikatan yang kuat di setiap anggota keluarga.

  1. Fungsi Perlindungan

Tugas utama keluarga yang paling penting lainnya adalah memberikan rasa aman dengan melindungi anggota keluarga satu sama lain saat ada ancaman. Contohnya, seorang ayah yang melindungi anaknya dari pergaulan bebas masa kini.

  1. Fungsi Ekonomi

Selain memberikan proteksi dan perlindungan secara psikis, fungsi keluarga juga memberikan perlindungan dalam hal ekonomi. Yakni kepala keluarga memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga. Dan anggota keluarga juga dapat membantu kepala keluarga dalam memenuhi kebutuhannya.

  1. Fungsi Religius

Keluarga juga memiliki fungsi dasar dalam mengenalkan keturunannya mengenai agama. Keluarga merupakan tempat pertama untuk menanamkan dasar agama yang penting di setiap aspek kehidupan.

  1. Fungsi Pendidikan

Tujuan keluarga selain mengenalkan nilai sosial juga memberikan edukasi mengenai berbagai hal, baik dalam hal formal atau non formal. Pendidikan dasar dalam keluarga sangat penting bagi anak karena bisa membangun karakter dasar anak.

  1. Fungsi Rekreasi

Selain memberikan nilai yang bermanfaat bagi setiap anggotanya dalam mengarungi kehidupan, keluarga juga memiliki tujuan untuk menciptakan kebahagiaan dan keharmonisan dalam bentuk rekreasi.

  1. Fungsi Penentu Status

Dalam lingkungan masyarakat luas, ada kesenjangan status yang dimiliki setiap orang. Sedangkan dalam lingkungan keluarga, status dapat diturunkan ke anggota keluarga yang lain.

Baca Juga: Fungsi Keluarga Menurut Friedman, Ahli Sosiologi

Demikian uraian lengkap mengenai fungsi keluarga dalam kacamata sosiologi. Selanjutnya, mari kita telaah lebih lanjut mengenai jenis dan macam anggota keluarga.

Jenis Jenis Keluarga

Ada beberapa jenis jenis keluarga yang harus Anda ketahui sebelum menyusun makalah Sosiologi Keluarga. Materi tentang jenis keluarga akan memperkuat Anda dalam menyusun makalah Sosiologi Keluarga.

  • Nuclear Family atau Keluarga Inti

Yang dimaksud keluarga inti adalah sebuah keluarga yang memiliki anggota lengkap; ayah, ibu dan anak.

  • Extended Family atau Keluarga Besar

Yang dimaksud dengan keluarga besar adalah keluarga inti yang memiliki anggota/saudara lain yang masih tinggal satu rumah.

  • Serial Family atau Keluarga Berantai

Ini cukup kompleks, karena yang dimaksud dengan Serial Family adalah keluarga yang terbentuk dari wanita dan pria yang pernah menikah lebih dari 1 kali.

  • Single Family atau Keluarga Sendirian

Keluarga yang tidak lengkap karena perceraian.

  • Composite Family atau Keluarga Berkomposisi

Ini merupakan jenis keluarga yang tinggal di lingkungan yang sama meski sang suami atau ayah melakukan poligami.

  • Cahabitation Family atau Keluarga Kabitas

Contoh dari keluarga kabitas adalah kumpul kebo.

Demikian materi lengkap tentang pengertian Sosiologi Keluarga, definisi dari para ahli dan juga beberapa jenis keluarga. Untuk memahami lebih lanjut mengenai macam macam bentuk keluarga, silahkan kunjungi link di bawah ini.

Baca Juga: Bentuk Bentuk Keluarga dan Jenis Keluarga

Bentuk Bentuk Keluarga dan Jenis Keluarga

Bentuk Bentuk Keluarga dan Jenis Keluarga

Pada dasarnya ada beberapa jenis bentuk bentuk keluarga yang harus kita ketahui. Di artikel selanjutnya kita telah kita bahas mengenai beberapa jenis keluarga dari sudut pandang Sosiologi. Untuk memperdalam materi, mari kita ingat kembali 3 jenis keluarga;

  • Keluarga Inti

Keluarga inti terdiri dari ayah, ibu dan juga anak. Keluarga inti juga memiliki peran yang besar untuk perkembangan seluruh anggotanya.

  • Keluarga Konjugal

Keluarga conjugal terdiri dari keluarga inti yang ditambahkan oleh kehadiran orang tua dari ayah atau ibu yang tinggal dalam lingkungan yang sama. Jenis keluarga conjugal ini memiliki ruang lingkup yang luas dan kompleks.

  • Keluarga Luas

Jenis keluarga yang terakhir adalah Keluarga Luas yang memiliki tambahan personil. Contohnya, pasangan A dan B masih tinggal di tempat orang tua A, yang juga masih tinggal bersama anak-anaknya. Artinya, keluarga utama masih hidup bersama keluarga orang tua (kakek dan nenek), paman, bibi dan saudara lain.

bentuk bentuk keluarga

Demikian 3 jenis keluarga secara umum. Menurut Wikipedia, pengertian keluarga ialah suatu kelompok kecil yang tersusun oleh ayah –yang merupakan kepala keluarga, ibu, anak yang hidup di lingkungan yang sama dan memiliki hubungan kasih sayang, saling bergantung dan saling melindungi.

Jenis Bentuk Bentuk Keluarga

Pada dasarnya, ada beberapa bentuk bentuk keluarga yang dibedakan dari beberapa hal, seperti garis keturunan, tempat dimana mereka tinggal, status perkawinan, dan juga jenis anggota tersebut. Untuk mengetahui lebih spesifik mengenai beberapa macam bentuk keluarga, mari kita lihat uraian berikut ini.

Bentuk Keluarga Menurut Garis Keturunan

Jika berbicara mengenai garis keturunan, ada dua hal penting yang akan kita bahas. Pertama adalah Patrilinear, yang merupakan istilah untuk mengatur keturunan darah dari ayah. Kedua adalah Matrilinear, yang merupakan istilah untuk melihat keturunan sedarah berdasarkan garis keturunan sang ibu.

Bentuk Keluarga Berdasar Jenis Perkawinan

Monogami merupakan istilah yang menggambarkan kondisi keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu. Sedangkan Poligami merupakan istilah yang megngambarkan status perkawinan yang lebih kompleks, yakni sang Ayah memiliki dua isteri atau lebih.

Bentuk Keluarga Berdasar Tempat Tinggal (Pemukiman)

Patrilokal merupakan istilah untuk menggambarkan pasangan suami dan istri yang tinggal bersama dengan keluarga dari suami. Matrilokal merupakan istilah untuk menggambarkan pasangan suami dan istri yang tinggal bersama keluarga dari istri. Sedangkan Neolokal ldisematkan kepada mereka yang hidup sendiri dan terpisah dari keluarga masing-masing.

Bentuk Keluarga Berdasar Anggota Keluarga

Macam macam bentuk keluarga ini dikemukakan oleh Goldenberg (1980), Ia menuturkan bahwa ada 9 jenis keluarga berdasarkan susunan anggota keluarga yang ada.

Berikut 9 jenis keluarga menurut Goldenberg:

  1. Keluarga Inti atau Nuclear Family
  2. Keluarga Besar atau Extended Family
  3. Keluarga Campuran atau Blended Family
  4. Keluarga Menurut Hukum Umum atau Common Law Family
  5. Keluarga Orang Tua Tunggal atau Single Parent
  6. Keluarga yang Hidup Bersama atau Communal Family
  7. Keluarga Serial atau Serial Family
  8. Keluarga Gabungan atau Composite Family
  9. Keluarga yang Tinggal Bersama atau Cohabitation Family

Penjelasan mengenai 9 jenis keluarga berdasar susunan anggota keluarga dapat di baca di artikel selanjutnya.

Bentuk Keluarga Berdasar Kekuasaan

Jika melihat kekuasaan, kekuasaan di dalam keluarga bersumber dari ayah atau ibu. Jika kekuasaan keluarga lebih banyak dipegang oleh Ayah, maka bentuk keluarga tersebut dinamakan Patriakal. Sedangkan jika kekuasaan dan keputusan banyak dikuasai oleh pihak ibu, maka bentuk keluarga tersebut dinamakan Matriakal. Jika komposisi kekuasaan dan keputusan seimbang, maka disebut dengan Equalitarium.

Demikian berbagai macam dan bentuk bentuk keluarga dari perspektif sosiologi. Dalam materi selanjutnya, silahkan pahami mengenai fungsi keluarga dalam sosiologi dan para ahli.

Fungsi Keluarga Menurut Friedman, Ahli Sosiologi

Fungsi Keluarga Menurut Friedman, Ahli Sosiologi

Fungsi keluarga dalam sosiologi dilihat dari sejauh mana peran keluarga dalam membentuk pribadi yang siap untuk menjalankan peran dan fungsinya dalam proses sosialisasi di lingkungan masyarakat secara luas. Fungsi keluarga ini sangat penting dan tidak tergantikan oleh apapun, oleh karena itu, mereka yang tidak memiliki keluarga cenderung mengalami krisis sosial saat besosialisasi dan berinteraksi dalam masyarakat.

Fungsi Sosiologi Menurut Friedman

Ada pun beberapa fungsi sosiologi menurut para ahli, dalam hal ini kami menuturkan pendapat menurut Friedman. Berdasarkan hasil pemikirannya, Friedman mengemukakan beberapa poin berikut:

  1. Fungsi Aktif

Friedman menganggap bahwa keluarga turut berperan serta dalam membentuk kepribadian seseorang karena keluarga merupakan lingkup kecil yang mengajarkan berbagai hal. Nilai yang diajarkan dalam keluarga tersebut akan membantu seseorang dalam mempersiapkan dirinya sebelum berinteraksi dengan masyarakat luas.

  1. Fungsi Sosialisasi

Fungsi sosiologi menurut para ahli, dalam hal ini Friedman mengungkapkan keluarga merupakan tempat terbaik untuk seseorang dalam belajar melakukan interaksi sosial dan mengemban peran dan tugasnya dalam lingkungan tersebut.

  1. Fungsi Reproduksi

Maksudnya, keluarga juga berfungsi untuk melestarikan keturunan karena keluarga akan selalu memiliki rencanan untuk menambah momongan untuk menciptakan generasi penerus.

  1. Fungsi Ekonomi

Friedman juga berpendapat bahwa selain memberikan beberapa hal diatas, keluarga juga berfungsi sebagai alat pemenuh kebutuhan. Secara finansial, keluarga harus bisa memenuhi kebutuhan setiap anggotanya dengan mencari penghasilan.

  1. Fungsi Perawatan

Terakhir, fungsi utama dari keluarga adalah menjaga kesehatan setiap anggotanya agar mereka dapat memikul peran dan tugasnya di lingkungan keluarga dan masyarakat umum.

Demikian pendapat para ahli mengenai fungsi keluarga dalam sosiologi. Ada pun beberapa fungsi utama keluarga yang sering dikaji dalam ilmu sosiologi.

fungsi keluarga menurut Friedman

Keluarga merupakan salah satu kajian yang menyenangkan karena ini merupakan ruang lingkup terkecil dari proses sosialisasi. Sukses tidaknya seseorang juga banyak dipengaruhi oleh lingkungan keluarganya. Keluarga yang menanamkan nilai-nilai positif akan membentuk individu yang akan selalu membawa dan mengamalkan nilai positif tersebut. Pun sebaliknya.

Fungsi Keluarga dalam Sosiologi

Selanjutnya, mari kita lihat lebih jelas mengenai fungsi keluarga secara umum.

  1. Fungsi Reproduksi

Manusia akan selalu berkembang biak, baik untuk memenuhi kebutuhan psikisnya atau pun untuk menjaga kelestarian generasinya. Keluarga merupakan salah satu cara untuk menjaga kelestarian manusia. Tidak heran jika dalam sudut pandang sosiologi, keluarga memiliki fungsi reproduksi, yakni cara dimana manusia tetap mempertahankan keturunannya.

  1. Fungsi Kasih Sayang atau Affection

Keluarga merupakan tempat dimana setiap anggotanya mendapatkan kasih sayang dari anggota yang lain. Dan tempat dimana seseorang memberikan kasih sayang sebagai hubungan timbale balik. Inilah salah satu fungsi keluarga dalam islam yang selalu dijunjung tinggi.

  1. Fungsi Sosialisasi

Tujuan utama keluarga adalah membentuk pribadi individu yang mengerti mengenai perannya di masyarakat. Dengan adanya intensitas interaksi yang tinggi di lingkungan keluarga, maka akan terbentuk pribadi yang dapat bersosialisasi dengan baik di masyarakat yang jauh lebih kompleks. Dengan interaksi di lingkungan yang kecil (keluarga), individu dapat mengamati peran dan fungsinya dalam lingkungan tersebut.

  1. Fungsi Perlindungan

Fungsi perlindungan merupakan salah satu bentuk perubahan dan pergeseran fungsi keluarga. Dalam hal ini, keluarga merupakan tempat yang seharusnya memberikan rasa aman untuk setiap anggotanya dan setiap anggota tersebut pun saling memberikan keamanan satu sama lain.

  1. Fungsi Ekonomi

Keluarga juga menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, termasuk dalam perspektif ekonomi. Keluarga, melalui ayah atau ibu, menjadi tempat yang tepat untuk individu dalam menenuhi kebutuhan dasarnya hingga individu tersebut dapat mencari penghasilan sendiri.

  1. Fungsi Religius

Salah satu fungsi keluarga dalam islam dan juga perspektif ilmu sosiologi adalah fungsi religious. Keluarga menjadi tempat pertama seseorang memperoleh nilai nilai agama yang menjadi pegangan hidup seseorang.

  1. Fungsi Pendidikan

Keluarga juga menjadi tempat individu mengerti tentang kehidupan, belajar melalui hal kecil hingga sarana untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Keluarga selayaknya menyediakan pendidikan yang layak bagi setiap anggotanya.

  1. Fungsi Rekreasi

Selain menjadi tempat untuk mendapatkan pendidikan yang layak, keluarga juga harus menjadi tempat yang tepat untuk mendapatkan kebahagian, baik melalui rekreasi atau pun interaksi yang terjadi di dalamnya.

  1. Fungsi Penentu Status

Seseorang dapat memperoleh gelar jika dilahrikan dari keluarga tertentu karena dalam beberapa aspek, status seseorang didapat dari garis keturunan. Ini merupakan contoh terakhir mengenai fungsi keluarga dalam sosiologi.

Dalam perkembangannya, fungsi-fungsi tersebut mengalami pergeseran dan diprediksikan akan terus berkembang dan bertambah.

**

Demikian uraian lengkap tentang fungsi keluarga menurut ahli sosiologi, Friedman, maupun dalam cakupan yang lebih luas. Semoga ulasan dari sosioekonomi.com bermanfaat!

8 Macam Kecerdasan Manusia Menurut Howard Gardner

8 Macam Kecerdasan Manusia Menurut Howard Gardner

Macam Kecerdasan Manusia – Salah satu anugerah yang diberikan oleh-Nya pada manusia adalah otak yang memiliki kemampuan untuk berpikir. Dalam hal ini, manusia memiliki keunggulan dibandingkan dengan mahkluk lain. Meski sama-sama memiliki otak, namun kemampuan otak manusia dan mahkluk ciptaan-Nya yang lain sangat berbeda. Manusia dibekali dengan pola pikir hingga dapat menentukan sebab akibat, memilih mana yang baik dan benar, hingga menganalisa kejadian yang sudah berlaludan bahkan dapat memperkirakan kejadian yang akan datang. Semua itu berkat kecerdasan manusia yang berasal dari otak.

Pengertian kecerdasan manusia adalah kapabilitas manusia untuk menggunakan otaknya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menentukan mana yang baik dan benar. Lebih dari itu, kecerdasan juga dianggap sebagai kemampuan memori seseorang untuk mengingat dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Bahkan, dalam sejarah umat manusia, kecerdasan telah melahirkan inovasi baru yang membantu mengubah hidup manusia menjadi lebih baik.

macam kecerdasan manusia menurut howard gardner

Dalam kelanjutannya, ada beberapa pengertian kecerdasan manusia menurut para ahli, seperti beberapa ahli yang akan kami sebutkan di bawah ini.

  • Kecerdasan manusia menurut C. P. Chaplin adalah kapabilitas manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Manusia dengan kecerdasannya kini dapat menghadapi masalah baru di lingkungan barunya dengan lebih efektif dan efisien.
  • Kecerdasan manusia menurut Gregory adalah kamampuan manusia dalam menciptakan sesuatu yang baru untuk menghadapi permasalahan. Produk baru tersebut memiliki nilai dan tumbuh menjadi budaya baru.
  • Kecerdasan manusia menurut Anita E Woolfolk adalah kepandaian manusia dalam belajar berdasarkan dari pengalaman dan ilmu yang telah diserap. Lalu menggunakan ilmu dan pengalaman tersebut untuk beradaptasi dengan lingkungan baru di sekitarnya.

Demikian pengertian kecerdasan manusia menurut para ahli dunia. Situs sosioekonomi.com kali ini akan menelaah lebih lanjut mengenai pengertian dan macam kecerdasan manusia menurut Howard Gardner. Definisi kecerdasan manusia menurut Gardner adalah sekumpulan keterampilan (skill) yang bisa dilakukan oleh manusia dan masih bisa dikembangkan.

Macam Macam Kecerdasan Manusia Menurut Gardner

Selanjutnya, akan kita bahas 8 macam kecerdasan manusia menurut Howard Gardner. Apa saja jenis jenis kecerdasan manusia menurut beliau?

  1. Kecerdasan Linguistik atau Ilmu Bahasa

Apa yang dimaksud dengan kecerdasan linguistik adalah kemampuan dan keterampilan manusia dalam menggunakan kata dan tata bahasa secara tertulis dan verbal (ucapan). Apakah Anda termasuk orang yang memiliki kecerdasan linguistik?

Beberapa orang memiliki jenis kecerdasan linguistik karena mampu menggunakan kata-kata yang lebih kompleks dalam tutur kata atau dalam sebuah tulisan. Beberapa ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan linguistik adalah mereka yang gemar ngomong di depan umum. Orang dengan tipe kecerdasan ini biasanya memiliki kosakata yang lebih banyak dari pada orang biasa. Mereka menuangkan apa yang ada di pikirannya dalam bentuk tulisan, puisi, atau bahkan dalam bentuk cerita.

Beberapa pekerjaan membutuhkan kecerdasan linguistik, seperti jurnalis, blogger, penulis buku, MC, pengacara dan presenter televise. Kecerdasan linguistik ini bisa diasah, caranya dengan membaca banyak buku untuk menambah kosa kata dan pengetahuan baru. Dan berlatih bertutur kata secara rutin dan terstruktur.

  1. Kecerdasan Logika Matematis

Apa yang dimaksud dengan kecerdasan logika matematika adalah kemampuan otak dalam mencerna informasi dalam bentuk angka dan menyelesaikan masalah secara runtut, terstruktur dan logis atau masuk akal. Orang yang memiliki kecerdasan logika juga dapat mencari jalan keluar dengan jeli karena memiliki perhitungan tersendiri untuk menghindari masalah baru yang bisa muncul.

Ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan logika matematis adalah mereka yang gemar menghitung, memiliki komitmen soal waktu dan juga sangat perhitungan dalam mengambil keputusan. Terkadang juga mempertimbangkan beberapa hal sebelum menentukan pilihan. Orang dengan jenis kecerdasan ini cocok bekerja sebagai akuntan dan peneliti.

  1. Kecerdasan Spasial dan Visual

Macam kecerdasan manusia menurut Howard Gardner selanjutnya yakni kecerdasan visual. Beberapa orang memiliki kemampuan untuk melihat sesuatu (gambar atau karya seni) dengan tingkat presisi yang baik. Mereka tahu tentang komposisi warna yang pas, jarak antar objek dan juga paham mengenai komposisi bentuk-bentuk dalam sebuah ruang.

Orang dengan kecerdasan visual biasanya adalah mereka yang menyukai karya seni. Mereka memiliki cara pandang (visi dan visual) yang berbeda. Mereka bisa melihat benda yang kita anggap biasa saja, diubah menjadi sebuah benda yang memiliki nilai guna. Mereka adalah orang-orang yang dapat mengubah dunia dengan kreatifitasnya yang tak terbatas. Jenis profesi yang cocok untuk mereka yang memiliki kecerdasan visual dan spasial adalah pelukis, innovator, perancang busana, dan juga arsitek.

  1. Kecerdasan Musik

Beberapa orang terlahir dengan kecerdasan ini. Beberapa dari mereka malah telah memiliki karya di usia muda. Sebut saja Sung Jung Ha, Joe Alexander dan anak Indigo lain yang dinobatkan sebagai musisi jenius di usia yang belum genap berumur 15 tahun.

Pengertian kecerdasan musi adalah kemampuan untuk mendengar alunan melodi secara tepat, mengetahui tempo dan juga ritme, dan kemampuan untuk menciptakan lagu, irama, melodi, dan menggabungkan segala jenis alat musik hingga terciptanya irama yang enak didengar. Hanya sedikit orang yang memiliki kecerdasan dalam bermusik karena dibutuhkan kepekaan (sense) yang tinggi.

Jenis profesi untuk orang yang memiliki kecerdasan musik tentu bekerja di bidang yang berkaitan dengan lagu dan musik, seperti komposer, pencipta dan pengarang lagu dan pemain band.

  1. Kecerdasan Intrapersonal

Apa yang dimaksud dengan kecerdasan intrapersonal adalah kapabilitas untuk memahami diri sendiri. Orang dengan macam kecerdasan manusia ini gemar melakukan penemuan jati diri atau self-discovery. Tipe orang seperti ini cenderung perasa dan hati-hati dalam bertindak karena tidak ingin melukai perasaan orang lain.

Contoh kecerdasan intrapersonal adalah orang yang tidak ingin membalas perbuatan yang menyakitkan, karena orang tersebut tahu bahwa pembalasan hanya akan membuat dirinya merasa bersalah. Orang dengan tingkat kecerdasan intrapersonal tinggi juga biasanya lebih suka sendiri karena menyukai ketenangan dan kurang suka berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

  1. Kecerdasan Interpersonal

Awas ya, jangan sampai salah membedakan kecerdasan interpersonal dengan kecerdasan intrapersonal. Pengertian kecerdasan interpersonal adalah kemampuan dalam menganalisa perasaan orang lain. Ini merupakan kebalikan dari kecerdasan intrapersonal, dimana mereka yang lebih memikirkan kondisi seseorang dibandingkan dengan kepentingan mereka sendiri.

Mereka yang memiliki kecerdasan interpersonal pun gemar bersosialisasi dan hidup dalam lingkungan yang berkelompok karena tidak menyukai kesendirian. Jenis pekerjaan yang cocok untuk orang yang memiliki kecerdasan interpersonal adalah pempin perusahaan, guru dan juga marketing.

  1. Kecerdasan Kinestetik

Macam kecerdasan manusia selanjutnya adalah kecerdasan kinetis atau jasmani, yakni keterampilan seseorang dalam menggunakan anggota tubuh dan fisiknya. Contoh orang dengan kecerdasan jasmani atau kinetis adalah para atlet, yang dapat melakukan berbagai gerakan yang diperlukannya dengan belajar sendiri dan mendapatkan ketangkasan tersebut secara alami.

Contoh orang yang memiliki kecerdasan kinetik adalah mereka yang suka tantangan dan gemar mencoba hal yang baru. Mereka juga gemar melakukan aktivitas ruangan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan fisik atau tubuh. Jenis profesi yang cocok untuk mereka yang memiliki kecerdasan jasmani adalah atlet, tentara, dan juga polisi.

  1. Kecerdasan Naturalis

Pengertian kecerdasan naturalis menurut Howard Gardner adalah keterampilan manusia dalam menyatu dengan lingkugan dan beradaptasi dengan sekitarnya. Orang yang memiliki kecerdasan naturalis biasanya mencintai lingkungan dimana Ia tinggal, punya rasa empati dan ingin melindungi lingkungan sekitar.

Jenis pekerjaan atau profesi yang cocok untuk orang yang memiliki kecerdasan naturalis adalah Traveler, penjaga kebun binatang dan aktivis lingkungan.

**

Kecerdasan manusia pada dasarnya merupakan anugerah dari Tuhan yang harus kita gunakan untuk menjaga alam dan menolong sesama. Sayangnya, beberapa orang justru menggunakan kecerdasannya untuk mencari keuntungan semata tanpa peduli bahwa mereka juga merugikan orang lain.

Dalam dunia kerja, 8 macam kecerdasan manusia tersebut juga berguna untuk menentukan jenis profesi yang tepat. Bekerja di bidang yang sesuai dengan keahliannya tentu akan membuat hidup menjadi berwarna dan bekerja dengan perasaan bahagia. Demikian uraian tentang 8 jenis kecerdasan manusia menurut Howard Gardner.

error: Content is protected !!